Yupi Siap Melantai di Bursa, Targetkan Dana IPO Rp2,13 Triliun

Avatar photo

Kamis, 6 Maret 2025 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo PT Yupi Indo Jelly Gum dengan ilustrasi permen gummy, menandai langkah perusahaan menuju IPO di Bursa Efek Indonesia pada 2025. (Dok. Yupi)

Logo PT Yupi Indo Jelly Gum dengan ilustrasi permen gummy, menandai langkah perusahaan menuju IPO di Bursa Efek Indonesia pada 2025. (Dok. Yupi)

 

Metrosiar – PT Yupi Indo Jelly Gum, produsen permen Yupi, bersiap mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana (IPO). Perusahaan menargetkan dana segar hingga Rp2,13 triliun dari aksi korporasi ini.

Dalam prospektus ringkas yang diterbitkan, Yupi akan melepas hingga 854,4 juta saham biasa, sekitar 3 persen dari modal perusahaan.

Harga saham yang ditawarkan berada di kisaran Rp2.100 hingga Rp2.500 per lembar. Saham yang ditawarkan terdiri dari 256,3 juta saham baru dan 598,1 juta saham divestasi milik PT Sweets Indonesia. Setelah IPO, total saham yang beredar di pasar akan mencapai 8,54 miliar lembar.

Baca juga:  Ci Mehong Tuntut Pemerintah Ambil Tindakan Terhadap Food Blogger yang Hancurkan Usaha UMKM

Penggunaan Dana IPO untuk Ekspansi

Sebagian besar dana IPO, sekitar 77 persen, akan digunakan untuk belanja modal, termasuk pembangunan pabrik baru di Nganjuk, Jawa Timur, dengan total biaya sekitar Rp437,5 miliar.

Pabrik ini diperkirakan mulai beroperasi pada tahun 2026. Sementara itu, sekitar 23 persen dana akan dialokasikan untuk modal kerja guna memperluas pasar domestik dan internasional.

Perubahan Struktur Kepemilikan Saham

Bersamaan dengan IPO ini, PT Confectionery Consumer Products Indonesia (CCPI) akan mengambil alih 90 persen kepemilikan saham dari pemegang saham eksisting, yaitu PT Sweets Indonesia dan Daniel Budiman, menjadikannya pemegang saham pengendali baru.

Baca juga:  Presiden Prabowo Minta Penghapusan Kuota Impor untuk Komoditas Penting

Jadwal IPO Yupi

Berdasarkan jadwal indikatif, periode penawaran awal berlangsung pada 6-10 Maret 2025, dengan tanggal efektif pada 14 Maret 2025.

Masa penawaran umum dijadwalkan pada 17-19 Maret 2025, dan saham Yupi mulai diperdagangkan di BEI pada 21 Maret 2025. Dalam proses IPO ini, PT CIMB Niaga Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Promo September Ceria Azka Motor hadir dengan DP motor Honda mulai Rp500 ribu dan pilihan tenor kredit menarik untuk wilayah Jabodetabek.
Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:01 WIB

Promo September Ceria Azka Motor hadir dengan DP motor Honda mulai Rp500 ribu dan pilihan tenor kredit menarik untuk wilayah Jabodetabek.

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Bangun Industri Kosmetik Berkualitas, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Utamakan Kepercayaan dan Inovasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis

Senin, 15 Juni 2026 - 12:37 WIB

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Berita Terbaru

Personel Unit KBR Satuan Brimob Polda Banten melakukan pemeriksaan dan deteksi awal di lokasi dugaan limbah B3 di area persawahan Kampung Bayur, Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Peristiwa & Bencana

Ada Limbah B3 di Sawah Cikande? Hasil Deteksi Brimob Terungkap

Jumat, 4 Sep 2026 - 13:50 WIB