Ribuan Driver di Puncak Bogor dan Cianjur Protes Kebijakan Tarif Murah

Avatar photo

Rabu, 9 April 2025 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para driver IKPB berkumpul di depan pangkalan penampung tamu PT Indogate di Desa Batulayang, Cisarua, Bogor, saat menyampaikan protes terhadap kebijakan tarif murah yang dianggap merugikan penghasilan mereka. (Istimewa)

Para driver IKPB berkumpul di depan pangkalan penampung tamu PT Indogate di Desa Batulayang, Cisarua, Bogor, saat menyampaikan protes terhadap kebijakan tarif murah yang dianggap merugikan penghasilan mereka. (Istimewa)

 

Metrosiar – Ribuan sopir yang tergabung dalam Ikatan Ketua Pramuwisata Bersatu (IKPB) mendatangi pangkalan penampung tamu milik PT Indogate di Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Aksi ini dipicu oleh kebijakan tarif rendah yang diterapkan oleh salah satu anak perusahaan PT Indogate, yang dinilai merugikan para driver.

Agus, perwakilan dari pangkalan IKPB, mengatakan bahwa kebijakan tersebut menyebabkan pendapatan ribuan sopir di kawasan Puncak dan Cipanas menurun drastis hingga mengancam mata pencaharian mereka.

Baca juga:  Ancaman Megathrust Nyata, Ini Saran BMKG Untuk Para Pelaku Wisata

Ia menekankan para driver merasa sangat dirugikan oleh keputusan ini dan mendesak agar pangkalan penampung tamu milik New Guide Family (NGF), anak perusahaan PT Indogate, segera ditutup.

Menurut Agus, sebelumnya telah ada kesepakatan tarif antara pihak IKPB dan PT Indogate, namun perjanjian tersebut dilanggar dan informasi tarif yang lebih murah justru disebarluaskan melalui media sosial.

Baca juga:  TNBBS Tegaskan Video Serangan Harimau Sumatera di Medsos adalah Hoaks

Sementara itu, Sado (40), ketua komunitas Warung Kaleng Rencar (Warkal), menyebut keluhan terus berdatangan dari para anggota terkait tarif murah yang ditawarkan oleh perusahaan travel asal Timur Tengah tersebut.

Ia mengungkapkan selama dua tahun terakhir, dampak kebijakan tersebut telah menurunkan pendapatan hingga 85 persen karena minimnya kedatangan tamu.(*)

Editor : Wodo Ndaya Coya

Sumber Berita: metrobogor.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kode Alam di Balik Bukit Hijau Enrekang
Pantai Anyer Padat! Polisi Terapkan One Way, Orang Tua Diminta Siaga
Waterpark Annisa Jaya Bagi-Bagi THR, Jadi Destinasi Favorit Libur Lebaran 2026
Menyusuri Lereng Gunung Bunder Menikmati Pemandangan Kawah Ratu Yang Eksotis
Video: Kapolsek Kronjo, AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd. melakukan pemantauan di obyek wisata Pulau Cangkir
Libur Nataru Ramai, Polisi Siaga di Pulau Cangkir untuk Jamin Keamanan Wisatawan
Hari Pertama 2026, Kapolda Banten Turun ke Anyer: Ada Apa di Jalur Wisata Favorit Ini?
Bamboo Park, Destinasi Hijau di Tangerang yang Sejuk ala Pedesaan
Berita ini 21 kali dibaca
Ribuan driver IKPB di Puncak Bogor dan Cianjur Jawa Barat memprotes kebijakan tarif murah anak perusahaan PT Indogate yang dinilai merugikan, menurunkan pendapatan, dan mereka menuntut pembubaran pangkalan NGF.

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:32 WIB

Kode Alam di Balik Bukit Hijau Enrekang

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:24 WIB

Pantai Anyer Padat! Polisi Terapkan One Way, Orang Tua Diminta Siaga

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:45 WIB

Waterpark Annisa Jaya Bagi-Bagi THR, Jadi Destinasi Favorit Libur Lebaran 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:10 WIB

Menyusuri Lereng Gunung Bunder Menikmati Pemandangan Kawah Ratu Yang Eksotis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 06:58 WIB

Video: Kapolsek Kronjo, AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd. melakukan pemantauan di obyek wisata Pulau Cangkir

Berita Terbaru

Foto : Karikatur Preman

Politik & Pemerintahan

Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan

Jumat, 5 Jun 2026 - 16:16 WIB