MetrosiarNgada- Ketua Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Citra Bakti Ngada (CBN), Dek Ngurah Laba Laksana memberikan apresiasi kepada ratusan mahasiswa-mahasiswinya.
Apresiasi ini disampaikan lantaran ratusan anak didiknya itu tampil memukau dalam acara pembuka Fesfival GAYAIN, Hari Komedi Nasional dan Pesta Pangan Lokal yang dibingkai dalam Festival Budaya Ngada, di Lapangan Kartini Bajawa, Sabtu (27/9/25).
Kepada Wartawan, Ngurah Laba mengungkapkan kebanggaannya atas penampilan yang sangat luar biasa yang ditampilkan oleh mahasiswa-mahasiswi semester 3 dan 5 dari Prodi PGSD, PG PAUD dan Musik itu.
Ia bahkan menyebut penampilan anak-anak didiknya itu diluar ekspektasi.
Ngurah Laba tak menyangka jika atraksi yang ditampilkan mahasiswa-mahasiswinya itu sangat luar biasa.
Ia menilai, tingginya animo dari para undangan yang hadir dalam acara pembukaan menjadi motivasi lebih bagi anak didiknya untuk tampil sempurna meski dalam cuaca hujan sekalipun.
Ngurah Laba mengungkapkan, untuk bisa tampil baik seperti ini anak-anak didiknya itu perlu waktu berlatih selama satu bulan oleh panitia dan juga dosen.
“Latihan kurang lebih satu bulan. Jadi setiap sore mereka latihan, dan ini memang bagian dari perkuliahan meski tidak dilaksanakan dalam kelas khusus bagi mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.

Terkait komitmen kampus bagi generasi muda dalam hal pewarisan budaya, Ngurah Laba mengatakan, hal ini sangat sejalan dengan Kurikulum di Prodi PGSD dan juga PG PAUD yang berbasis bahasa ibu dengab multi bahasa dan multi budaya.
Dia memastikan bahwa tidak hanya terbatas pada kegiatan ini saja, namun mahasiswa juga dibekali dengan bagaimana melakukan pembelajaran di kampusnya dengan pendekatan budaya, khususnya bahasa ibu yakni Bajawa dan bahasa daerah yang ada disekitarnya.
Menurut Ngurah Laba, pewarisan budaya ini harus dimulai dari pendidikan dan harus masuk dalam kurikulum mulai dari jenjang PAUD hingga Perguruan Tinggi.
Ngurah Laba berharap, agar kegiatan-kegiatan seperti ini terus dihidupkan dengan memanfaatkan sarana yang ada seperti di Lapangan Kartini dan Art Centre Bajawa.
Pantauan media, sebanyak 550 mahasiswa-mahasiswi STKIP Citra Bakti Ngada menampilkan tarian koroegrafi dari 3 etnis asal Ngada lewat Ja’i, Dero dan Lenggo.*
Editor : Frans Dhena
Sumber Berita: Metrosiar









