Lestarikan Budaya Leluhur, Ketua Bokir Gelar Tasyakuran dan Latihan Rutin Padepokan Macan Putih Terumbu Banten

Avatar photo

Minggu, 11 Januari 2026 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG – Metrosiar Gema pelestarian warisan leluhur terasa sangat kental di wilayah Kecamatan Kemiri, kabupaten Tangerang, Ketua Kusnadi, yang lebih akrab disapa ketua Bokir, sukses menggelar prosesi tasyakuran sekaligus pembukaan latihan rutin bagi para murid Pencak Silat Macan Putih Terumbu Banten. Perhelatan yang berlangsung pada Sabtu malam, (10/01/2026) ini menjadi tonggak sejarah baru bagi penguatan eksistensi seni bela diri tradisional di Kabupaten Tangerang, provinsi Banten. Momentum istimewa ini disatukan dengan acara syukuran penempatan kediaman baru sang Ketua Padepokan yang berlokasi di Kp. Kemiri RT 001/001, Desa Kemiri. Selain sebagai tempat tinggal, lokasi tersebut secara resmi dijadikan sebagai lahan pelatihan permanen bagi Padepokan Macan Putih Kemiri. Langkah ini diambil guna memastikan para generasi muda memiliki tempat yang representatif untuk menimba ilmu bela diri khas Banten.

 

 

Acara ini dihadiri oleh deretan tokoh penting, di antaranya Penasehat Padepokan Drs. Adung Abdul Haris, Ketua Perguruan Terumbu Banten Kabupaten Tangerang Ali Rohman, serta Ketua TTKKBI DPW II Kabupaten Tangerang Yaman. Turut memberikan dukungan moral, hadir pula Ketua LASQI Kecamatan Kemiri Ahmad Yani, Ketua Forsil Jay Bastian, serta jajaran Forum Jurnalis Kemiri (FJK) bersama pengurus dan anggota Pendekar Banten Korcam Kemiri.

 

Dalam sambutannya, Ketua Bokir mengungkapkan rasa haru dan syukurnya atas Tasyakuran dan pelatih rutin ini. ” Saya berharap melalui latihan rutin di lahan baru ini, para santri silat dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak, dan tetap rendah hati sebagaimana filosofi ilmu padi,” ujar sosok yang juga memimpin Pendekar Banten Korcam Kemiri tersebut.

Baca juga:  Pemerintah Siapkan 1.000 Rumah Bersubsidi untuk Wartawan, Penyerahan Perdana 6 Mei 2025

 

Ketua Perguruan Terumbu Banten Kabupaten Tangerang, Ali Rohman, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif mandiri ini. Ia menekankan bahwa keberadaan padepokan di tingkat desa adalah jantung dari kelestarian seni silat. ” Ini adalah bukti nyata dedikasi tanpa batas untuk memastikan silat Terumbu Banten tidak akan hilang ditelan zaman,” tegas Ali Rohman.

 

Senada dengan hal tersebut, Ketua TTKKBI DPW II Kabupaten Tangerang, Yaman, menyampaikan bahwa sinergitas antar-lembaga merupakan kekuatan utama dalam membentengi budaya lokal. Beliau memandang latihan rutin ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membina karakter pemuda. “Semoga melahirkan atlet dan pendekar yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Tangerang di level yang lebih tinggi,” harap Yaman.

 

Dukungan dari aspek sosial kemasyarakatan diutarakan oleh Ketua Forum Silaturahmi (FORSIL) Kecamatan Kemiri, Jay Bastian. Ia menilai bahwa aktivitas positif seperti pencak silat sangat krusial dalam meminimalisir potensi kenakalan remaja. “Kehadiran padepokan ini memperkuat kohesi sosial. FORSIL selalu mendukung penuh setiap kegiatan yang mengedepankan persatuan dan nilai-nilai luhur kemasyarakatan seperti ini,” ucap Jay Bastian.

 

Sementara itu, Ketua Forum Jurnalis Kemiri (FJK) Agus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pegiat seni dan media massa. Menurutnya, publikasi yang konsisten mengenai kegiatan kebudayaan akan meningkatkan kesadaran publik terhadap kekayaan tradisi setempat. “FJK akan senantiasa menjadi mitra informasi yang siap menyebarluaskan semangat positif dari Padepokan Macan Putih agar dikenal lebih luas oleh masyarakat luas,” ungkap Ketua FJK.

Baca juga:  Kades Patramanggala Tinjau Langsung Proyek Jalan Hotmix untuk Tingkatkan Aksesibilitas Warga

 

Penasehat Padepokan, Drs. Adung Abdul Haris, dalam petuahnya mengingatkan para peserta didik agar senantiasa menjaga keseimbangan antara kekuatan fisik dan kedalaman ilmu agama. Beliau memandang bahwa pencak silat adalah alat untuk membela kebenaran. “Jadikan padepokan ini sebagai tempat mencari ilmu yang bermanfaat, bukan untuk kesombongan, melainkan untuk kemaslahatan umat di desa Kemiri, khususnya di wilayah kecamatan Kemiri ” tuturnya dengan bijak.

 

Para tokoh masyarakat dan anggota Pendekar Banten yang hadir nampak guyub, menunjukkan soliditas yang kuat di bawah kepemimpinan ketua Bokir. Hal ini mencerminkan betapa besarnya harapan warga terhadap keberlangsungan organisasi seni bela diri ini.

Setelah sesi seremoni, acara dilanjutkan dengan peragaan gerakan jurus oleh para pesilat senior sebagai bentuk pembukaan latihan perdana di lokasi baru. Gerakan-gerakan yang lincah dan bertenaga khas Terumbu Banten memukau para hadirin yang menyaksikan. Pelatihan rutin ini dijadwalkan akan menjadi agenda tetap guna mengasah kemampuan para murid secara berkelanjutan.

 

Kegiatan tasyakuran dan pelatihan rutin ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang penuh dengan nuansa persaudaraan. Dengan dimulainya latihan rutin di Kp. Kemiri, semangat melestarikan warisan leluhur kini memiliki wadah baru yang lebih kokoh. Sinergi antara tokoh budaya, organisasi, dan media massa di Kecamatan Kemiri diharapkan terus terjalin demi kemajuan seni tradisional Banten.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Kondusivitas Wilayah, Polresta Tangerang Bentuk Sabuk Kamtibmas Libatkan Buruh hingga Ojol
Partai Gelora Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Makan Gratis untuk Warga
Pengemudi Ojek Online dan Warga Sambut Antusias Program Makan Gratis dari Partai Gelora Kota Tangerang.
Pahlawan Nasional dari Papua yang Mengukuhkan Semangat Persatuan Indonesia
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Kapolres Baru Langsung Diuji! GMNI Ngada Tantang Berantas Dugaan Rokok Ilegal: “Jangan Sampai Hukum Tumpul ke Pelanggar”
Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mimpi Anak Ngada! Strategi RB-BDN Gaet 15 Kampus, 464 Calon Mahasiswa Siap Kuliah dengan Beasiswa Miliaran Rupiah
Omoda & Jaecoo Optimis raih target 4000 SPK di GIIAS 2026, antusiasme konsumen terus meningkat
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:49 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah, Polresta Tangerang Bentuk Sabuk Kamtibmas Libatkan Buruh hingga Ojol

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Partai Gelora Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Makan Gratis untuk Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Pengemudi Ojek Online dan Warga Sambut Antusias Program Makan Gratis dari Partai Gelora Kota Tangerang.

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Pahlawan Nasional dari Papua yang Mengukuhkan Semangat Persatuan Indonesia

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis

Berita Terbaru