Katy Perry dan Lima Perempuan Selesaikan Misi Luar Angkasa Bersejarah Bersama Blue Origin

Avatar photo

Selasa, 15 April 2025 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Katy Perry mencium tanah usai mendarat dari luar angkasa (Blue Origin via AFP)

Katy Perry mencium tanah usai mendarat dari luar angkasa (Blue Origin via AFP)

 

Metrosiar – Penyanyi ternama Katy Perry bersama Lauren Sánchez dan tiga perempuan lainnya berhasil menyelesaikan perjalanan luar angkasa mereka pada Senin, 14 April 2025.

Mereka menaiki roket New Shepard milik Blue Origin, perusahaan penerbangan luar angkasa milik Jeff Bezos yang juga merupakan salah satu pendiri Amazon.

Setibanya kembali di bumi, Katy Perry langsung berlutut dan mencium tanah sebagai bentuk rasa syukur atas misi yang berjalan lancar.

Menurut laporan news.com.au pada Selasa, 15 April 2025, roket diluncurkan pada pukul 09.30 pagi waktu Timur AS atau 20.30 WIB dari Launch Site One, fasilitas Blue Origin yang terletak di utara Van Horn, Texas. Cuaca cerah membuat proses peluncuran berlangsung sesuai rencana.

Dalam siaran langsung di situs resmi Blue Origin, terlihat kapsul membawa para penumpang hingga ke tepi atmosfer sebelum melayang beberapa saat dan kemudian kembali ke bumi dengan selamat, dibantu oleh parasut.

Katy Perry Bernyanyi di Antariksa

Katy Perry menyanyikan lagu di dalam kapsul antariksa
Momen Bersejarah Kru Perempuan Pertama Blue Origin Capai Tepi Antariksa. Katy Perry dalam pakaian luar angkasa (Instagram @katyperry)

Peluncuran ini menjadi momen spesial tidak hanya karena pencapaian teknisnya, tetapi juga karena kehadiran sosok publik ternama.

Presenter Oprah Winfrey hadir langsung di Texas untuk mendukung sahabatnya, Gayle King, salah satu kru penerbangan tersebut.

Winfrey mengatakan pengalaman ini lebih dari sekadar perjalanan ke luar angkasa, tetapi juga soal menaklukkan ketakutan dan menemukan jati diri.

Baca juga:  Bank DBS Perkuat Peran Strategis dalam Transisi Energi dan Pembiayaan Berkelanjutan di Indonesia

Lauren Sánchez, tunangan Jeff Bezos yang juga menjadi bagian dari kru, menyampaikan kesannya setelah mendarat.

Ia menggambarkan bumi sebagai tempat yang tenang namun penuh kehidupan, dan merasa lebih terhubung dengan sesama manusia.

“Saya ingin kembali. Saya akan menikah,” katanya sambil meneteskan air mata.

Katy Perry menyebut pengalaman ini sebagai “penerbangan tertinggi” yang menurutnya lebih dari sekadar eksplorasi luar angkasa.

“Perjalanan ini seperti bentuk meditasi. Saya benar-benar merasakan energi feminin yang kuat,” ungkap Perry yang disambut hangat oleh suaminya, Orlando Bloom.

Menurut Gayle King, saat kapsul hendak kembali ke bumi, Perry menyanyikan lagu What a Wonderful World, yang menjadi salah satu momen paling mengesankan sepanjang misi.

Gaya dan Teknologi dalam Satu Balutan

Desain baju antariksa rancangan Monse dikenakan oleh kru perempuan
Foto bersama kru perempuan Blue Origin di Hari Penerbangan Antariksa Manusia Internasional (Instagram @katyperry)

Selama perjalanan, para penumpang mengenakan pakaian antariksa khusus rancangan rumah mode Monse. Desain tersebut merupakan kolaborasi antara desainer Fernando Garcia dan Laura Kim, bersama Lauren Sánchez.

Menggunakan bahan neoprene elastis tahan api, pakaian ini tampil ramping, feminin, dan tetap fungsional tanpa bantalan bahu.

Dalam akun Instagram-nya, Katy Perry membagikan momen-momen dengan pakaian luar angkasa itu untuk memperingati Hari Penerbangan Antariksa Manusia Internasional.

Nama belakang para penumpang tertera di bagian kanan depan, sementara logo “Blue Origin” terlihat di lengan pakaian.

Baca juga:  POCO Indonesia Siap Hadirkan X7 Series untuk Gamer: Simak Tanggal Rilis dan Spesifikasinya!

Sánchez juga membagikan video di balik layar tentang reaksi publik terhadap pakaian tersebut, dan menyebut rancangan ini sebagai bentuk ekspresi baru dalam dunia teknologi dan eksplorasi luar angkasa.

Ia menekankan busana ini tidak hanya soal estetika, tetapi juga kenyamanan dan kesesuaian untuk perempuan.

Penerbangan Bersejarah dan Sorotan Publik

Kapsul New Shepard Blue Origin mendarat dengan selamat di Texas
Kapsul New Shepard Blue Origin mendarat dengan selamat di Texas (Blue Origin via AFP)

Misi NS-31 ini menjadi catatan penting dalam sejarah penerbangan luar angkasa karena seluruh krunya adalah perempuan.

Ini merupakan formasi kru perempuan penuh pertama sejak penerbangan solo kosmonot Valentina Tereshkova pada 1963.

Selain Katy Perry dan Lauren Sánchez, kru lainnya meliputi jurnalis Gayle King, pengusaha dan mantan teknisi NASA Aisha Bowe, aktivis hak sipil Amanda Nguyen, serta produser film Kerianne Flynn.

Meski disambut antusias oleh banyak pihak, misi ini juga menuai kritik. Aktris Olivia Munn mempertanyakan besarnya biaya dan fokus media terhadap proyek ini.

Rapper Azealia Banks turut melontarkan komentar, menyebut dana perjalanan ini lebih baik digunakan untuk menyelesaikan masalah lingkungan seperti sampah di Indonesia.

Namun demikian, penerbangan ini tetap menjadi tonggak bersejarah dalam eksplorasi luar angkasa modern, menunjukkan bahwa ekspedisi ilmiah juga bisa berpadu dengan ekspresi budaya, fesyen, dan keberanian perempuan.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: BBC, The New York Post

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi
Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!
Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada
Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Markas Baru Ronaldinho di Italia: Stadio Bruno Benelli Siap Jadi Panggung Comeback R10
Ronaldinho Comeback di Usia 46 Tahun, Bidik Gol ke-300 Bersama Ravenna FC
Berita ini 39 kali dibaca
Katy Perry bersama Lauren Sánchez dan tiga perempuan lainnya sukses menyelesaikan misi luar angkasa menggunakan roket New Shepard milik Blue Origin pada 14 April 2025. Misi bersejarah ini menjadi penerbangan antariksa pertama sejak 1963 yang seluruh krunya adalah perempuan, dengan momen emosional dan ekspresi diri yang kuat dari para penumpang.

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:59 WIB

Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi

Jumat, 25 September 2026 - 14:05 WIB

Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!

Selasa, 22 September 2026 - 10:32 WIB

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada

Jumat, 18 September 2026 - 12:01 WIB

Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Berita Terbaru

Internasional

Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi

Senin, 28 Sep 2026 - 09:59 WIB

Bisnis & Investasi

Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW

Senin, 28 Sep 2026 - 09:29 WIB

Perdagangan Karbon: Peluang Ekonomi Hijau Capai Rp3.000 Triliun di Indonesia (Ilustrasi/Unsplash)

Bisnis & Investasi

AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!

Senin, 28 Sep 2026 - 08:29 WIB

Hukum & Kriminal

Wakil Rektor IT&B Karo Ditemukan Tewas, Mobil dan HP Hilang

Senin, 28 Sep 2026 - 01:04 WIB