Tol Japek II Selatan Siap Dibuka Saat Lebaran? Kakorlantas Ungkap Peran Kunci Urai Macet KM 66

Avatar photo

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri bersama Direktur Utama Jasa Marga dan Direktur Utama Jasa Raharja memberikan keterangan pers usai pengecekan kesiapan Tol Japek II Selatan sebagai jalur alternatif pemudik Lebaran 2026.

Kakorlantas Polri bersama Direktur Utama Jasa Marga dan Direktur Utama Jasa Raharja memberikan keterangan pers usai pengecekan kesiapan Tol Japek II Selatan sebagai jalur alternatif pemudik Lebaran 2026.

Purwakarta, Metrosiar – Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. bersama Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono dan Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin meninjau kesiapan Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan, Kamis (29/1/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan Tol Japek II Selatan yang direncanakan beroperasi secara fungsional sebagai jalur alternatif guna mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya di titik krusial KM 66 Tol Jakarta–Cikampek.

Kakorlantas Polri meninjau langsung peta jalur Tol Japek II Selatan sebagai bagian dari persiapan pengoperasian fungsional untuk mengurai kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan bahwa Tol Japek II Selatan memiliki peran strategis dalam memecah arus kendaraan, terutama saat arus balik dari Bandung menuju Jakarta.

“Crossing di KM 66 bisa kita putus di Sadang. Dengan begitu, arus kendaraan dari Bandung tidak perlu menumpuk di titik tersebut,” kata Kakorlantas.

Baca juga:  Benarkah Wanita Dilarang Ziarah Kubur Menjelang Ramadan? Ini Penjelasan Gus Baha

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Jasa Marga menyampaikan bahwa progres pembangunan, terutama pada tahap pengerasan jalan, kini telah memasuki fase finalisasi. Proyek ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Februari 2026. Setelah pengerjaan fisik selesai, ruas tol akan menjalani tahap pengujian ulang sebelum resmi difungsionalkan.

“Kami memastikan seluruh aspek pendukung, mulai dari penerangan jalan hingga kesiapan kamera pengawas (CCTV), siap digunakan. Hal ini merupakan bagian dari persyaratan utama pengoperasian fungsional Tol Japek II Selatan,” tutur Rivan.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyatakan komitmennya untuk membantu sosialisasi keselamatan bagi para pemudik yang akan melintasi jalur tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antar-stakeholder demi mewujudkan lalu lintas yang aman dan nyaman.

Baca juga:  Presiden Prabowo Minta Penghapusan Kuota Impor untuk Komoditas Penting

“Kami dari Jasa Raharja juga akan membantu sosialisasikan keselamatan dan juga informasi-informasi bagaimana Lebaran Japek untuk nanti bisa dengan aman dan nyaman. Dan kami tetap mendorong disiplin prioritas. Kami juga tetap mendorong bagaimana sinergi dan kolaborasi ini akan sekaligus bisa menutup kebersamaan dalam memperlancar proses arus mudik Lebaran 2026,” pungkasnya.

Kehadiran Tol Japek II Selatan secara fungsional diharapkan menjadi solusi efektif untuk meminimalkan kemacetan, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan selama masa angkutan Lebaran 2026.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan
Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri
Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:35 WIB

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 11:52 WIB

RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan

Rabu, 9 September 2026 - 11:15 WIB

Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka

Berita Terbaru