Fakta Mengejutkan di Balik Pagar Laut PIK 2: Sudah Ada Sejak Era Zaki Iskandar?

Avatar photo

Kamis, 23 Januari 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Heboh Pagar Laut Tangerang, Foto Lawas Mantan Bupati Buka Fakta Mengejutkan! (Istimewa)

Heboh Pagar Laut Tangerang, Foto Lawas Mantan Bupati Buka Fakta Mengejutkan! (Istimewa)

 

Metrosiar, Tangerang – Keberadaan pagar laut sepanjang 30,16 kilometer yang membentang dari Desa Muncung hingga Pakuhaji, Tangerang, Banten, masih menjadi sorotan publik.

Belakangan, mencuat informasi baru bahwa pagar laut berbahan bambu tersebut ternyata telah berdiri sejak tahun 2014, jauh sebelum proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 dimulai.

Informasi ini disampaikan oleh Muannas Alaidid, konsultan hukum proyek PIK 2, melalui akun X @muannas_alaidid pada Rabu (22/1/2025).

Dalam unggahannya, ia menyebut dan menyertakan foto Ahmed Zaki Iskandar, yang menjabat sebagai Bupati Tangerang saat itu.

Dalam unggahan tersebut, Zaki tampak berada di kawasan pantai utara Tangerang dengan latar pagar bambu yang menurut Muannas sudah ada sejak satu dekade lalu.

“Mantan Bupati Kab Tangerang dua periode Ahmed Zaki Iskandar punya koleksi foto2 saat kunjungan ke Pantura Kab Tangerang tahun 2014 sebelum Jokowi jadi presiden dan PIK2 belum ada, dia sewa 3 boat utk bawa temen2 wartawan thn 2014 melihat kondisi Pantura Kab Tangerang yg sdh rusak. Ternyata dari 2014 itu sdh byk pagar2 laut,” tulis Muannas.

Baca juga:  Rumah Qur'an Saqura Cisoka Sambut Ramadhan 1447 H Dengan Kegiatan Khotmil Qur'an dan Tarhib

Ketika dimintai konfirmasi, Muannas menegaskan pagar tersebut memang telah lama dibangun, sebagaimana tampak dalam unggahan tersebut.

“Benar. Pagar bambu sudah bertahun-tahun dibuat. Tanya saja yang punya wilayah, Zaki Iskandar, mantan Bupati Tangerang dua periode,” ujar Muannas pada Kamis (23/1/2025).

Ia menambahkan pagar bambu itu bukan berasal dari inisiatif pemerintah maupun pengembang, melainkan hasil usaha masyarakat setempat.

“Yang pasang kan sudah diakui. Itu ada masyarakat pesisir yang membuatnya secara swadaya karena lahan dan tambak mereka terkena abrasi.

Baca juga:  Penertiban Minuman Beralkohol Lokal, Ketua DPRD Ngada: Moke Masih Jadi Urat Nadi Ekonomi Masyarakat

Mereka memasang pagar bambu untuk menyelamatkan harta bendanya, dan itu sudah dibuat selama bertahun-tahun, jauh sebelum ada PIK,” jelas Muannas.

Sementara itu, Ahmed Zaki Iskandar membenarkan bahwa pagar bambu tersebut memang sudah ada sejak tahun 2014.

Tetapi, menurutnya, kala itu keberadaan pagar tersebut kurang mendapat perhatian.

“Ya, tahun 2014 memang belum ada program pembangunan PIK 2. Hanya saja, waktu itu tidak ada yang fokus melihat pagar itu. Foto ini pun dikirim oleh rekan wartawan yang ikut hadir saat kunjungan tersebut,” ungkap Zaki.

Saat ditanya apakah dirinya mengetahui siapa yang memasang pagar bambu tersebut dan untuk tujuan apa, Zaki menjawab, “Ya, saya juga enggak tahu siapa yang pasang, maksudnya apa, dan bagaimana cara pasangnya.”(*)

Editor : Ndaya Coya Wodo

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Posyandu Pasar Kemis Dibidik Jadi yang Terbaik di Banten, Tim Kabupaten Turun Langsung!
Gelar Perkara Tuntas, Polda Banten Hentikan Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
Bulan Muharram Bulannya Allah Ini Amalan dan Keutamannya
SPENSA Bajawa Gelar Festival Talenta Terbesar, Akademik, Olahraga dan Seni Bersatu dalam Satu Panggung
Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026
Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi
Tanda Tanda Keruntuhan Israel Ungkap Wamenlu RI
Berita ini 37 kali dibaca
Konsultan PIK 2 Ungkap Bukti Mengejutkan, Pagar Laut Sudah Berdiri Sejak 2014!

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:21 WIB

Posyandu Pasar Kemis Dibidik Jadi yang Terbaik di Banten, Tim Kabupaten Turun Langsung!

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:18 WIB

Gelar Perkara Tuntas, Polda Banten Hentikan Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

Bulan Muharram Bulannya Allah Ini Amalan dan Keutamannya

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30 WIB

Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026

Berita Terbaru

Nusantara

Bulan Muharram Bulannya Allah Ini Amalan dan Keutamannya

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:58 WIB