Alarm Bahaya! Harga Minyak Bisa Guncang Ekonomi Indonesia

Avatar photo

Sabtu, 4 April 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Partai Gelora Indonesia, Mahfuz Sidik, menyampaikan pandangannya terkait potensi dampak perang Teluk terhadap ekonomi dan APBN Indonesia dalam sebuah kajian geopolitik.

Sekretaris Jenderal Partai Gelora Indonesia, Mahfuz Sidik, menyampaikan pandangannya terkait potensi dampak perang Teluk terhadap ekonomi dan APBN Indonesia dalam sebuah kajian geopolitik.

Jakarta, Metrosiar – Pemerintah diminta serius mengantisipasi dampak perang di kawasan Teluk yang berpotensi meluas dan meningkatkan eskalasi, karena dapat berdampak besar terhadap ekonomi domestik dan APBN Indonesia.

Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Mahfuz Sidik, mengingatkan bahwa harga minyak mentah dunia berpotensi menembus USD 200 per barel jika jalur distribusi energi global terganggu, seperti di Selat Hormuz, Selat Bab el Mandeb, dan Laut Merah.

“Apakah BBM kita bisa bertahan dengan sistem subsidi, apabila 2-3 bulan ke depan misalnya, perang semakin meluas. Bagaimana dampaknya pada APBN kita?” kata Mahfuz Sidik.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kajian pengembangan wawasan geopolitik bertema ‘Perang Akan Segera Berakhir?, Membaca Skenario End-War Game dan Situasi Paska Perang (Aftermath) Antara AS-Israel dan Iran’, Jumat (3/4/2026) malam.

Sekretaris Jenderal Partai Gelora Indonesia, Mahfuz Sidik, memaparkan empat skenario end-war game dalam kajian pengembangan wawasan geopolitik terkait konflik AS-Israel dan Iran.

Mahfuz menjelaskan, terganggunya distribusi energi global tidak hanya memicu krisis energi, tetapi juga berpotensi menyebabkan depresi ekonomi dunia.

“Dunia akan menderita, tidak hanya Indonesia. Dunia akan mengalami krisis energi dan dunia akan mengalami depresi ekonomi yang sangat kuat,” ujarnya.

Selain itu, dampak lanjutan juga akan dirasakan pada sektor pertanian dan pangan yang berisiko memicu kelaparan global.

“Ini akan menjadi bencana global. Tidak akan mampu ditanggung oleh negara sebesar dan sekuat apapun,” katanya.

Baca juga:  3 Program Andalan Ivan Ahda yang Siap Ubah Nasib ILUNI UI

Mahfuz juga menyoroti kemampuan APBN 2026 dalam menghadapi situasi tersebut. Ia menilai ruang fiskal Indonesia terbatas karena sekitar sepertiga APBN masih dibiayai utang.

“Kenaikan harga BBM sekarang ini sudah menguras cadangan devisa kita. Dan kalau perang ini misalnya berlanjut sampai 6 bulan ke depan, maka sebagaimana banyak negara lain, APBN kita juga tidak akan mampu menutup ini,” katanya.

Ia menegaskan, perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran yang telah memasuki pekan kelima belum dapat dipastikan kapan berakhir. Oleh karena itu, pemerintah diminta terbuka kepada publik.

“Saatnya sekarang pemerintah menjelaskan situasi ini secara gamblang, secara jelas, tanpa ditutup-tutupi, tanpa dikurangi atau dilebihkan. Ini harus dijelaskan kepada masyarakat seluas-luasnya,” katanya.

Menurutnya, keterbukaan informasi penting agar masyarakat siap menghadapi kemungkinan terburuk, sekaligus mencegah potensi kerusuhan sosial.

“Apabila masyarakat tidak mendapat penjelasan. Dan kalau guncangan ini datangnya lebih cepat, maka bukan saja pemerintah dengan APBN-nya yang tidak siap, tapi yang kita khawatirkan adalah ada reaksi balik, ada social unrest (kerusuhan sosial),” katanya.

Ia menambahkan, kondisi sosial bisa memburuk jika masyarakat mengalami tekanan ekonomi tanpa kesiapan.

“Jadinya bukan malah bersama-sama bergandengan tangan, justru malah akan saling menyalahkan. Ini yang harus kita hindari,” tegasnya.

Mahfuz berharap seluruh elemen pemerintah, baik pusat maupun daerah, serta DPR dan DPRD mulai membahas skenario terburuk sebagai langkah antisipasi.

Baca juga:  Demo “No Kings” Guncang AS, Trump Balas dengan Video AI

“Saya kira masyarakat kita, masyarakat yang pintar, masyarakat yang cerdas, dan masyarakat yang sudah terbiasa menghadapi situasi-situasi sulit,” katanya.

Di sisi lain, ia berharap konflik antara AS-Israel dan Iran segera berakhir demi menjaga stabilitas global, termasuk Indonesia yang mengedepankan perdamaian dunia sesuai amanat konstitusi.

Mahfuz juga mengungkapkan bahwa Presiden AS Donald Trump tengah berada di bawah tekanan politik domestik untuk segera mengakhiri perang, meski tidak ingin terlihat kalah dari Iran.

Menurutnya, Amerika Serikat telah menyiapkan empat skenario untuk mengakhiri perang. Pertama, klaim kemenangan prematur dengan menyatakan Iran telah dilumpuhkan. Kedua, gencatan senjata bersyarat melalui negosiasi pihak ketiga. Ketiga, melanjutkan serangan militer secara masif yang berpotensi memperluas konflik. Dan keempat, perang berkepanjangan hingga kemungkinan penggunaan senjata nuklir.

“Kongres juga menyetujui anggaran tambahan untuk perang sebesar USD 200 miliar. Kalau ini terjadi Trump tidak akan berpikir panjang, tidak akan berpikir lama untuk melanjutkan perang dengan Iran,” katanya.

“Artinya, Amerika punya nafas untuk berperang selama 200 hari lagi dengan asumsi 1 hari USD 1 miliar. Itu berarti ada 6 bulan lebih untuk mengalahkan Iran. Tetapi sebaliknya, juga siap berperang panjang, bahkan bertahun-tahun,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Logo HUT ke-81 RI Resmi diluncurkan, download disini!
Sikap Gibran Kemungkinan Disebut Perintah Jokowi Bukan Diatur Prabowo
Mendorong Pilkada Asimetris 2029
PERNYATAAN BERSAMA TIGA PILAR KELURAHAN KUTABUMI
Pelantikan Tim Pembina dan Pendamping Inovasi Remaja Pelopor Anti Narkoba RW 14 Kelurahan Kutabumi.
130.490 Pemilih Dipastikan Valid, KPU Ngada Perkuat Pondasi Demokrasi: Tak Ada Hak Pilih yang Boleh Hilang
Camat Pasar Kemis Jelaskan Soal Anggaran Konsumsi Rapat :” Itu Hitungan Setahun Untuk 4 Kelurahan”
Aklamasi di Musda XI! Andreas Paru Kembali Nahkodai Golkar Ngada, Siap Satukan Kader dan Rebut Kemenangan Politik
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:41 WIB

Logo HUT ke-81 RI Resmi diluncurkan, download disini!

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:40 WIB

Sikap Gibran Kemungkinan Disebut Perintah Jokowi Bukan Diatur Prabowo

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:15 WIB

Mendorong Pilkada Asimetris 2029

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:07 WIB

PERNYATAAN BERSAMA TIGA PILAR KELURAHAN KUTABUMI

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:02 WIB

Pelantikan Tim Pembina dan Pendamping Inovasi Remaja Pelopor Anti Narkoba RW 14 Kelurahan Kutabumi.

Berita Terbaru

Pemerintah secara resmi meluncurkan logo dan identitas visual peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 29 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Politik & Pemerintahan

Logo HUT ke-81 RI Resmi diluncurkan, download disini!

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:41 WIB

Penyerahan SK oleh Rudi Ongky G selaku Ketua Markas Daerah Provinsi Banten kepada Panji Kuswanto selaku Ketua Markas Cabang Kabupaten Lebak yang baru

Sosial Kemasyarakatan

LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:47 WIB