Tanggapi Sorotan Anggota DPRD, Proyek Jalan Bontor-Santak Belum Rampung, PPK Beri Adendum 50 Hari

Avatar photo

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Jalan Bontor Santak, Bernadinus Haris Lapu.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Jalan Bontor Santak, Bernadinus Haris Lapu.

Bajawa.Metrosiar- Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Jalan Bontor-Santak di Desa Wate Kecamatan Riung Barat, Bernadinus Haris Lapu akhirnya memberikan adendum waktu 50 hari kepada kontraktor pelaksana.

Menurut pria yang biasa disapa Aris Lapu ini, adendum tersebut akibat adanya curah hujan yang tinggi dan juga kelangkaan BBM.

Kondisi tersebut sangat berdampak pada mobilisasi alat, suplai material dan dan pekerjaan konstruksi badan jalan, tandas dia, Kamis (22/1/26).

Meski demikian lanjut dia, pihaknya tetap melakukan pengendalian dan monitoring agar kontraktor dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan adendum waktu yang diberikan.

Baca juga:  BNPB Turun ke Jantung Bencana Ngada, Isroil Samihardjo Bawa Bantuan dan Kobarkan Semangat Warga

Pernyataan ini sekaligus merespon sorotan anggota DPRD Ngada, Alexander Yohanes Songkares terkait belum tuntasnya pekerjaan proyek jalan segmen Bontor-Santak beberapa waktu lalu.

Aris Lapu menjelaskan, adendum ini merupakan perubahan resmi atas syarat dan ketentuan kontrak awal tanpa melanggar ketentuan teknis maupun administrasi yang berlaku. “Semuanya sudah sesuai aturan,” ketus dia.

Lebih lanjut ia menambahkan, proyek jalan yang bersumber dari APBD II Tahun Anggaran 2025 ini memiliki nilai kontrak Rp 149.800.000 dari pagu anggaran 150.000.000 dengan volume pekerjaan sepanjang 900 meter.

Baca juga:  Pastikan Data KESOS Akurat dan Tepat Sasar, Dinsos Ngada Gelar Rakor Operator SIKS-NG

Hingga masa kontrak awal berakhir tutur Aris Lapu, progres fisik pekerjaan baru mencapai 50 persen.

Terhadap pekerjaan tersebut, pihaknya selaku PPK memastikan untuk terus melakukan evaluasi internal dan memperkuat pengawasan teknis di lapangan, guna mencegah keterlambatan pada proyek jalan Bontor-Santak itu.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BNPB Turun ke Jantung Bencana Ngada, Isroil Samihardjo Bawa Bantuan dan Kobarkan Semangat Warga
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Turun ke Pelosok Ngada, Sekolah Terdampak Gempa Dipastikan Direvitalisasi
STKIP Citra Bakti Bergerak untuk Korban Gempa Nagekeo, Bantuan Disalurkan ke 13 Desa dan Kelurahan
Pemkab Ngada dan BNI Teken PKS, Tata Kelola Dana Penanganan Gempa Flores Diperkuat
BNPB Siapkan Huntara dan Huntap, Data Valid Jadi Kunci Pemulihan Gempa Ngada
Gubernur Melki Turun ke Riung, Tegaskan Korban Gempa Flores Tak Boleh Kekurangan Makan hingga Tempat Aman
Pastikan Korban Gempa Tak Kelaparan, Wabup Ngada Tinjau Dapur Tanggap Bencana
Psychohologie sázení na Cocobet: Kompletní recenze online kasina
Berita ini 62 kali dibaca
Kondisi tersebut sangat berdampak pada mobilisasi alat, suplai material dan dan pekerjaan konstruksi badan jalan, tandas dia, Kamis (22/1/26). Meski demikian lanjut dia, pihaknya tetap melakukan pengendalian dan monitoring agar kontraktor dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan adendum waktu yang diberikan.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:53 WIB

BNPB Turun ke Jantung Bencana Ngada, Isroil Samihardjo Bawa Bantuan dan Kobarkan Semangat Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Turun ke Pelosok Ngada, Sekolah Terdampak Gempa Dipastikan Direvitalisasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:13 WIB

STKIP Citra Bakti Bergerak untuk Korban Gempa Nagekeo, Bantuan Disalurkan ke 13 Desa dan Kelurahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Pemkab Ngada dan BNI Teken PKS, Tata Kelola Dana Penanganan Gempa Flores Diperkuat

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Gubernur Melki Turun ke Riung, Tegaskan Korban Gempa Flores Tak Boleh Kekurangan Makan hingga Tempat Aman

Berita Terbaru

Brigjen Pol. Auliansyah Lubis, Karo Binops Stamaops Polri (kiri), Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Karo Penmas Divhumas Polri (tengah), dan Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, Dirtipidter Bareskrim Polri (kanan), saat menyampaikan keterangan dalam konferensi pers terkait penanganan karhutla di Jakarta.

Hukum & Kriminal

72 Tersangka Karhutla Terungkap, Polri Kejar Dalang Pembakaran

Senin, 24 Agu 2026 - 18:12 WIB