Geger PBB Naik 10 Kali Lipat di Cirebon, Pemkot Lakukan Evaluasi Kilat

Avatar photo

Kamis, 14 Agustus 2025 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo menyebut akan mengkaji ulang terkait keluhan kenaikan PBB. (Instagram/effendiedo65)

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo menyebut akan mengkaji ulang terkait keluhan kenaikan PBB. (Instagram/effendiedo65)

Metrosiar – Warga Kota Cirebon digemparkan kabar kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang disebut mencapai 1.000 persen. Kabar ini langsung memicu gelombang keluhan masyarakat yang menilai lonjakan tersebut tidak masuk akal.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, turun tangan meredam keresahan warganya. Ia menegaskan bahwa kenaikan memang terjadi, tetapi angkanya tidak setinggi yang beredar.

“Kenaikan ada tapi tidak sampai 1.000 persen. Saya sudah kaji ulang, proses ini akan saya percepat,” kata Edo kepada wartawan di Balai Kota Cirebon, Kamis (14/8/25).

Baca juga:  Kapolda Banten: Nilai Pancasila Harus Dibuktikan dengan Tindakan Nyata

Edo, yang baru lima bulan menjabat, menyebut kebijakan kenaikan PBB tersebut merupakan warisan dari pemerintahan sebelumnya. Ia berjanji akan mencari formulasi terbaik agar tarif PBB bisa diturunkan sehingga beban warga berkurang.

“Mudah-mudahan kita bisa dapat formulasi yang bagus sehingga PBB bisa turun,” ujarnya.

Sebelum pernyataan resmi dari Wali Kota, protes warga sudah lebih dulu merebak. Paguyuban Pelangi Cirebon menjadi salah satu pihak yang lantang menolak kebijakan tersebut.

Baca juga:  Situasi Terkini Jalur ke Pelabuhan Merak, Polda Banten: Lalu Lintas Aman dan Terkendali

Koordinator Paguyuban Pelangi, Hendrawan Rizal, mengaku terkejut lantaran tagihan PBB miliknya naik hampir sepuluh kali lipat. Mereka bahkan menunjukkan bukti dugaan kenaikan tarif di hadapan publik.

Saat ini, Pemerintah Kota Cirebon tengah melakukan evaluasi menyeluruh dan menyiapkan langkah perbaikan agar kebijakan tersebut tidak memicu gejolak sosial lebih besar.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: Media Siber

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!
3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif
147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat
Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”
Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria
15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Berita ini 14 kali dibaca
Kenaikan PBB di Cirebon hingga disebut 1.000 persen bikin warga resah. Wali Kota Effendi Edo turun tangan, janji evaluasi dan turunkan tarif.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:15 WIB

Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!

Selasa, 22 September 2026 - 17:49 WIB

3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif

Selasa, 22 September 2026 - 17:26 WIB

147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 16:42 WIB

Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”

Minggu, 20 September 2026 - 00:36 WIB

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Fotografer Dijebak Lewat Job Pemotretan, Motor dan Kamera Dirampas

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:51 WIB

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. (kanan) berdiskusi bersama Prof. Dr. H. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. (kiri) dalam pembahasan Police Governance.

TNI POLRI

Wakapolri Bicara Transformasi Polri di Hadapan Jimly

Rabu, 23 Sep 2026 - 09:15 WIB