Operasi Ketupat 2026 Siap Digelar, Kakorlantas Ingatkan Pemudik Jangan Tergesa-gesa Polri Siapkan Teknologi

Rabu, 11 Maret 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, serta jajaran Garuda TV berfoto bersama usai pelepasan tim peliputan mudik di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, serta jajaran Garuda TV berfoto bersama usai pelepasan tim peliputan mudik di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Jakarta, Metrosiar – Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum., memastikan seluruh jajaran kepolisian siap melaksanakan Operasi Ketupat 2026. Melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, Polri berkomitmen menjamin kelancaran sekaligus keamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Irjen Pol. Agus Suryonugroho saat melepas tim peliputan mudik Garuda TV di Jakarta, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, serta Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari.

Kakorlantas menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi masyarakat selama periode mudik Lebaran. Petugas tidak hanya fokus pada rekayasa lalu lintas, tetapi juga memastikan keselamatan para pemudik selama perjalanan.

Baca juga:  BRIN Ingatkan Potensi Besar Gempa dan Tsunami di Selatan Jawa
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho memberikan sambutan saat pelepasan tim peliputan mudik Garuda TV di Jakarta, Selasa (10/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kakorlantas menegaskan kesiapan Operasi Ketupat 2026 untuk memastikan arus mudik berjalan aman dan lancar.

Hal ini sejalan dengan tagline mudik 2026, yakni “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, yang merupakan arahan langsung dari Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

“Negara hadir mengatur lalu lintas dalam Operasi Ketupat, kami tidak hanya hadir melakukan rekayasa lalu lintas, tapi kita semuanya hadir untuk memastikan bahwa semua perjalanan baik berangkat sampai tujuan selamat sampai tujuan bahagia dan kembali selamat,” ujar Irjen Pol. Agus Suryonugroho.

Dalam kesempatan tersebut, Kakorlantas juga memperkenalkan pesan edukatif melalui musik berjudul “Mudik Tertib, Ojo Kesusu” atau jangan tergesa-gesa. Lagu ini menjadi pengingat bagi para pengendara agar tetap tenang dan tidak memacu kendaraan secara berlebihan demi keselamatan bersama.

Selain itu, Polri juga telah menyiapkan dukungan teknologi infrastruktur untuk memantau pergerakan arus mudik dan arus balik secara real-time.

Baca juga:  Priguna Anugerah Tak Bisa Lolos dengan Restorative Justice, Ini Alasannya

“Mari kita mendengarkan musik ‘Mudik Tertib Ojo Kesusu’ jangan tergesa-gesa di jalan karena keselamatan itu adalah yang paling utama. Kami juga menghadirkan teknologi infrastruktur untuk bisa memantau perkembangan arus mudik dan arus balik,” tambah Kakorlantas Polri.

Lebih lanjut, Kakorlantas menekankan pentingnya peran media sebagai mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Media diharapkan mampu memberikan informasi akurat terkait kebijakan lalu lintas, seperti penerapan sistem one way dan contraflow, serta kondisi di lapangan secara cepat dan tepat.

“Kami berharap media membantu memantau titik rawan kepadatan, menginformasikan kondisi rest area, serta mengedukasi pemudik untuk memanfaatkan jalur arteri sebagai alternatif guna mengurangi penumpukan di jalan tol,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd
Situ Warung Rebo: Ramai Pengunjung, Warga Raup Peluang Usaha

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Selasa, 21 April 2026 - 21:51 WIB

Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB

“Jusuf Hamka (kanan) berbincang dengan Hary Tanoesoedibjo (kiri) dalam suasana persidangan, terkait putusan gugatan perdata yang berujung kewajiban ganti rugi sebesar Rp 531 miliar.”

Hukum

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

Kamis, 23 Apr 2026 - 14:50 WIB