Instruksi Kakorlantas: Polantas Harus Dicintai, Bukan Ditakuti

Avatar photo

Senin, 2 Februari 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho memimpin apel dan memberikan arahan kepada jajaran Polantas untuk mengedepankan profesionalisme serta pelayanan yang berempati kepada masyarakat.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho memimpin apel dan memberikan arahan kepada jajaran Polantas untuk mengedepankan profesionalisme serta pelayanan yang berempati kepada masyarakat.

Jakarta, Metrosiar – Memasuki awal tahun 2026, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mempertegas komitmennya dalam menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat. Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memasifkan program Polantas Menyapa dan Melayani di seluruh penjuru tanah air.

Langkah ini merupakan pengejawantahan langsung dari visi Kapolri Listyo Sigit Prabowo, yang menekankan agar setiap personel Polri hadir sebagai penolong dan pelayan masyarakat yang humanis.

“Semangat melayani harus menjadi urat nadi setiap anggota di lapangan. Polantas bukan sekadar pengatur jalan, melainkan pelayan yang hadir dengan empati,” ujar Irjen Pol. Agus Suryonugroho saat memberikan keterangan kepada media, Minggu (1/2/2026).

Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho menyapa langsung masyarakat dalam kegiatan Polantas Menyapa dan Melayani sebagai wujud pelayanan humanis di awal tahun 2026.

Transformasi Budaya di Jalan Raya

Program ini membawa filosofi untuk mengubah persepsi publik terhadap Polantas. Irjen Agus bertekad menggeser citra Polantas dari sosok yang disegani karena otoritasnya, menjadi sosok yang dicintai karena kepeduliannya. Menurutnya, menyapa adalah “bahasa kemanusiaan” yang mampu meruntuhkan sekat antara petugas dan warga.

Baca juga:  Arul Apresiasi Tindakan Cepat Polresta Tangerang dalam Penanganan Kasus Penganiayaan Remaja

“Jalan raya bukan sekadar lintasan kendaraan, tetapi ruang peradaban. Di sana ada etika, keselamatan, dan kepedulian yang harus kita jaga bersama. Otoritas Polantas tidak boleh digunakan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk menghadirkan rasa aman,” tuturnya.

 

Integrasi Teknologi dan Hati

Selain pendekatan humanis, Kakorlantas Polri menekankan bahwa pelayanan tahun 2026 akan semakin modern melalui integrasi teknologi digital. Penggunaan electronic traffic law enforcement (ETLE) dan ETLE drone patrol presisi akan dioptimalkan demi mewujudkan transparansi dan keadilan.

Bagi Irjen Agus, teknologi bukan sekadar alat penindakan, melainkan instrumen untuk membangun kesadaran kolektif. Ia meyakini bahwa perilaku berlalu lintas mencerminkan budaya bangsa. Namun, ia mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi tetap tidak bisa menggantikan sentuhan kemanusiaan.

Baca juga:  Kepala DLH Tangsel Wahyunoto Lukman Jadi Tersangka Korupsi Proyek Sampah

“Penggunaan drone membantu pengawasan menjadi lebih luas dan objektif, sekaligus menjaga akuntabilitas karena minimnya interaksi langsung. Namun, sapaan tulus dari petugas di lapangan tetap tidak tergantikan,” tambahnya.

 

Menghapus Arogansi

Irjen Agus juga mengingatkan jajarannya agar selalu mengedepankan profesionalisme dan menghapus sikap arogan. Ia ingin memastikan kehadiran Polantas benar-benar dirasakan manfaatnya sebagai pemberi solusi bagi masyarakat yang mengalami kesulitan di jalan.

“Intinya adalah menyapa dengan hati dan melayani dengan profesional. Kita ingin masyarakat merasa bahwa Polantas adalah sahabat terbaik mereka dalam menjaga keselamatan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Posyandu Pasar Kemis Dibidik Jadi yang Terbaik di Banten, Tim Kabupaten Turun Langsung!
Gelar Perkara Tuntas, Polda Banten Hentikan Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
Bulan Muharram Bulannya Allah Ini Amalan dan Keutamannya
SPENSA Bajawa Gelar Festival Talenta Terbesar, Akademik, Olahraga dan Seni Bersatu dalam Satu Panggung
Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026
Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi
Tanda Tanda Keruntuhan Israel Ungkap Wamenlu RI
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:21 WIB

Posyandu Pasar Kemis Dibidik Jadi yang Terbaik di Banten, Tim Kabupaten Turun Langsung!

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:18 WIB

Gelar Perkara Tuntas, Polda Banten Hentikan Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

Bulan Muharram Bulannya Allah Ini Amalan dan Keutamannya

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30 WIB

Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026

Berita Terbaru

Nusantara

Bulan Muharram Bulannya Allah Ini Amalan dan Keutamannya

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:58 WIB