Soroti Turunnya Target PAD pada APBD Perubahan, Fraksi PDIP Sebut Pemerintah Tidak Maksimal

Avatar photo

Kamis, 28 Agustus 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Fraksi PDIP, Leonardus Talo. (Foto: Elfrat Dhena)

Juru Bicara Fraksi PDIP, Leonardus Talo. (Foto: Elfrat Dhena)

Metrosiar- Turunnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada APBD Perubahan Kabupaten Ngada tahun anggaran 2025 mendapat sorotan dari Fraksi PDIP.

Fraksi dari partai yang berlambang Banteng ini menilai pemerintah tidak maksimal dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada demi peningkatan Pendapatan Daerah.

Sorotan ini disampaikan juru bicara Fraksi, Leonardus Talo dalam Pemandangan Umum terhadap Pengantar Nota Keuangan atas Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Ngada tahun anggaran 2025, Rabu (27/8/25) di Bajawa.

Leo Talo menyebutkan, pendapatan daerah yang ditetapkan pada rancangan anggaran perubahan tahun 2025 yang terdiri dari PAD, Pendapatan Transfer dan Lain-Lain Pendapatan yang sah sebesar Rp 913.132.854.716,73, jika dibandingkan dengan target APBD induk tahun 2025, target PAD pada APBD Perubahan mengalami penurunan sebesar Rp 56.065.952.131,17 dari pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp 969.198.806.847,90.

Baca juga:  Tak Ada Lagi Mimpi yang Terhenti karena Biaya, RB–BDN Hadirkan Program Murni Kasih untuk Membangun Generasi Emas Ngada

Lebih lanjut kata Leo Talo, Fraksi menilai bahwa hingga saat ini pemerintah masih sangat tinggi ketergantungan Fiskal Daerah pada Pemerintah Pusat.

Fraksi meminta pemerintah agar mampu mengoptimalkan kinerja Perangkat Daerah dalam menggali, menemukan sumber baru serta mengelola berbagai sumber pendapatan daerah guna meningkatkan PAD, tukasnya.

Fraksi juga tambah Leo Talo, mengharapkan kiranya dalam melakukan penganggaran pendapatan daerah pada Anggaran Perubahan, perlu mempertimbangkan rasionalisasi target pendapatan, sehingga pada akhirnya bisa tercapai dengan prinsip money follows program, dalam perencanaan dan penganggarannya, terang dia.

Meski menyoroti turunnya PAD, Fraksi memberi apresiasi kepada pemerintah atas sikap reaktif terhadap perubahan pendapatan dan berharap agar Pemda terus memanfaatkan potensi unggulan yang dapat meningkatkan PAD yang bersumber dari penyesuaian penerimaan pendapatan Dana JKN Kapitasi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan sumber pendapatan lain yang sah, pungkas Leo Talo.

Baca juga:  INFORMASI LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH (ILPPD) KABUPATEN NGADA TAHUN 2024

Dia menjelaskan, secara umum jika dibandingkan dengan target pada APBD murni tahun 2025, target PAD pada APBD Perubahan mengalami peningkatan.

Namun, ungkap Leo Talo, jika dilihat secara rinci, masih terjadi koreksi kurang dan koreksi tambah pada beberapa jenis komponen PAD sebagai dampak dari perubahan Pemerintah Pusat dan tindak lanjut atas evaluasi pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pascagempa Ngada, Riung Berbenah: Rumah Dipulihkan, Ekonomi Digerakkan, Harapan Dibangun
BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?
35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!
Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti
Amukan Keluarga Nyaris Pecah di Faobata, Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku
Jokowi Soroti Agus Flores: Bukan Pemburu Jabatan, Lebih Memilih Berkarya untuk Negeri
Dari Tangerang ke Purworejo, 86 Pemain Sepak Bola Muda Bawa Misi di Turnamen Nasional
Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur Segera Dipatok, Pilar 1-4 Ditargetkan Terpasang Oktober
Berita ini 73 kali dibaca
Turunnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada APBD Perubahan Kabupaten Ngada tahun anggaran 2025 mendapat sorotan dari Fraksi PDIP. Fraksi yang berlambang Banteng ini menilai pemerintah tidak maksimal dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada demi peningkatan Pendapatan Daerah.

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pascagempa Ngada, Riung Berbenah: Rumah Dipulihkan, Ekonomi Digerakkan, Harapan Dibangun

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:10 WIB

35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Amukan Keluarga Nyaris Pecah di Faobata, Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakatan

Perpres Ojol Resmi Terbit, Hak Pengemudi Kini Diatur

Jumat, 9 Okt 2026 - 01:34 WIB

Peristiwa & Bencana

Kebakaran Hebat di Kramat, 30 Unit Damkar Dikerahkan!

Kamis, 8 Okt 2026 - 23:19 WIB