Video aksi Matel di Pasar Kemis meresahkan masyarakat

Sabtu, 12 Juli 2025 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang, Metrosiar — Sebuah video berdurasi satu menit tiga puluh empat detik viral di media sosial pada Jumat (11/07/2025), memperlihatkan seorang ibu bersama anak kecilnya dihentikan secara paksa oleh sekelompok pria yang diduga mata elang (matel) atau debt collector di wilayah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Dalam video tersebut, tampak ibu pengendara motor Scoopy berwarna putih dihentikan oleh lima orang pria berpenampilan garang di tengah jalan. Aksi tersebut memicu keributan mulut antara si ibu dan para pria tersebut. Sambil merekam kejadian, sang ibu berteriak, “Saya punya surat BPKB dan STNK motornya. Saya sudah tiga kali dicegat matel. Silakan cek aplikasinya!”

Baca juga:  Bandel Saat Ramadan? Forkopimcam Pasar Kemis Siap Tindak Tempat Hiburan

Salah satu pria dari kelompok tersebut tampak tidak terima direkam dan bahkan mengancam akan merusak ponsel milik korban.

Roni, adik dari korban, membenarkan kejadian tersebut. “Kejadian tadi sore. Motor adik saya lengkap surat-suratnya. BPKB dan STNK ada di rumah. Kenapa masih diberhentikan begitu saja? Bahkan sempat diancam karena memvideokan. Matel itu yang harusnya diproses karena sudah meresahkan,” ujarnya geram. Roni menegaskan akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Baca juga:  Jalan Berlubang di Pasar Kemis Jadi Langganan Kecelakaan, Warga Desak Pemkab Bertindak

Video ini menuai reaksi keras dari masyarakat. Banyak pihak mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera menindak tegas praktik matel atau debt collector bergaya premanisme yang kerap meresahkan warga, khususnya di wilayah Pasar Kemis.

Penulis : Agus Supriyanto

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

261 Bangunan di Pasar Kemis Disorot, SP2 Dilayangkan: Bongkar Mandiri atau Ditertibkan!
Gudang Packaging di Sepatan Tangerang Dilalap Api, 8 Unit Damkar Dikerahkan!
Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap
Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata
Lahan 1 Hektare Digarap! Polda Banten Tancap Gas Tanam Jagung
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:49 WIB

261 Bangunan di Pasar Kemis Disorot, SP2 Dilayangkan: Bongkar Mandiri atau Ditertibkan!

Minggu, 26 April 2026 - 17:07 WIB

Gudang Packaging di Sepatan Tangerang Dilalap Api, 8 Unit Damkar Dikerahkan!

Minggu, 26 April 2026 - 11:40 WIB

Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakatan

PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Terima Penghargaan Gubernur Banten

Selasa, 28 Apr 2026 - 21:20 WIB

Sosialisasi layanan Call Center 110 sebagai layanan cepat kepolisian yang siap diakses masyarakat 24 jam.

Tata Kelola & Konservasi

Hotline 110 Resmi Disosialisasikan, Polisi Siaga Nonstop!

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:15 WIB

Barang bukti berupa puluhan paket tembakau sintetis yang telah dikemas dalam plastik klip bening dan siap diedarkan, diamankan petugas Satresnarkoba Polres Serang.

Hukum & Kriminal

Digerebek Saat Main Game! Dua Tukang Sortir Ini Ternyata Bandar Narkoba

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:03 WIB