Harga Emas Semakin Meroket, Kapan Bisa Tembus US$ 3.300?

Avatar photo

Senin, 24 Februari 2025 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrosiar, Jakarta – Harga emas dunia masih dalam tren kenaikan meskipun sempat mengalami sedikit penurunan. Harga emas masih mencatatkan kenaikan tertinggi dan tengah berusaha menembus level psikologis US$3.000 per troy ons.

Pada perdagangan hari ini Senin (24/2/2025) hingga pukul 06.12 WIB, harga emas dunia di pasar spot menguat 0,13% di posisi US$2.939,85 per troy ons.

Sementara pada perdagangan sebelumnya Jumat (21/2/2025), harga emas dunia di pasar spot melemah 0,09% di level US$2.936,03 per troy ons.

Harga emas sedikit turun pada perdagangan Jumat karena investor membukukan keuntungan dari rekor tertinggi dari sesi sebelumnya, akan tetapi emas bersiap untuk kenaikan mingguan kedelapan berturut-turut, didorong oleh permintaan safe haven yang kuat di tengah kekhawatiran atas rencana tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Investor semakin berbondong-bondong mengalihkan Asetnya ke Emas

“Ini hanya pergerakan klasik dari rekor tertinggi baru dan aksi ambil untung, tetapi fundamental emas tetap solid,” ujar Alex Ebkarian, kepala operasi di Allegiance Gold, kepada Reuters.

Harga emas telah memecahkan dua rekor tertinggi pada pekan kemarin dan diperdagangkan di atas US$2.950 per troy ons, karena ketidakpastian seputar pertumbuhan ekonomi global dan ketidakstabilan politik telah menggarisbawahi minat investor terhadap emas batangan, yang telah naik 11,5% sejauh ini pada 2025.

Baca juga:  Hindari Negosiasi Harga Tanah Tanpa Arah, Bupati Ngada Sebut ZNT Sangat Penting

“Permintaan emas saat ini didorong terutama oleh investor barat dan bank sentral. Investor ETF tampaknya ikut-ikutan,” menurut catatan analis Commerzbank, kepada Reuters.

Rangkaian rencana tarif baru Trump yang diumumkan awal pekan lalu mencakup bea masuk atas kayu dan produk hutan, di samping rencana yang diumumkan sebelumnya untuk mengenakan bea masuk atas mobil impor, semikonduktor, dan farmasi.

Hal ini terjadi setelah pengenaan bea masuk tambahan sebesar 10% atas impor China dan bea masuk sebesar 25% atas baja dan aluminium.

Peran emas sebagai tempat berlindung yang aman belum sepenuhnya terwujud karena peralihan dari aset yang lebih berisiko ke aset yang lebih aman tidak signifikan, dengan uang yang masih belum ada.

Kini investor juga tengah memantau lintasan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) AS untuk mencari petunjuk, mengingat kebijakan Trump dipandang sebagai inflasi. Inflasi yang lebih tinggi dapat memaksa The Fed untuk mempertahankan suku bunga tinggi, sehingga mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Baca juga:  Kolaborasi TNI-Polri dan BUMDesa, Camat Kemiri Rudi HK Pimpin Tanam Jagung Perdana di Klebet

 

Emas Tembus US$ 3.100?

Analis Lena Thomas dan Dan Stroeven dari Goldman Sachs, pekan lalu, memprediksi target harga emas pada akhir tahun ini bisa menembus $3.100 per troy ons.

Proyeksi ini naik dari perkiraan bulan lalu sebesar $3.000. Salah satu alasan kenaikan proyeksi Goldman Sachs adalah bahwa permintaan pembelian emas dari bank sentral bisa mencapai rata-rata 50 ton per bulan, yang lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Goldman Sachs menjelaskan jika ketidakpastian terkait kebijakan ekonomi terus berlanjut, termasuk tarif yang dikenakan oleh Amerika Serikat, permintaan spekulatif bisa meningkat, bersamaan dengan pembelian emas yang semakin tinggi oleh bank sentral dan aliran dana ke dana yang diperdagangkan di bursa (ETFs). Mereka menambahkan bahwa “harga emas bisa mencapai $3.300 per troy ons. Artinya, tingkat kenaikan harga emas tahun ini bisa mencapai 26%.

 

Sumber Berita: CNBC

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resmi! Norman Ginting Duduki Kursi Puncak METI, Ini Fakta Pentingnya
KTP-el Masuk Penjara! Dukcapil Ngada–Nagekeo Sapu Bersih Warga Binaan
“Siaga! Debit Sungai Mata Allo Naik Drastis Dalam Hitungan Jam”
Ulang Tahun ke-57 Kapolri, Polda Banten Sampaikan Doa dan Harapan Ini
Pesta Gol! Makmur Jaya Jr Tampil Menggila di Belajen Cup 1
Tiga Kali Juara, Sekali Makna: RECIS Treble Winner, Baldus Daga Sebut Semua Karena Tuhan
11 Ketua RT RW 011 Resmi Dilantik, Ini Harapan Besar dari Lurah!
Hattrick Berkelas! SMA Recis Bajawa Kembali Boyong Piala Unika St. Paulus Ruteng
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:18 WIB

Resmi! Norman Ginting Duduki Kursi Puncak METI, Ini Fakta Pentingnya

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:31 WIB

KTP-el Masuk Penjara! Dukcapil Ngada–Nagekeo Sapu Bersih Warga Binaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:00 WIB

“Siaga! Debit Sungai Mata Allo Naik Drastis Dalam Hitungan Jam”

Senin, 4 Mei 2026 - 13:07 WIB

Pesta Gol! Makmur Jaya Jr Tampil Menggila di Belajen Cup 1

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:22 WIB

Tiga Kali Juara, Sekali Makna: RECIS Treble Winner, Baldus Daga Sebut Semua Karena Tuhan

Berita Terbaru

Bisnis & Investasi

Resmi! Norman Ginting Duduki Kursi Puncak METI, Ini Fakta Pentingnya

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:18 WIB

Warga binaan Rutan Bajawa mengikuti kegiatan sosialisasi dan pendataan perekaman KTP elektronik dengan tertib.

Politik & Pemerintahan

KTP-el Masuk Penjara! Dukcapil Ngada–Nagekeo Sapu Bersih Warga Binaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:31 WIB