Bekasi Dikepung Banjir Di mana-mana, Ketinggian Air hingga 300 Cm

Avatar photo

Rabu, 5 Maret 2025 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi dikepung banjir. (Kolase)

Bekasi dikepung banjir. (Kolase)

Metrosiar – Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi khusus untuk Penanggulangan Bencana banjir yang melanda wilayah Bekasi dan sekitarnya yang terdampak

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengatakan bahwa Prabowo tengah memantau sejumlah wilayah yang terdampak banjir.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menangani kondisi tersebut, agar banjir tidak melanda ke tempat-tempat lainnya.

Bekasi Terkepung Banjir

Hujan intensitas tinggi pada Senin (3/3/2025) malam hingga Selasa dini hari menyebabkan banjir di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Diperkirakan sebanyak lebih dari 140 unit rumah terendam dengan ketinggian air mencapai 300 sentimeter yang mengakibatkan arus lalulintas macet total, karena jalan-jalan raya bagaikan sungai.

“Presiden juga menyoroti beberapa wilayah JABODETABEK yang saat ini mengalami dampak banjir, dan telah melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menangani situasi ini secara cepat,” ungkap Hasan di Istana, Jakarta, pada Selasa malam, 4 Maret 2025.

Ia juga menambahkan bahwa Bekasi menjadi salah satu fokus perhatian Presiden, yang telah berkoordinasi dengan pihak BNPB untuk merespons bencana tersebut.

Baca juga:  Presiden Prabowo Bertemu Raja Abdullah II di Yordania, Bahas Dukungan Palestina dan Kerja Sama Strategis

Ketika ditanya mengenai kemungkinan akan ada pemberian bantuan sosial kepada korban, Hasan menyatakan bahwa hal tersebut belum dapat dipastikan masih dalam rencana selanjutnya.

Namun, ia menekankan bahwa upaya penanganan terhadap para korban banjir akan dilakukan seoptimal mungkin dan terarah, agar semuanya terselamatkan.

“Kami pastikan bahwa penanganan akan dilakukan dengan baik, sesuai dengan arahan Presiden kepada BNPB,” jelasnya.

Senada, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti mengungkapkan, Presiden Prabowo bahkan sampai sedih melihat banyaknya wilayah yang dilanda dan berdampak banjir di tahun ini, yang kedepannya menjadi pemikiran serius oleh beliau.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti buka suara soal biang kerok banjir yang terjadi di beberapa daerah, termasuk di Bekasi, Jawa Barat.

Menurutnya Diana biang kerok banjir yang terjadi bukan karena masalah tanggul yang jebol.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan pihak Diana, banjir terjadi karena volume intensitas hujan yang sangat tinggi dan membuat aliran sungai meluap.

Baca juga:  Banjir Ciledug Indah: Tamu Tak Diundang yang Enggan Pergi

“Berdasarkan pengamatan kami, itu tidak ada tanggul yang jebol, tapi volume intensitas hujan itu memang sangat tinggi sekali. Jadi ini meluap,” beber Diana di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (4/3/2025).

“Tadi Presiden hanya menyampaikan bahwa dia merasa sedih, masih banyak warga masyarakat yang terkena banjir,” kata Diana.

Sebelumnya, Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, melaporkan dampak dari banjir yang disebabkan oleh hujan deras di Kabupaten dan Kota Bekasi.

Yang mana ia menyebutkan bahwa sebanyak 155 rumah di Bekasi telah terendam dengan ketinggian air mencapai 150 hingga 200 sentimeter bahkan ada juga yang setinggi 300 sentimeter.

Banjir tahun ini, memang sangat luarbiasa dampaknya hingga beberapa Mall dan jalan raya terdampak banjir.

Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat sedang mengerahkan sejumlah perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terdampak ke lokasi yang lebih aman.(*)

Sumber Berita: Tribunnews

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Santai HUT RI ke-81 di Pasar Kemis Meriah, Hadiah Kulkas hingga Sepeda Gunung Dibagikan
PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Resmi Dikukuhkan, Siap Gerakkan Optimisme dan Program Sosial
Dari Rp179 Ribu Jadi Rp33 Miliar! 40 Tahun Karya Kasih Langa, Kini Tantang Rentenir dengan Rp1 Miliar Modal Usaha
Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta
HAN ke-42 di Ngada Jadi Alarm: Ray Bena Soroti Kekerasan, Bahaya Digital dan Hak Anak
Pengurus PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten akan Perkuat Kolaborasi Membangun Daerah
Jaga Kondusivitas Wilayah, Polresta Tangerang Bentuk Sabuk Kamtibmas Libatkan Buruh hingga Ojol
Partai Gelora Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Makan Gratis untuk Warga
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Jalan Santai HUT RI ke-81 di Pasar Kemis Meriah, Hadiah Kulkas hingga Sepeda Gunung Dibagikan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:58 WIB

PW Matahari Pagi Indonesia Provinsi Banten Resmi Dikukuhkan, Siap Gerakkan Optimisme dan Program Sosial

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:08 WIB

Dari Rp179 Ribu Jadi Rp33 Miliar! 40 Tahun Karya Kasih Langa, Kini Tantang Rentenir dengan Rp1 Miliar Modal Usaha

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:51 WIB

Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:53 WIB

HAN ke-42 di Ngada Jadi Alarm: Ray Bena Soroti Kekerasan, Bahaya Digital dan Hak Anak

Berita Terbaru

TNI POLRI

Tiga Jenderal Bertemu, Ada Agenda Penting untuk Jakarta

Sabtu, 8 Agu 2026 - 08:51 WIB