Gubernur Banten Tekankan Urgensi Penanaman Nilai Pancasila Bagi Generasi Muda dalam Menyongsong Indonesia Maju

Avatar photo

Selasa, 20 Mei 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat Gubernur Banten Andra Soni (tengah, berseragam coklat) hadir bersama para pejabat tinggi Polri, TNI, dan kepala daerah lainnya. (Dok. Biro Adminprov Banten).

Terlihat Gubernur Banten Andra Soni (tengah, berseragam coklat) hadir bersama para pejabat tinggi Polri, TNI, dan kepala daerah lainnya. (Dok. Biro Adminprov Banten).

Metrosiar – Gubernur Banten Andra Soni, menegaskan penanaman nilai-nilai Pancasila, khususnya kepada generasi muda, merupakan aspek fundamental yang harus terus dilakukan.

Tidak hanya sekadar memahami nilai-nilai tersebut, namun implementasi dalam kehidupan sehari-hari menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang berkarakter dan berkepribadian kebangsaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Andra Soni usai mengikuti Sarasehan Kebangsaan bertajuk Perubahan Geopolitik Dunia dalam Peluang Menuju Indonesia Raya, yang diinisiasi oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) bekerja sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Nusantara IV, Gedung MPR RI, Jalan Gatot Subroto No. 1, Jakarta, pada Selasa (20/5/2025).

“Saya sepakat, bahwa pengamalan dari Pancasila menjadi salah satu modal kita untuk mencapai Indonesia yang adil dan makmur,” ujar Andra Soni dalam keterangannya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan yang mengangkat tema Memperkokoh Ideologi Pancasila Menghadapi Tantangan Geopolitik Global Menuju Indonesia Raya, yang dinilainya sangat relevan dengan konteks dinamika global saat ini.

Baca juga:  Gubernur Banten Andra Soni Resmikan RSUD Uwes Qorny Cilograng Kabupaten Lebak

“Sebagai kepala daerah, saya harus bisa dan mampu membumikan Pancasila di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dan ini penting untuk kita kerjakan bersama-sama,” tambahnya.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani, dalam sambutannya juga menekankan pentingnya kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya merumuskan strategi politik bangsa dalam menghadapi perubahan geopolitik global.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi tantangan geopolitik global.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi tantangan geopolitik global. (Dok. Biro Adminprov Banten)

“Perubahan geopolitik dunia menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi bangsa Indonesia. Dalam menghadapi itu, kita harus berpegang teguh pada pondasi yang telah diwariskan oleh pendiri bangsa kita, yaitu Pancasila,” ujarnya.

Menurut Ahmad Muzani, setiap bangsa memerlukan dasar ideologis yang kuat. Untuk Indonesia, Pancasila adalah fondasi tersebut.

“Di tengah gelombang globalisasi dan derasnya polarisasi dan ancaman ideologi-ideologi lain yang terus menyusup, Pancasila tetap berdiri kokoh. Pancasila bukanlah milik satu kelompok atau satu generasi, tapi milik seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, mengungkapkan kegiatan sarasehan menjadi momentum strategis untuk merumuskan langkah kolektif dalam merespons dinamika geopolitik yang berkembang secara dinamis.

Baca juga:  Gema Bersih Hati Relawan Rumah Zakat Tangerang, Gerakan Masjid Bersih Sehat dan Indah

“Sarasehan ini menjadi wadah kolaboratif lintas wilayah dalam memperkuat ketahanan nasional dan mempertegas peran Indonesia dalam dinamika global,” ungkap Yudian.

Ia juga menjelaskan kegiatan tersebut diikuti secara langsung oleh 867 peserta dan 1.142 peserta lainnya secara daring dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Kami meyakini kegiatan ini wujud sinergi kolektif dalam meneguhkan arah pembangunan bangsa berdasarkan geopolitik Pancasila, yang kelahirannya akan segera kita peringati pada 1 Juni akan datang,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten, Subhan Setiabudi, menyampaikan pihaknya memiliki program khusus dalam rangka menanamkan dan membumikan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda melalui sosialisasi ke lembaga pendidikan dan masyarakat umum.

“Kita akan terus melakukan sosialisasi wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila ke sekolah-sekolah, pondok pesantren dan kepada masyarakat umum,” ucapnya.

“Sesuai dengan arahan Gubernur, kami akan menggandeng stakeholder terkait dalam upaya membumikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” pungkas Subhan.(*)

Editor : Ahmad

Sumber Berita: Siaran pers

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:07 WIB

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 September 2026 - 07:03 WIB

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas

Minggu, 13 September 2026 - 06:21 WIB

Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB