Ganjar dan Risma Turun ke Ngada, PDIP Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Gempa

Avatar photo

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo berbincang-bincang dengan Ketua Fraksi PDIP Ngada, Rinus Ndiwal saat menyambangi posko darurat bencana gempa di Lengkosambi. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Ganjar Pranowo berbincang-bincang dengan Ketua Fraksi PDIP Ngada, Rinus Ndiwal saat menyambangi posko darurat bencana gempa di Lengkosambi. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Ngada.Metrosiar- Di tengah trauma dan kepanikan warga pascagempa bumi yang mengguncang Flores, PDI Perjuangan kembali menunjukkan gerak cepatnya.

Jajaran DPP, DPD, hingga DPC PDI Perjuangan turun langsung menemui warga terdampak dan menyerahkan bantuan darurat di Posko Taman Gereja Kerahiman, Lengkosambi, Kabupaten Ngada, Selasa (18/8/2026).

Kehadiran jajaran elite partai di tengah warga menjadi pesan kuat bahwa penanganan bencana bukan sekadar soal bantuan, tetapi juga tentang memastikan masyarakat tidak merasa ditinggalkan saat menghadapi masa sulit.

Dari jajaran DPP PDI Perjuangan, hadir langsung Ganjar Pranowo dan Tri Rismaharini. Sementara dari DPD PDI Perjuangan NTT, rombongan dipimpin Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Yunus Takandewa.

Rombongan menyambangi langsung warga yang masih bertahan di posko pengungsian. Bantuan darurat diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama berada di tengah situasi pascabencana.

Ganjar Pranowo bersama jajaran PDI Perjuangan juga melihat langsung kondisi warga, berdialog dengan masyarakat serta mendengarkan berbagai kebutuhan yang masih diperlukan setelah gempa mengguncang sejumlah wilayah di Flores, khususnya Kabupaten Ngada.

Baca juga:  Soroti Turunnya Target PAD pada APBD Perubahan, Fraksi PDIP Sebut Pemerintah Tidak Maksimal

Kehadiran tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa gerakan kemanusiaan PDI Perjuangan tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Kondisi warga di lapangan menjadi perhatian untuk memastikan kebutuhan mereka terus dipantau selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

Turut mendampingi kunjungan tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngada Wilfridus Muga serta Bendahara DPC PDI Perjuangan Ngada yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ngada, Siprianus Ndiwal alias Rinus Ndiwal, bersama jajaran pengurus DPC lainnya.

Rinus Ndiwal menegaskan, kehadiran PDI Perjuangan di tengah masyarakat merupakan wujud komitmen untuk hadir ketika rakyat sedang menghadapi situasi sulit.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas PDI Perjuangan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Kami ingin memastikan warga tidak merasa sendirian menghadapi situasi ini,” ujarnya.

Menurut Rinus, penanganan pascagempa membutuhkan kekuatan bersama. Pemerintah, partai politik, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat luas harus bergandengan tangan agar kebutuhan warga dapat segera dipenuhi.

Baca juga:  Polwan Polres Keerom Bagikan 300 Bendera Merah Putih dan 200 Stiker Sambut HUT RI ke-80

“Yang paling penting saat ini adalah membantu meringankan beban warga dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” tambahnya.

Bagi warga yang masih bertahan di posko, bantuan tersebut menjadi bagian penting dari dukungan di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih. 

Gempa bukan hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga trauma dan ketidakpastian bagi masyarakat yang terdampak.

Karena itu, perhatian dan pendampingan pascabencana dinilai harus terus dilakukan. Bantuan tidak boleh berhenti ketika situasi mulai mereda, sebab warga masih membutuhkan makanan, air, tempat tinggal yang aman serta dukungan untuk kembali bangkit.

Dari Lengkosambi, pesan gotong royong kembali digaungkan. Ketika bencana datang, rakyat tidak boleh berjalan sendiri. Negara, masyarakat dan seluruh elemen bangsa harus hadir bersama untuk membantu mereka bangkit.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pascagempa Ngada, Riung Berbenah: Rumah Dipulihkan, Ekonomi Digerakkan, Harapan Dibangun
BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?
35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!
Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti
Amukan Keluarga Nyaris Pecah di Faobata, Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku
Jokowi Soroti Agus Flores: Bukan Pemburu Jabatan, Lebih Memilih Berkarya untuk Negeri
Dari Tangerang ke Purworejo, 86 Pemain Sepak Bola Muda Bawa Misi di Turnamen Nasional
Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur Segera Dipatok, Pilar 1-4 Ditargetkan Terpasang Oktober
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pascagempa Ngada, Riung Berbenah: Rumah Dipulihkan, Ekonomi Digerakkan, Harapan Dibangun

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:10 WIB

35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Amukan Keluarga Nyaris Pecah di Faobata, Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakatan

Perpres Ojol Resmi Terbit, Hak Pengemudi Kini Diatur

Jumat, 9 Okt 2026 - 01:34 WIB

Peristiwa & Bencana

Kebakaran Hebat di Kramat, 30 Unit Damkar Dikerahkan!

Kamis, 8 Okt 2026 - 23:19 WIB