Metrosiar – Majelis Dzikir Hadadan menggelar acara penutupan Pesantren Ramadan sekaligus santunan yatim di halaman Padepokan Macan Putih, Terumbu Banten, Kemiri Kabupaten Tangerang. Pada hari Sabtu (22/03/2025) jam 21:00 WIB.
Acara ini dihadiri oleh Camat Kemiri, Kepala Desa Kemiri, ratusan jamaah, perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat (ormas), Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten, serta para tokoh masyarakat setempat, Para santriwan dan santriwati yang telah mengikuti Pesantren Ramadan juga turut hadir dalam acara ini.
Acara dimulai dengan dzikir dan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas keberkahan bulan suci Ramadan serta memohon ampunan dan rahmat dari Allah SWT.
Pimpinan Majelis Dzikir Hadadan, Ustadz Adung Abdul Haris atau yang akrab disapa Abah Adung, turut memberikan sambutan dalam acara tersebut.
Sebagai seorang ulama yang kharismatik serta aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan seni, Abah Adung juga dikenal sebagai penulis buku sejarah dan salah satu Penasehat Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten di tingkat pusat dan Kabupaten Tangerang.
Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Penasehat Organisasi Pendekar Banten Korcam Kemiri serta Sekretaris Jenderal Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kecamatan Kemiri.
Dalam sambutannya, Abah Adung mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Pesantren Ramadan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua jamaah yang telah mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan.
Terutama kepada panitia, para donatur, serta keluarga besar PPSTB dari tingkat DPP, DPW, DPC, dan berbagai padepokan, seperti Padepokan Macan Putih Kemiri, Padepokan Jalak Harupat Mauk, dan Padepokan Macan Brengos.
Juga kepada Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kecamatan Kemiri. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujar Abah Adung.
Sebagai bagian dari acara, Majelis Dzikir Hadadan berkolaborasi dengan Keluarga Besar PPSTB Kabupaten Tangerang, Organisasi Pendekar Banten Korcam Kemiri, dan LASQI dalam kegiatan santunan untuk anak-anak yatim.
“Kami berharap santunan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan anak-anak yatim serta memberikan mereka harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Di momentum Ramadan ini, semoga kita semua mendapat pahala yang berlipat dari Allah SWT,” tambah Abah Adung.
Acara ditutup dengan kegiatan makan bersama dan sesi foto dengan anak-anak yatim serta jamaah yang hadir, menambah kehangatan kebersamaan dalam suasana penuh keberkahan.(*)
Editor : Ahmad
Sumber Berita: Red









