Pemerintah salah mengambil keputusan maka rakyat yang akan menderita

Avatar photo

Selasa, 4 Februari 2025 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrosiar – Jakarta, Keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melarang pengecer menjual LPG 3 kilogram (kg) baru-baru ini menjadi polemik di masyarakat.

Kebijakan ini menimbulkan pro-kontra karena dikhawatirkan menambah ongkos logistik dari pembeli, karena jarak pangkalan bisa lebih jauh dibandingkan warung eceran.

Merespons isu tersebut, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi akhirnya buka suara.

Melalui pernyataan tertulis, Hasan menjelaskan bahwa keputusan Kementerian ESDM justru dimaksudkan untuk memicu pengecer mendaftarkan diri menjadi agen resmi. @sorotan

“Kementerian ESDM justru mendorong para pengecer ini mendaftar menjadi agen resmi,” kata dia.

Selain itu, kata Hasan, para pengecer dapat terdata oleh pemerintah, sehingga distribusi gas LPG subsidi bisa merata.

“Sehingga posisi mereka bisa diformalkan, dan pendistribusian elpiji 3kg bisa ditracking agar tepat sasaran,” ungkap Hasan.

Baca juga:  Terbaru Info GTK 2025, Ini Cara Cek Tunjangan Sertifikasi Guru

Kementerian ESDM resmi melarang pengecer menjual gas LPG 3 kg pertanggal 1 Februari 2025.

Pengecer diharuskan beralih menjadi agen resmi untuk bisa mendapatkan stok gas melon untuk dijual. Caranya, dengan mendaftarkan nomor induk perusahaan ke PT Pertamina.

Jika belum memiliki nomor induk berusaha bisa membuatnya melalui Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (Online Single Submission/OSS).

Pemerintah memberikan waktu satu bulan bagi pengecer untuk mendaftarkan usahanya menjadi pangkalan resmi penjual LPG 3 kg.

Yang sangat disesalkan oleh masyarakat seharusnya sebelum kebijakan ini dilaksanakan harusnya dipastikan dulu dampaknya, sehingga tidak terjadi antrian dimana-mana yang sangat miris kita semua

Ini pelajaran dan pengalaman utk Pemerintah agar dalam menentukan apapun harus diperhatikan dampak-dampak yang akan timbul nantinya

Presiden Prabowo Beri lnstruksi Pengecer Bisa

Baca juga:  Rumah Singgah Banten di Jakarta Diresmikan, Gubernur Andra Soni: “Semoga Membantu Masyarakat”

Jual Elpiji 3 Kg Lagi Mulai Hari lni.

Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi bahwa pengecer (penjual) kini diperbolehkan kembali menjual gas Elpiji 3 kg mulai hari ini. Sebelumnya, larangan penjualan ini menyebabkan antrean panjang dan kesulitan bagi masyarakat untuk mendapatkan gas bersubsidi ini.

Dengan mengizinkan pengecer menjadi sub-distributor, diharapkan dapat mengendalikan harga dan memastikan distribusi yang lebih baik. Langkah ini diambil untuk merespons kekhawatiran masyarakat dan memperlancar ketersediaan gas Elpiji 3 kg.

Harga gas Elpiji 3 kg di pasaran saat ini berkisar antara *Rp18.000 hingga Rp22.000* per tabung, tergantung pada lokasi dan tempat pembelian. Meskipun harga ini lebih tinggi dibandingkan harga subsidi sebesar Rp12.750 per tabung, pemerintah tetap menetapkan harga ini untuk memastikan distribusi yang lebih adil.

Penulis : Asmara'65

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPENSA Bajawa Gelar Festival Talenta Terbesar, Akademik, Olahraga dan Seni Bersatu dalam Satu Panggung
Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026
Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi
Tanda Tanda Keruntuhan Israel Ungkap Wamenlu RI
Cara Polisi Puloampel Jaga Kamtibmas Ini Bikin Warga Makin Dekat
Terbongkar! WN Rusia Bawa 7,8 Kg Hashish ke Bali, Akhirnya Tertangkap
170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian
Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:16 WIB

SPENSA Bajawa Gelar Festival Talenta Terbesar, Akademik, Olahraga dan Seni Bersatu dalam Satu Panggung

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30 WIB

Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:35 WIB

Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:38 WIB

Tanda Tanda Keruntuhan Israel Ungkap Wamenlu RI

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:03 WIB

Cara Polisi Puloampel Jaga Kamtibmas Ini Bikin Warga Makin Dekat

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi bersama Camat Pasar Kemis dan Tim Penilai Kabupaten Tangerang mengikuti sesi pemaparan serta evaluasi dalam rangka Lomba Kinerja Kelurahan Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026.

Olahraga

Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:30 WIB

Foto : Mantan Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya

Hukum & Kriminal

Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi

Rabu, 10 Jun 2026 - 13:35 WIB

Foto : Wamenlu RI Anis Matta

Nusantara

Tanda Tanda Keruntuhan Israel Ungkap Wamenlu RI

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:38 WIB