Ibarat Pelaut yang “Hanyut” Malah Nyebrang ke Politik, Teman Sekelas Pelayaran Ende Kini Jadi Pimpinan DPRD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Romilus Juji (KIRI) dan Flavianus Waro (KANAN). (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Romilus Juji (KIRI) dan Flavianus Waro (KANAN). (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Ngada, Metrosiar – Romilus Juji dan Flavianus Waro adalah dua sosok politisi yang memiliki kesamaan dalam hal menapaki perjalanan karir politik.

Tak disangka keduanya adalah angkatan pertama tahun 1999 dan menjadi teman sekelas ketika di SMK Pelayaran St. Paskalis Ende. Saat itu Romi berada di Jurusan Teknika, sedangkan Flavianus di Jurusan Nautika.

Ibarat sang pelaut, keduanya telah hanyut dan memilih berbalik arah menuju panggung politik dan menjadi politisi. Romilus Juji berlabuh di Partai Golkar Ngada, sementara Yanus di Partai Nasdem.

Menariknya, kedua politisi ini bahkan menjadi sosok yang berpengaruh di partai masing-masing. Romi Juji menjabat sebagai Sekteris Partai Golkar Kabupaten Ngada, dan Yanus menjadi nakhoda Partai Nasdem Ende.

Menjadi orang penting di partai, maka usai dipilih menjadi Anggota DPRD, keduanya lagi-lagi dipercayakan Partai untuk menduduki kursi Pimpinan DPRD. Romi Juji menjadi Ketua DPRD Ngada, sementara Yanus menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ende.

Dalam suatu kesempatan ketika keduanya dipertemukan usai menyaksikan pertandingan ETMC XXXIV di Ende, Minggu (30/11/25), Romi Juji dan Yanus kembali mengisahkan sejarah panjang perjalanan mereka menuju panggung politik hingga menduduki kursi pimpinan DPRD.

Baca juga:  Hadiri Wisuda Mahasiswa/I STKIP CBN, Ketua DPRD Ngada: Jadilah Pembawa Harapan

Singkat cerita, Romi Juji mengisahkan, awalnya tidak pernah terbersit sedikitpun untuk menjadi politisi. Setelah tamat dari Pelayaran Ende, Ia kemudian memilih untuk menjadi ABK di salah satu kapal hingga kapal itu tenggelam.

Tak ada jalan lain lagi, Romi Juji pun terpaksa harus mengais rejeki dengan menjadi pedagang kecil dan juga asongan, hingga dirinya memutuskan untuk kuliah meski sudah terlambat, dengan mengambil program studi Teknik Sipil dan menyelesaikan kuliahnya di UNIKA Kupang.

Sejak tamat kuliah, Romi Juji mulai berpikir untuk bisa berpolitik. Dari sinilah awal perjalanannya menapaki karier sebagai Politisi dengan menjadi anggota Partai Golkar.

Meski saat ini, Romi Juji mendapat tempat yang cukup terhormat dengan menjabat sebagai Ketua DPRD Ngada, namun tidak pernah muncul kesombongan dalam dirinya, sebab bagi dia semua yang dilalui dan diperolehnya saat ini adalah berkat kerja keras dan perjuangan dengan dukungan masyarakat Ngada.

Romi Juji menegaskan bahwa kepentingan Rakyat menjadi nomor satu dan paling utama untuk diperjuangkan.

Senada dengan Romi, Flavianus Waro yang akrab disapa Yanus ini mengisahkan bahwa sebelum menjadi anggota DPRD Ende, dirinya sempat menjadi Agen Penjualan Tiket di Pelabuhan Perak Surabaya.

Baca juga:  Romi Juji: DPRD Ngada Komitmen Dorong Kebijakan Penguatan Peran Bidan

Meski saat itu ia memiliki banyak finansial, namun akhirnya Yanus harus meninggalkan pekerjaannya itu, akibat omzet usahanya perlahan-lahan mulai menurun. Ia kemudian memutuskan kembali ke kampung halamannya di Ende.

Di sini, Yanus mencoba peruntungannya dengan menjadi seorang kontraktor. Usahanya pun semakin hari semakin maju dan menunjukkan perkemabangan yang pesat. Bermodalkan ini, Yanus mulai menampilkan dirinya dengan membantu orang-orang di sekitarnya ketika sedang membutuhkan bantuan.

Ia lalu memutuskan untuk bergabung ke politik. Pilihannya adalah menjadi politisi Partai Nasdem. Dalam perhelatan Pileg 2024, Yanus bahkan mendapatkan suara 3.000 lebih, dan kemudian dipercayakan menjadi salah satu Wakil Pimpinan DPR Kabupaten Ende.

Yanus yang saat ini menjadi Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Ende meyakini bahwa, usaha dan kerja keras adalah jalan menuju kesuksesan tanpa harus menganggap remeh orang lain. Bagi dia, menjalani apa yang saat ini raih itu sudah cukup, dan teruslah berkarya untuk kesejahteraan masyarakat, tukasnya tutup.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Tajam AWN Soroti LKPJ Bupati Ngada Dalam Rapat Kerja Komisi 2
Gelora Panaskan Mesin 2029, Program Rahasia DPD Mulai Digeber!
Alarm Bahaya! Harga Minyak Bisa Guncang Ekonomi Indonesia
Kritisi Program Strategis Nasional, Patris Lali Wolo Sentil MBG, KMP dan Sekolah Rakyat: Masyarakat Butuh Pendidikan Gratis
Tanggapi Dinamika Pelantikan Sekda Ngada, Pimpinan DPRD Rekomendasikan RDP
Perang Iran–Israel Makin Membara, Benarkah Israel Akan Jadi Musuh Bersama di Kawasan?
Dinamika Pelantikan Sekda Ngada, Fraksi Gerindra Tekankan Pentingnya Etika Komunikasi
Anis Matta Buka OK Gelora, Soroti Ketidakpastian Dunia dan Masa Depan Indonesia
Ibarat sang pelaut, keduanya telah hanyut dan memilih berbalik arah menuju panggung politik dan menjadi politisi. Romilus Juji berlabuh di Partai Golkar Ngada, sementara Yanus di Partai Nasdem. Menariknya, kedua politisi ini bahkan menjadi sosok yang berpengaruh di partai masing-masing. Romi Juji menjabat sebagai Sekteris Partai Golkar Kabupaten Ngada, dan Yanus menjadi nakhoda Partai Nasdem Ende.

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 21:46 WIB

Kritik Tajam AWN Soroti LKPJ Bupati Ngada Dalam Rapat Kerja Komisi 2

Senin, 6 April 2026 - 09:02 WIB

Gelora Panaskan Mesin 2029, Program Rahasia DPD Mulai Digeber!

Sabtu, 4 April 2026 - 22:17 WIB

Alarm Bahaya! Harga Minyak Bisa Guncang Ekonomi Indonesia

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:51 WIB

Kritisi Program Strategis Nasional, Patris Lali Wolo Sentil MBG, KMP dan Sekolah Rakyat: Masyarakat Butuh Pendidikan Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:28 WIB

Tanggapi Dinamika Pelantikan Sekda Ngada, Pimpinan DPRD Rekomendasikan RDP

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB

“Jusuf Hamka (kanan) berbincang dengan Hary Tanoesoedibjo (kiri) dalam suasana persidangan, terkait putusan gugatan perdata yang berujung kewajiban ganti rugi sebesar Rp 531 miliar.”

Hukum

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

Kamis, 23 Apr 2026 - 14:50 WIB