Rebut Simpati Kader Baru dan Jaga Soliditas, PKB Ngada Gelar Muskercab dan Pendidikan Kader Loyalis Pertama

Avatar photo

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC PKB Kabupaten Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu (tengah) didampingi Sekretaris DPC,Yosep Filius David Jawa (kiri) dan Anggota DPRD Provinsi NTT Fraksi PKB, Anggela Merici Piwung (kanan). (Foto; Elfrat Frans Dhena)

Ketua DPC PKB Kabupaten Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu (tengah) didampingi Sekretaris DPC,Yosep Filius David Jawa (kiri) dan Anggota DPRD Provinsi NTT Fraksi PKB, Anggela Merici Piwung (kanan). (Foto; Elfrat Frans Dhena)

Bajawa.Metrosiar- Dalam rangka merebut simpati dan menjaga soliditas partai, Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Ngada menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) dan Pendidikan Kader Loyalis Pertama.

Kegiatan yang berlangsung, Jumat (19/12/25) di aula MBC Bajawa dihadiri ratusan kader PKB yang tersebar di seluruh Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Ngada.

Hadir pula, Anggota DPR RI Fraksi PKB yang juga anggota Komisi XII, Dipo Nusantara Pua Upa, Anggota DPRD Provinsi NTT Fraksi PKB, Anggela Merici Piwung (Mersi Piwung), Ketua DPC PKB Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, Sekretaris PKB Ngada Yosef Filius David Jawa serta seluruh jajaran Pengurus DPC PKB Ngada.

Dalam keterangannya usai menutup kegiatan tersebut, Bernadinus Dhey Ngebu menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan kader PKB.

Menurut pria dengan sapaan akrab Berni Dhey yang juga Wakil Bupati Ngada saat ini mengatakan bahwa untuk menjadi kader PKB tidak serta merta. Semuanya harus melalui tahapan, yang salah satunya adalah lewat pendidikan kader pertama ini.

Baca juga:  Bimtek Teknologi Pengolahan Sampah, Wabup Ngada: Kurangi Dampak Negatif terhadap Lingkungan

Dia menjelaskan, pendidikan kader pertama ini dilakukan sebagai tahap awal yang nantinya akan diikuti dengan tahap pendidikan kader tingkat lanjutan.

“Ada dua kegiatan yang kita rangkaikan yakni Musyawarah Cabang dan pendidikan kader loyalis yang pertama. Karena setiap kader yang mau masu PKB itu, tidak bisa serta merta, maka kita kategorikan ini pertama, sehingga nanti ada pendidikan kader selanjutnya. Ini semacam tingkat dasar, pengenalan,” tukasnya.

Materi-materi yang disajikan kepada para peserta pun sebut Berni merupakan materi tingkat dasar dalam berpolitik yakni; kenapa harus berpolitik, gaya berpolitik, teknik berpolitik, dan pola komunikasi dalam berpolitik.

Berni mengatakan, ciri khas berpolitik PKB sebagai politik riang gembira dengan latar belakang mengedepankan keberagaman dan tentunya selalu berada di kaum yang lemah atau kaum kecil mestinya harus masuk dalam pikiran para kader.

Baca juga:  Terkuak! Mundurnya Rahayu Saraswati dari DPR RI Picu Amarah Publik

Sehingga lanjut dia, setelah dibekali dengan ilmu-ilmu dasar dalam pendidikan pertama, para kader loyalis baru PKB ini, pada saatnya akan berlanjut pada pendidikan politik yang lebih tinggi.

Berni berharap, setelah mengerti dasar-dasar berpolitik dalam bingkai Partai Kebangkitan Bangsa, para kader loyalis pertama ini ketika melakukan permenungan dan juga pertimbangan pada saatnya nanti menjadi kader.

Ketika menjadi kader, mereka inilah yang akan mencari kader-kader pertama lainnya untuk bergabung, sehingga pada saatnya nanti target-target politik yang ditetapkan oleh DPP, DPW maupun DPC bisa tercapai. “kita mau orang berpolitik mesti secara sadar,” ketus dia.

Pendidikan Kader Loyalis pertama ini tutur Berni diintegrasikan dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab).

Hal ini dilakukan karena dalam waktu dekat PKB akan segera menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Wilayah Provinsi NTT, sehingga perlu dilakukan Restrukturisasi Kepengurusan Tingkta Pimpinan Anak Cabang (TPAC).*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026
Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan
Kapolda Banten: Nilai Pancasila Harus Dibuktikan dengan Tindakan Nyata
Pigai Buka Fakta Aduan HAM: Polri Paling Banyak Dilaporkan, Pers Diminta Ambil Peran Besar
Pasar Sentral Sudu: Ikon Masyarakat yang Kini Tampak Kumuh dan Semrawut
Tebus Sembako Cuma Setengah Harga, Warga Pasar Kemis Diserbu Paket Murah Jelang Idul Adha
Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut
Berita ini 109 kali dibaca
Dalam keterangannya usai menutup kegiatan tersebut, Bernadinus Dhey Ngebu menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan kader PKB. Menurut pria dengan sapaan akrab Berni Dhey yang juga Wakil Bupati Ngada saat ini mengatakan bahwa untuk menjadi kader PKB tidak serta merta. Semuanya harus melalui tahapan, yang salah satunya adalah lewat pendidikan kader pertama ini.

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30 WIB

Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:16 WIB

Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan

Senin, 1 Juni 2026 - 23:46 WIB

Kapolda Banten: Nilai Pancasila Harus Dibuktikan dengan Tindakan Nyata

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:07 WIB

Pigai Buka Fakta Aduan HAM: Polri Paling Banyak Dilaporkan, Pers Diminta Ambil Peran Besar

Berita Terbaru

Nusantara

Bulan Muharram Bulannya Allah Ini Amalan dan Keutamannya

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:58 WIB