Pemprov Banten Siap Perbaiki Akses Menuju Huntara Cigobang, Fokus pada Pembangunan Infrastruktur Dasar

Avatar photo

Kamis, 29 Mei 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung kondisi bangunan Hunian Sementara (Huntara) di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak. (Dok. Biro Adpimpro Banten).

Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung kondisi bangunan Hunian Sementara (Huntara) di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak. (Dok. Biro Adpimpro Banten).

Metrosiar – Pemerintah Provinsi Banten menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan pascabencana di wilayah Lebak. Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan kesiapan pihaknya untuk melakukan pengerasan akses jalan menuju Hunian Sementara (Huntara) di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, pada Kamis (29/5/2025).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam mewujudkan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana banjir bandang dan longsor.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Andra Soni didampingi oleh Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Banten, perwakilan Pemerintah Kabupaten Lebak, dan anggota DPRD.

Kehadiran mereka disambut dengan antusias oleh ratusan warga yang saat ini masih tinggal di Huntara.

Gubernur Banten Andra Soni bersama jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten memasuki salah satu unit Hunian Sementara (Huntara) di Kampung Cigobang. (Dok. Biro Adpimpro Banten).

“Alhamdulillah tadi kita berdialog dengan warga, dan mereka tetap menginginkan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di sekitar sini yang lahannya sudah disiapkan oleh Pemkab Lebak,” ujar Andra.

Baca juga:  Wamendagri Bima Arya Ungkap Pentingnya Sinkronisasi Kebijakan Untuk Wujudkan Indonesia Emas

Sebagai langkah lanjutan, Gubernur menyampaikan bahwa Pemprov Banten akan memprioritaskan pengerasan akses jalan serta pematangan lahan pada tahun ini.

Pekerjaan tersebut ditujukan agar kendaraan berat dapat menjangkau lokasi dengan mudah, yang menjadi prasyarat utama dalam proses pembangunan fisik Huntap.

“Luas lahannya sekitar 5,4 hektar,” tambahnya.

Gubernur Andra juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif Pemerintah Kabupaten Lebak dalam mempersiapkan lahan untuk pembangunan hunian tetap. Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, serta pihak-pihak terkait sebagai kunci keberhasilan proyek ini.

“Insya Allah dengan kolaborasi yang kuat antar seluruh pihak, secara bertahap pembangunan Huntap ini akan segera direalisasikan.

Dukungan dari Pak Bupati luar biasa. Lahannya sudah disiapkan tinggal aksesnya kita perbaiki segera,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Andra menegaskan bahwa Pemprov Banten terus menjalin koordinasi dengan Pemerintah Pusat, khususnya melalui Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Baca juga:  Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut

Selain itu, Badan Geologi juga dilibatkan untuk memberikan rekomendasi teknis terkait kelayakan dan keamanan lahan.

“Insya Allah dalam waktu dekat hasilnya akan disampaikan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Provinsi Banten, M. Rachmat Rogianto, menyatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan gubernur dengan memulai pengerasan akses jalan utama menuju Huntara.

“Setelah itu, kita akan melakukan perataan lahan pada area yang terjangkau sesuai site plan yang akan dijadikan sebagai Huntap,” jelasnya.

Sebagai informasi, saat ini terdapat sebanyak 112 kepala keluarga yang tinggal di Huntara Cigobang.

Mereka merupakan warga yang terdampak langsung bencana banjir bandang dan longsor yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu.(*)

Editor : Ahmad

Sumber Berita: Siaran pers

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik
Naas! Minibus EB 1539 DI Terjun ke Jurang 50 Meter di Golewa Selatan, 2 Tewas
Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!
3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif
147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat
Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”
Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 20:45 WIB

Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik

Rabu, 23 September 2026 - 14:15 WIB

Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!

Selasa, 22 September 2026 - 17:49 WIB

3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif

Selasa, 22 September 2026 - 17:26 WIB

147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 16:42 WIB

Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”

Berita Terbaru

pengumuman kehilangan BPKB Motor.

Hukum & Kriminal

Pengumuman Kehilangan! 1 BPKB Motor Yamaha dan 2 BPKB Motor Honda Hilang

Kamis, 24 Sep 2026 - 14:15 WIB