Percepat Pemulihan Pascabencana, BNPB Salurkan Dana Tunggu Hunian Rp8,7 Miliar Lewat Skema Jemput Bola

Avatar photo

Kamis, 1 Januari 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNPB percepat pencairan Dana Tunggu Hunian Rp8,7 Miliar untuk ribuan warga terdampak bencana. Simak rincian penyaluran di wilayah Anda dan kendala yang bikin bantuan tertahan. (Foto: Dok. BNPB)

BNPB percepat pencairan Dana Tunggu Hunian Rp8,7 Miliar untuk ribuan warga terdampak bencana. Simak rincian penyaluran di wilayah Anda dan kendala yang bikin bantuan tertahan. (Foto: Dok. BNPB)

Jakarta, Metrosiar – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus bergerak cepat memastikan warga terdampak bencana mendapatkan haknya.

Hingga Selasa (30/12/25), BNPB melaporkan sebanyak 4.838 rekening Dana Tunggu Hunian (DTH) telah berhasil disalurkan ke masyarakat dengan total nilai mencapai Rp8.708.400.000.

Langkah ini diambil untuk meringankan beban warga yang rumahnya mengalami rusak berat, sehingga mereka dapat menyewa hunian sementara yang layak selama proses pemulihan berlangsung.

Strategi Jemput Bola di Sibolga: Bank Datangi Pengungsi

Salah satu terobosan untuk mempercepat birokrasi dilakukan di Kota Sibolga. Menggunakan skema “jemput bola”, pihak Bank BNI didampingi pemerintah daerah setempat mendatangi langsung para pengungsi untuk proses pembukaan rekening.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Masjid Budi Sehati, Kelurahan Pancuran Gerobak, yang saat ini menjadi posko pengungsian.

Sebanyak 31 Kepala Keluarga (KK) dari tiga kelurahan—Pancuran Gerobak, Pasar Baru, dan Kota Baringin—telah menerima bantuan tersebut.

Baca juga:  Aksi Mahasiswa 'Indonesia Gelap' Soroti Efisiensi Anggaran Pendidikan: Prabowo Tepis Pencabutan Beasiswa hingga Mensesneg Imbau Mahasiswa Jangan Narasi Tak Benar

“DTH ini dialokasikan untuk masa sewa tiga bulan, terhitung sejak Desember 2025 hingga Februari 2026,” lapor perwakilan pemerintah setempat.

Sebaran Penyaluran DTH Nasional (Per 30 Desember 2025)

Penyaluran dana dilakukan melalui sinergi dengan Bank Himbara. Berikut adalah rincian progres penyaluran hingga pukul 15.00 WIB:

Bank Penyalur, Jumlah Rekening, Total Nilai Bantuan, Wilayah Cakupan Utama

Realisasi Dana Tunggu Hunian capai 4.838 rekening. Mengapa ribuan data lainnya masih tertahan? Intip daftar wilayah penerima bantuan BNPB terbaru di seluruh Indonesia.
Kabar baik! Skema jemput bola kini mudahkan pengungsi terima bantuan sewa rumah. Cek progres penyaluran DTH di Sumut, Aceh, hingga Sumbar per Desember 2025 di sini.
  • Bank Mandiri: 1.518, Rp2.732.400.000; Padang, Humbang Hasundutan, Sibolga, Tapanuli Tengah
  • Bank BRI: 1.461, Rp2.629.800.000; Pasaman Barat, Solok, Padang Panjang, Tapsel
  • Bank BNI: 977, Rp1.758.600.000; Agam, Langkat
  • Bank BSI: 882, Rp1.587.600.000; Gayo Lues, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Lhokseumawe

Catatan: Data nilai bantuan disesuaikan berdasarkan proporsi jumlah rekening.

Kendala Administrasi: 3.346 Rekening Masih Tertahan

Meskipun progres berjalan positif, BNPB mencatat masih ada selisih yang cukup besar antara usulan daerah dengan realisasi di lapangan.

Baca juga:  Gempa Susulan Ngada Tembus 10.853 Kali, BMKG Minta Warga Kembali Beraktivitas

Dari total 8.184 KK yang diusulkan oleh Bupati dan Wali Kota, baru 4.838 KK yang berhasil menerima dana.

Beberapa kendala teknis yang ditemukan di lapangan antara lain:

  • Masalah NIK: Banyak data calon penerima dengan NIK tidak valid atau tidak lengkap.
  • Anomali Data: Ketidaksesuaian antara NIK dan nama asli penerima.
  • Duplikasi: Ditemukannya data ganda (nama dan NIK yang sama) dalam lampiran Surat Keputusan (SK).

Usulan Baru dari Aceh dan Sumut

Di hari yang sama, BNPB kembali menerima usulan tambahan dari tiga wilayah, yakni Kabupaten Bireuen (3.629 KK), Kabupaten Aceh Tenggara (383 KK), dan Kabupaten Tapanuli Utara (117 KK).

BNPB menegaskan komitmennya untuk segera memverifikasi usulan tersebut dan meneruskannya ke perbankan agar masyarakat terdampak bisa segera menempati hunian yang lebih nyaman.

Penyaluran dipastikan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas demi ketepatan sasaran bantuan.*

Editor : Konrad Nedu Wodo

Sumber Berita: Siaran Pers BNPB

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
BNPB Puji Ngada Kompak Hadapi Gempa, Isroil: Ini Modal Besar Pemulihan
Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar
99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini
Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Berita ini 33 kali dibaca
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, hingga Selasa sore (30/12/25), total dana sebesar Rp8.708.400.000 telah disalurkan melalui 4.838 rekening Dana Tunggu Hunian (DTH). Bantuan ini menjadi "napas baru" bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat rumah rusak berat. Dengan dana ini, warga dapat menyewa hunian sementara yang lebih layak dan aman selama masa transisi pemulihan.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Jumat, 11 September 2026 - 17:19 WIB

Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak

Jumat, 11 September 2026 - 07:28 WIB

PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun

Jumat, 11 September 2026 - 06:36 WIB

BNPB Puji Ngada Kompak Hadapi Gempa, Isroil: Ini Modal Besar Pemulihan

Berita Terbaru