Tetap Tenang Tapi Tidak Lengah! FJK Imbau Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Metrosiar – Memasuki kuartal pertama tahun 2026, fenomena cuaca ekstrem kian menunjukkan taringnya dengan intensitas curah hujan yang melampaui ambang batas normal. Kondisi atmosfer yang tidak menentu ini telah memicu luapan debit air di sejumlah titik vital, mengakibatkan beberapa kawasan pemukiman terendam genangan yang cukup signifikan pada Selasa (27/1/26).

 

Menyikapi eskalasi tersebut, Forum Jurnalis Kemiri (FJK) secara aktif melakukan pemantauan di lapangan guna menyajikan informasi akurat. Kehadiran para jurnalis diharapkan menjadi jembatan antara kebutuhan mendesak warga dengan respons cepat instansi terkait.

 

Camat Kemiri, Rudi HK selaku Pembina FJK, turut memberikan atensi khusus terhadap kondisi ini. Beliau menekankan bahwa penanganan banjir bukan hanya soal respons darurat, melainkan juga soal tindakan preventif yang berkelanjutan.

Baca juga:  SMAN 2 Kabupaten Tangerang Mengintip Proses Produksi Listrik Di PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar

 

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak membiarkan kewaspadaan kendor. Saya mengimbau dengan sangat agar setiap warga kembali menggalakkan budaya gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Pastikan saluran air di depan rumah tidak tersumbat sampah, karena langkah kecil ini adalah kunci utama agar air dapat mengalir lancar ke pembuangan akhir,” tutur Camat.

 

Senada dengan hal tersebut, Ketua FJK, Agus Saparudin, menyampaikan mendalam saat meninjau lokasi. Ia menegaskan bahwa keselamatan jiwa adalah prioritas tertinggi.

Baca juga:  Pra Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Kemiri Fokuskan Penguatan Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

 

“Kami dari jajaran FJK sangat berharap agar debit air yang menggenangi rumah-rumah penduduk bisa lekas asat (surut). ,” tutur Agus.

 

Kondisi geografis beberapa wilayah di Kecamatan Kemiri memang rentan terhadap air kiriman. Oleh karena itu, FJK dan Pemerintah Kecamatan mengingatkan bahwa kesadaran kolektif adalah benteng pertama dalam menghadapi tantangan alam.

 

Saat ini, bantuan berupa makanan siap saji dan obat-obatan mulai didistribusikan ke kantong-kantong pengungsian oleh berbagai komunitas di pengunsian Posko Bencana di desa Legok sukamaju. Semangat bahu-membahu ini diharapkan dapat meringankan beban para penyintas yang tengah berjuang melewati masa sulit.

Sumber Berita: FORUM JURNALIS KEMIRI

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB