Sampah Jadi Rupiah, Pemkab Bojonegoro Kembangkan Satu Desa Satu Bank Sampah

Nedu Wodo Ndaya Coya

Senin, 29 September 2025 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program SDSB Bojonegoro buktikan sampah bisa jadi rupiah. Kisah sukses warga jadi inspirasi dalam mengelola sampah menjadi aset berharga. (Dok. Humas Pemkab Bojonegoro)

Program SDSB Bojonegoro buktikan sampah bisa jadi rupiah. Kisah sukses warga jadi inspirasi dalam mengelola sampah menjadi aset berharga. (Dok. Humas Pemkab Bojonegoro)

Metrosiar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus menggalakkan program Satu Desa Satu Bank Sampah (SDSB) sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Program ini dianggap mampu mendukung terwujudnya ekonomi sirkular sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap sampah rumah tangga.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan pentingnya program tersebut saat memberikan pengarahan dalam kegiatan Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas di Pendopo Malowopati, Kamis (25/9/25).

“Sampah yang dikelola dengan baik bisa menjadi berkah dan rupiah. Contohnya Pak Samsul, yang berhasil menyekolahkan anak-anaknya hingga perguruan tinggi dari hasil mengelola sampah,” ujarnya.

Menurut Nurul Azizah, saat ini sudah ada 65 desa yang aktif menjalankan SDSB dari total 176 bank sampah yang tersebar di Bojonegoro.

Baca juga:  Pertamina Secara Resmi Turunkan Harga BBM Non Subsidi per 1 Maret, Berikut Daftar Lengkapnya

Ia menyebut program ini sejalan dengan sejumlah program nasional dan daerah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, CKG, dan KDMP, serta mendukung lima prioritas Bupati: pengentasan kemiskinan, peningkatan IPM, pertumbuhan ekonomi, penurunan pengangguran, dan peningkatan konektivitas wilayah.

Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menilai SDSB merupakan langkah inspiratif karena melibatkan masyarakat secara aktif.

“PKK memiliki peran strategis dalam mengubah perilaku keluarga terhadap pengelolaan sampah. Dimulai dari memilah sampah di rumah, PKK hadir menggerakkan perubahan di unit terkecil masyarakat,” jelasnya.

Pada sesi berbagi inspirasi, Samsul, pendiri Paguyuban Pengepul Sampah Berkah Bojonegoro, menceritakan kisah suksesnya mengelola sampah hingga mandiri secara ekonomi.

Baca juga:  Pelantikan dan Pengukuhan Laskar Merah Putih Markas Anak Cabang Rajeg Tangerang

“Cita-cita punya penghasilan Rp25 juta per bulan akhirnya terwujud dari mengelola sampah,” ungkapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah, menambahkan bahwa dari 176 bank sampah yang ada, baru 65 yang aktif, sementara sisanya masih membutuhkan pendampingan.

“Melalui kegiatan ini, kami mendorong desa agar membina dan mengaktifkan bank sampah yang ada, demi menekan jumlah timbunan sampah rumah tangga yang berpotensi mencemari lingkungan,” ujarnya.

Pemkab Bojonegoro berharap SDSB dapat berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang tidak hanya menekan permasalahan lingkungan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi sekaligus membangun kesadaran kolektif bahwa sampah dapat menjadi aset berharga.*

Editor : Wodo Ndaya Coya

Sumber Berita: Infopublik.id

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesta Gol! Makmur Jaya Jr Tampil Menggila di Belajen Cup 1
Tiga Kali Juara, Sekali Makna: RECIS Treble Winner, Baldus Daga Sebut Semua Karena Tuhan
11 Ketua RT RW 011 Resmi Dilantik, Ini Harapan Besar dari Lurah!
Hattrick Berkelas! SMA Recis Bajawa Kembali Boyong Piala Unika St. Paulus Ruteng
Pipa Air Tiba-Tiba Meledak di Rondo, Jalan Berubah Licin!
Hari Pers Sedunia, Kapolres Serang Blak-blakan Soal Kebebasan Media
Bukan Atlet Biasa! 5 Anak dari Satu Keluarga Borong Medali di Tangsel Open 2026
Kawal Ketat PIP, Fridus Muga Kumpulkan Kepsek: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Salah Sasaran
Berita ini 19 kali dibaca
Pemkab Bojonegoro dorong program Satu Desa Satu Bank Sampah (SDSB) untuk kurangi timbunan sampah, bangun ekonomi sirkular, dan ciptakan peluang usaha.

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:07 WIB

Pesta Gol! Makmur Jaya Jr Tampil Menggila di Belajen Cup 1

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:22 WIB

Tiga Kali Juara, Sekali Makna: RECIS Treble Winner, Baldus Daga Sebut Semua Karena Tuhan

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:23 WIB

Hattrick Berkelas! SMA Recis Bajawa Kembali Boyong Piala Unika St. Paulus Ruteng

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:16 WIB

Pipa Air Tiba-Tiba Meledak di Rondo, Jalan Berubah Licin!

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:01 WIB

Hari Pers Sedunia, Kapolres Serang Blak-blakan Soal Kebebasan Media

Berita Terbaru

Pemain Makmur Jaya FC (jersey biru muda) berusaha melewati hadangan pemain Kodingeh FC dalam laga Turnamen Belajen Cup 1. Makmur Jaya tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 7-0.

Nusantara

Pesta Gol! Makmur Jaya Jr Tampil Menggila di Belajen Cup 1

Senin, 4 Mei 2026 - 13:07 WIB

Kondisi sepeda motor korban yang mengalami kerusakan parah setelah terlibat kecelakaan dengan kendaraan roda empat di depan RS Bethsaida.

Peristiwa & Bencana

Detik-Detik Driver Ojol Ditabrak 2 Mobil di Depan RS Bethsaida

Senin, 4 Mei 2026 - 12:16 WIB

Kapolresta Tangerang Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (tengah) berfoto bersama tim peserta Pekan Olahraga Buruh usai pertandingan cabang sepak bola.

Olahraga

Dramatis! Polresta FC Kandas di Final Pekan Olahraga Buruh

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:08 WIB