Pemerintah Siapkan 1.000 Rumah Bersubsidi untuk Wartawan, Penyerahan Perdana 6 Mei 2025

Avatar photo

Kamis, 10 April 2025 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (kiri), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait (tengah), serta Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti meneken nota kesepahaman pembangunan 1.000 unit rumah subsidi bagi wartawan, Selasa (8/4/2025) di Jakarta. (Istimewa)

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (kiri), Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait (tengah), serta Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti meneken nota kesepahaman pembangunan 1.000 unit rumah subsidi bagi wartawan, Selasa (8/4/2025) di Jakarta. (Istimewa)

 

Metrosiar – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menandatangani nota kesepahaman pembangunan 1.000 unit rumah subsidi yang ditujukan khusus bagi para jurnalis.

Penandatanganan ini dilakukan bersama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti.

Maruarar, yang akrab disapa Ara, menyampaikan bahwa sebanyak 100 unit rumah pertama akan diserahkan kepada wartawan pada 6 Mei 2025, pukul 16.00 WIB.

“Tanggal 6 Mei, jam 4 sore, kita akan serahkan 100 kunci rumah untuk wartawan,” ujarnya di kantor Kementerian, Selasa (8/4/2025).

Ia menegaskan program ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga:  Sekolah di Aceh Utara Tertutup Lumpur, Brimob Banten Datang dan Lakukan Ini!

Berdasarkan hasil koordinasi dengan BPS, jurnalis yang memenuhi syarat menerima rumah subsidi adalah mereka yang berpenghasilan di bawah Rp13 juta per bulan untuk yang telah berkeluarga, dan di bawah Rp12 juta untuk yang belum berkeluarga.

“Saya ingin semuanya transparan, supaya tak ada pertanyaan lagi,” katanya.

Sebelumnya, Maruarar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan total kuota 220.000 rumah subsidi yang diperuntukkan bagi berbagai profesi, termasuk wartawan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.000 unit rumah dialokasikan khusus untuk kalangan jurnalis melalui skema fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Baca juga:  Banjir di Legoksukamaju Jadi Perhatian, Camat Kemiri Turun Tangan

Dalam kesempatan berbeda, di sela acara gelar griya di rumah dinas Menteri Investasi dan Hilirisasi, Kompleks Widya Chandra, Jakarta (1/4/2025), Maruarar juga mengungkapkan alokasi rumah subsidi lainnya, yakni 20.000 unit masing-masing untuk petani, nelayan, buruh, dan tenaga migran.

Sementara itu, tenaga kesehatan seperti perawat dan bidan mendapat jatah 30.000 unit, prajurit TNI AD sebanyak 5.000 unit, dan anggota Kepolisian sebanyak 14.500 unit.

Maruarar menambahkan penyebaran rumah subsidi tersebut mencakup berbagai wilayah di Indonesia, dan kementeriannya akan melibatkan perwakilan tiap profesi dalam proses pendistribusiannya.(*)

Editor : Konrad

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi
Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Berita ini 18 kali dibaca
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembangunan 1.000 rumah bersubsidi untuk wartawan dilakukan di Jakarta pada Selasa, 8 April 2025. Acara ini dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan hunian layak bagi jurnalis, dengan skema FLPP dan kolaborasi lintas sektor sesuai arahan Presiden.

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, unsur pemerintah kelurahan, tokoh lingkungan, dan para pemuda RW 003 berfoto bersama usai kegiatan Deklarasi Damai Pemuda di halaman Kantor Kelurahan Kutabumi, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

Tak Ingin Pemuda Terjerumus Tawuran, Lurah Kutabumi Tegaskan Lima Komitmen Damai!

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:55 WIB

Pengurus dan anggota Laskar Merah Putih (LMP) MAC Rajeg bersama jajaran Mada Banten serta perwakilan UPTD Puskesmas Rajeg berfoto bersama usai kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka HUT ke-26 LMP di Balai Warga RW 10 Perumahan Pondok Permata Rajeg, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

HUT ke-26 LMP, Cek Kesehatan Gratis di Rajeg Diserbu Warga

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:01 WIB