SERANG, Metrosiar — Polda Banten mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul prakiraan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Provinsi Banten berdasarkan rilis resmi BMKG Banten, Sabtu (13/12).
Plt. Kabidhumas Polda Banten AKBP Meryadi menjelaskan, secara umum cuaca di Banten diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di beberapa daerah. Pada pagi hari, hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Cibaliung, Saketi, Cipeucang, Mandalawangi, Pandeglang, Carita, Majasari, Banjarsari, Padarincang, Anyar, Cinangka, Pulomerak, dan Ciwandan.
Memasuki siang hari, potensi hujan ringan hingga sedang meluas ke wilayah Cigeulis, Panimbang, Angsana, Mandalawangi, Carita, Sindangresmi, Panggarangan, Leuwidamar, Cibeber, Lebakgedong, Cirinten, Cigemblong, Taktakan, Padarincang, Cinangka, Pagedangan, Cisauk, Serpong, dan Ciputat.
Sementara pada malam hari, hujan ringan diperkirakan masih terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Sumur, Cimanggu, Cigeulis, Panimbang, Angsana, Labuan, Saketi, Patia, Carita, Sindangresmi, Malingping, Bayah, Gunungkencana, Banjarsari, Cibeber, dan Cigemblong. Adapun pada dini hari, hujan ringan masih berpotensi mengguyur Sumur, Cimanggu, Panggarangan, Bayah, Cibeber, dan Cigemblong.
AKBP Meryadi menambahkan, suhu udara di wilayah Banten berkisar 23–32 derajat Celsius, dengan kelembapan 60–95 persen, serta angin bertiup dari arah Selatan hingga Barat dengan kecepatan 5–45 km/jam.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di wilayah Kabupaten Lebak bagian Timur, Kabupaten Pandeglang bagian Utara dan Selatan, Kabupaten Serang bagian Barat, Kabupaten Tangerang bagian Timur, serta Kota Tangerang Selatan. Selain itu, potensi angin kencang diperkirakan terjadi di Kabupaten Serang bagian Utara dan Barat, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang bagian Barat, serta Kabupaten Tangerang bagian Utara.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polda Banten mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan.
“Kami mengimbau warga, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir, longsor, dan pesisir pantai, agar meningkatkan kewaspadaan. Hindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir, amankan benda yang berpotensi terbawa angin, dan bagi nelayan agar memperhatikan kondisi gelombang sebelum melaut,” tegas Meryadi.
Di akhir keterangannya, AKBP Meryadi mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi resmi cuaca.
“Cuaca bisa berubah sewaktu-waktu. Ikuti selalu informasi dari BMKG demi keselamatan bersama,” pungkasnya.









