Warga Kampung Warung Bojong Terima Bantuan Beras dan Peresmian MCK di MDA Mamba’ul Ilmi

Senin, 31 Maret 2025 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kampung Warung Bojong terima bantuan beras dan merayakan peresmian MCK serta tempat wudhu di MDA Mamba'ul Ilmi, Tangerang, Banten.  (Istimewa)

Warga Kampung Warung Bojong terima bantuan beras dan merayakan peresmian MCK serta tempat wudhu di MDA Mamba'ul Ilmi, Tangerang, Banten. (Istimewa)

 

Metrosiar – Warga Kampung Warung Bojong RT 08 RW 03 Desa Pagedangan Udik, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, merayakan dengan penuh kebahagiaan setelah menerima bantuan berupa 5 kg beras per jiwa, Minggu, 30 Maret 2025.

Bantuan beras ini merupakan bagian dari acara peresmian pembangunan sanitasi MCK (Mandi Cuci Kakus) dan tempat wudhu di Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Mamba’ul Ilmi, sebuah lembaga pendidikan keagamaan Islam nonformal yang memberikan pendidikan agama kepada masyarakat setempat.

MDA ini berfungsi sebagai lembaga pendidikan yang diselenggarakan di luar jam sekolah formal, dengan tujuan untuk membina peserta didik dalam hal baca tulis, tahsin, tahfiz Al-Qur’an, serta memberikan pengajaran tentang aqidah, akhlaq, dan ibadah yang benar.

Baca juga:  DPC Gelora Rajeg Gelar Buka Puasa Bersama Sahabat Dhuafa
Pembangunan MCK dan tempat wudhu ini merupakan hasil dari program kegiatan Yayasan Dana Perorangan dari Austria, yang dikelola oleh Yayasan Islah Bina Umat. Program ini bertujuan untuk membantu sekolah, madrasah, musholla, masjid, dan majelis taklim yang belum memiliki fasilitas MCK dan tempat wudhu yang layak.
Warga Kampung Warung Bojong terima bantuan beras dan merayakan peresmian MCK serta tempat wudhu di MDA Mamba’ul Ilmi, Tangerang, Banten. (Istimewa)

Selain MDA, juga terdapat Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat atau pesantren, dan memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan agama di Indonesia.

Pembangunan MCK dan tempat wudhu ini merupakan hasil dari program kegiatan Yayasan Dana Perorangan dari Austria, yang dikelola oleh Yayasan Islah Bina Umat.

Program ini bertujuan untuk membantu sekolah, madrasah, musala, masjid, dan majelis taklim yang belum memiliki fasilitas MCK dan tempat wudhu yang layak.

Pada acara peresmian tersebut, selain peresmian MCK dan tempat wudhu, juga dilaksanakan pembagian beras kepada lebih dari 50 jiwa, termasuk janda-janda tua dan dhuafa yang mengaji di majelis taklim setempat. Setiap penerima mendapatkan 5 kg beras.

Baca juga:  Bareskrim Polri Hentikan Penyelidikan Dugaan Ijazah Palsu Jokowi: Ijazah Terbukti Asli
Pembangunan MCK dan tempat wudhu ini merupakan hasil dari program kegiatan Yayasan Dana Perorangan dari Austria, yang dikelola oleh Yayasan Islah Bina Umat. Program ini bertujuan untuk membantu sekolah, madrasah, musholla, masjid, dan majelis taklim yang belum memiliki fasilitas MCK dan tempat wudhu yang layak.
Warga Kampung Warung Bojong terima bantuan beras dan merayakan peresmian MCK serta tempat wudhu di MDA Mamba’ul Ilmi, Tangerang, Banten. (Istimewa)

Ustaz H. Suheli, S.Pd, salah satu panitia penyelenggara, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Dana Perorangan dari Austria yang telah memberikan perhatian besar terhadap fasilitas tempat ibadah dan pendidikan di wilayah tersebut.

“Terima kasih kepada Yayasan dari Austria yang sudah peduli dan membantu dengan membangun MCK serta tempat wudhu yang baik dan bersih di sini. Kami berharap fasilitas ini dapat dijaga bersama oleh kita semua,” ujarnya kepada para hadirin dan jurnalis Metrosiar.

Acara ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh salah satu tokoh masyarakat setempat, dilanjutkan dengan pembagian beras kepada para janda dan dhuafa di wilayah sekitar MDA Mamba’ul Ilmi.(*)

Editor : Nedu Wodo

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB