PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1446H Jatuh Pada Hari Senin, Ini Penjelasannya

Avatar photo

Sabtu, 29 Maret 2025 - 04:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1446 Hijriah, yang menandai Hari Raya Idul Fitri, jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025(foto: muhamadiyah.or.id)

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1446 Hijriah, yang menandai Hari Raya Idul Fitri, jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025(foto: muhamadiyah.or.id)

Metrosiar – Menjelang akhir bulan Ramadhan, umat Muslim di Indonesia mulai mempersiapkan diri untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri,Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah: kapan tepatnya Idul Fitri 2025.

 

 

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1446 Hijriah, yang menandai Hari Raya Idul Fitri, jatuh pada hari Senin, 31 Maret 2025.

 

 

Penetapan ini didasarkan pada Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1446 Hijriah.

Baca juga:  Polresta Tangerang Perketat Pengamanan di Tempat Wisata Pulo Cangkir Kronjo Selama Libur Lebaran

 

 

“Terkait dengan bulan Syawal 1446 Hijriah.Pada hari Sabtu Kliwon 29 Ramadan 1446 Hijriah yang bertepatan dengan 29 Maret 2025,Ijtima Jelang Syawal 1446 terjadi pada pukul 17.59.51 WIB.Tinggi bulan pada saat matahari terbenam untuk Yogyakarta yaitu minus 1 derajat 59 menit 4 detik, hilal belum wujud.Pada saat matahari terbenam Sabtu 29 Maret 2025 masih itu, di seluruh wilayah Indonesia bulan berada di bawah ufuk, hilal belum wujud,Karena itu umur bulan dan Ramadan 1446 Hijriah disempurnakan atau istiqmal menjadi 30 hari,Karena itu di wilayah Indonesia pada tanggal 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada hari Senin Pahing 31 Maret 2025 Masehi.”Ungkap M.Sayuti(Sekretaris Muhamadiyah).

Baca juga:  Laporan Pengaduan Masyarakat

 

 

Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dalam menentukan awal bulan Hijriah. Metode ini melibatkan perhitungan posisi geometris matahari dan bulan terhadap bumi untuk menentukan kapan hilal (bulan sabit pertama) muncul setelah konjungsi (ijtimak). Jika pada saat matahari terbenam, bulan berada di atas ufuk, maka keesokan harinya ditetapkan sebagai awal bulan baru.

Editor : Rizky M

Sumber Berita: Pp muhamadiyah

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian
Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!
Jembatan Vital di Ciomas Disulap, Aksi Ditsamapta Polda Banten Jadi Sorotan
Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan
Terungkap! Dua Pelaku Penganiayaan Anggota Brimob Kembali Dibekuk Polda Banten
Aksi Ditsamapta Polda Banten di Jembatan Merah Putih Tuai Apresiasi Warga
Kapolda Banten: Nilai Pancasila Harus Dibuktikan dengan Tindakan Nyata
Kapolresta Serang Kota Ingatkan Anggota: Jangan Lupakan Nilai Pancasila
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:12 WIB

170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian

Senin, 8 Juni 2026 - 21:04 WIB

Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!

Senin, 8 Juni 2026 - 20:32 WIB

Jembatan Vital di Ciomas Disulap, Aksi Ditsamapta Polda Banten Jadi Sorotan

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:16 WIB

Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:27 WIB

Terungkap! Dua Pelaku Penganiayaan Anggota Brimob Kembali Dibekuk Polda Banten

Berita Terbaru

Foto : Karikatur Preman

Politik & Pemerintahan

Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan

Jumat, 5 Jun 2026 - 16:16 WIB