Dosen UGM Edy Meiyanto Dipecat karena Kasus Pelecehan Seksual, Ini Rekam Jejak Akademiknya

Avatar photo

Rabu, 9 April 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Edy Meiyanto (EM).( Dokumentasi/Istimewa)

Dosen Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Edy Meiyanto (EM).( Dokumentasi/Istimewa)

 

Metrosiar – Edy Meiyanto, dosen Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), diberhentikan dari jabatannya setelah terbukti melakukan kekerasan seksual. Sebelum pemecatan tersebut, Edy dikenal memiliki latar belakang pendidikan dan jabatan yang cukup bergengsi.

Dalam laman acadstaff.ugm.ac.id, Edy tercatat memiliki keahlian di bidang Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, Kimia Analitik Farmasi, serta Kimia Farmasi. Ia menyelesaikan studi sarjana dan magister di bidang Farmasi di UGM, masing-masing pada tahun 1986 dan 1995. Gelar doktoralnya diperoleh dari Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Jepang, pada 2001, dengan disertasi mengenai pengembangan metode pelabelan untuk mikro/makroarray dan penerapannya dalam ekspresi gen osteoklastogenesis.

Baca juga:  Geger, Fenomena Air Hujan Berbusa di Tasikmalaya, Ini Penyebabnya

Bidang keilmuannya mencakup Kimia Farmasi, Biologi Molekuler, dan Onkologi Molekuler. Fokus penelitiannya meliputi pengembangan obat antikanker, kemoprevensi, obat berbasis herbal, hingga desain protein imunotoksin. Ia juga tercatat memiliki paten metode deteksi DNA berdaya sensitif tinggi yang dikembangkan bersama NAIST pada tahun 2004.

Selain aktif sebagai akademisi dan peneliti, Edy pernah menduduki sejumlah posisi penting di UGM, seperti Kepala Laboratorium Biokimia Pascasarjana Bioteknologi (2015), Pengelola Magister Farmasi Klinik (2001–2004), Sekretaris Bagian Kimia Farmasi (2003–2005), hingga Wakil Dekan di bidang kemahasiswaan dan kerja sama pada dua periode berbeda (2005–2008 dan 2008–2012).

Baca juga:  Kunjungan Danrem 052 ke Kodim 0510/Trs: Ada Arahan Penting untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Ia juga aktif dalam berbagai organisasi profesi, termasuk Cancer Chemoprevention Research Center UGM, Ikatan Apoteker Indonesia, Indonesian Society for Cancer Chemoprevention, Perhimpunan Biokimia dan Biologi Molekuler Indonesia (PBBMI), serta Peneliti Bahan Obat Alami (PERHIPBA).

Pemecatan terhadap Edy dilakukan setelah Fakultas Farmasi memberikan rekomendasi kepada rektor, yang kemudian mengeluarkan Surat Keputusan pemberhentian pada 2025. Karena statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), proses pemberhentian secara administratif kini sedang ditangani oleh Kemendikbudristek.

Kasus ini pertama kali terungkap pada Juli 2024, menyusul laporan dari beberapa mahasiswi yang menjadi korban kekerasan seksual sepanjang tahun 2023 hingga 2024.(*)

Editor : Rizky M

Sumber Berita: Metrotvnews

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lurah Kutabumi Dukung Penuh Lomba Posko Tiga Pilar Tingkat Polresta Tangerang 2026.
Polda Banten Terima Penghargaan atas Keberhasilan Angkutan Lebaran 2026.
Polda Banten Raih Penghargaan Bergengsi, Ini Rahasia Sukses Angkutan Lebaran 2026
Riung: Permata yang Masih Tersembunyi, Kaya Budaya dan Pariwisata tetapi Sepi Promosi
Riung Disiapkan Jadi Ikon Pariwisata Berkelanjutan Flores, BDN: Masyarakat Harus Jadi Pelaku Utama
Terungkap! Ratusan Vape Narkoba Beredar di Batam, Tiga Orang Diciduk BNN
Tengah Malam Disisir Polisi, Ini Hasil Patroli Serentak di Serang
Momen Haru Jelang Hari Bhayangkara, Kapolda Banten Sambangi Mantan Kapolda
Berita ini 44 kali dibaca
Edy Meiyanto, dosen Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), diberhentikan dari jabatannya setelah terbukti melakukan kekerasan seksual.

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:12 WIB

Lurah Kutabumi Dukung Penuh Lomba Posko Tiga Pilar Tingkat Polresta Tangerang 2026.

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:50 WIB

Polda Banten Terima Penghargaan atas Keberhasilan Angkutan Lebaran 2026.

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:20 WIB

Polda Banten Raih Penghargaan Bergengsi, Ini Rahasia Sukses Angkutan Lebaran 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:18 WIB

Riung: Permata yang Masih Tersembunyi, Kaya Budaya dan Pariwisata tetapi Sepi Promosi

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:25 WIB

Terungkap! Ratusan Vape Narkoba Beredar di Batam, Tiga Orang Diciduk BNN

Berita Terbaru

Internasional

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:50 WIB