DPR Soroti Food Tray Impor China untuk Program MBG, Dorong Gunakan Produk Lokal

Avatar photo

Jumat, 23 Mei 2025 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPR menyarankan BGN menggunakan tempat makan buatan lokal untuk MBG. (Instagram/badangizinasional.ri)

DPR menyarankan BGN menggunakan tempat makan buatan lokal untuk MBG. (Instagram/badangizinasional.ri)

Metrosiar – DPR RI menyoroti penggunaan tempat makan (food tray) buatan China dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) agar lebih selektif dalam memilih peralatan dapur dan mengutamakan produk dalam negeri yang telah tersertifikasi dan aman digunakan.

“Saya mendengar ini ribuan kontainer food tray datang dari China pak, memang kita akui produk lokal ini kalah dengan kaitannya dengan harga, ya karena pemerintah China ini luar biasa,” kata Nurhadi dalam rapat bersama BGN di Parlemen, Senayan, Rabu (21/5/25).

Baca juga:  Hadiri PKKMB Stiper FB, Bupati Ngada Dorong Mahasiswa Jadi SDM Unggul untuk Daerah

Ia menilai harga produk China lebih murah karena mendapat subsidi dari pemerintah setempat. Namun, ia menegaskan pentingnya menggunakan produk lokal yang lebih mudah diawasi dari sisi kualitas, bahan, dan proses produksi.

“Kami melihat industri peralatan dapur dalam negeri sudah mampu memproduksi alat-alat yang sudah memenuhi standar kesehatan, mulai dari panci, wajan, alat potong, hingga food tray,” ujarnya.

Nurhadi juga menekankan pemanfaatan industri lokal dapat mendorong pertumbuhan UMKM di sektor alat dapur.

Senada dengan Nurhadi, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, juga sebelumnya mengimbau agar food tray untuk MBG tidak menggunakan barang impor.

Baca juga:  PELANTIKAN DAN SERAH TERIMA JABATAN ALL UKM DAN HMP INSTITUT ASY-SYUKRIYYAH PERIODE 2025-2026: Menuju Kepemimpinan Baru yang Amanah dan Profesional

“Kami sepakat dengan Bappenas dan juga Badan Gizi Nasional untuk bersama-sama melakukan pengawasan, misalnya bikin tray-nya,” ujar Luhut dalam konferensi pers usai bertemu Prabowo di Istana Kepresidenan pada (19/3/25).

“Itu (tray) tidak boleh diimpor, suruh bikin lokal karena kita lihat masih ada buatan luar,” tegasnya.

Luhut pun menyerukan sinergi semua pihak untuk memastikan peralatan MBG berasal dari produksi dalam negeri.(*)

Editor : Wodo Ndaya Coya

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
Berita ini 32 kali dibaca
DPR RI menyoroti penggunaan food tray impor dari China dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggota Komisi IX, Nurhadi, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk lebih selektif dalam memilih peralatan dapur dan mendorong penggunaan produk lokal yang telah tersertifikasi dan memenuhi standar keamanan. Ia menekankan pentingnya mengutamakan industri dalam negeri demi kemudahan pengawasan dan mendukung pertumbuhan UMKM. Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, juga menyuarakan hal serupa dengan menegaskan bahwa food tray MBG seharusnya diproduksi di dalam negeri, bukan hasil impor.

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:07 WIB

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 September 2026 - 07:03 WIB

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas

Minggu, 13 September 2026 - 06:21 WIB

Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB