Pempus Dorong Peran Jawa Timur pada Percepatan Pembangunan Infrastruktur Pertanian

Avatar photo

Senin, 17 Maret 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono (kanan). //Foto: Dok. Kemenko Infra//

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono (kanan). //Foto: Dok. Kemenko Infra//

Metrosiar – Pemerintah Pusat mendorong agar Provinsi Jawa Timur lebih memainkan peran penting dalam ketahanan pangan nasional dan kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia.

Provinsi yang menjadi salah satu penyumbang utama produksi beras ini, sangat bergantung pada pengembangan infrastruktur sektor pertanian yang baik.

Dari akses jalan yang memadai hingga sistem irigasi yang efisien, pembangunan infrastruktur menjadi faktor utama dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Karena itu, pembenahan infrastruktur menjadi hal yang sangat diperhatikan di daerah ini.

Infrastruktur yang Meningkatkan Produktivitas Pertanian

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar pada Jumat (14/3/2025), bersama Kepala Daerah se-Jawa Timur, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), menekankan pentingnya akselerasi pembangunan infrastruktur di kawasan ini.

“Jawa Timur harus terus didorong menjadi kontributor signifikan bagi produksi pangan nasional. Oleh karena itu, seluruh fasilitas pendukung harus diperbaiki, teknologi pertanian harus tepat guna, dan alat-alat pertanian harus diterapkan secara efektif di lapangan. Dengan demikian, diharapkan produktivitas pertanian kita, baik untuk beras maupun komoditas lainnya, dapat meningkat,” ujar AHY, seperti yang dikutip dari akun X Kemenko Infra.

Baca juga:  Kunjungan Ke Pemprov Jatim, Andra Soni Bahas Pembangunan dan Kerja Sama Antar Daerah

Pentingnya Koordinasi Lintas Kementerian untuk Optimalisasi Infrastruktur

AHY juga menegaskan dalam rangka mencapai ketahanan dan swasembada pangan, pemerintah pusat berfokus pada hal ini sebagai prioritas utama.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara berbagai kementerian, seperti Kementerian PU, Kementerian ATR/BPN, dan Kementerian Perhubungan, untuk memastikan infrastruktur pertanian dapat berfungsi secara optimal.

“Bendungan yang dibangun harus berdampak nyata bagi pertanian, bukan hanya berdiri tanpa koneksi ke sistem irigasi. Irigasi primer, sekunder, dan tersier harus tersambung hingga ke sawah-sawah petani, sehingga produktivitas meningkat. Selain ketahanan pangan, saya juga memaparkan prioritas pembangunan infrastruktur Jawa Timur ke depan,” jelasnya.

Baca juga:  Menebar Kebaikan Lewat Layanan Syariah: AMG Gelar Welcome Training di Jakarta Selatan

Kebutuhan Pembangunan Infrastruktur Sesuai Daerah

Selain ketahanan pangan, Menko AHY juga menggarisbawahi pentingnya pembangunan infrastruktur yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah, termasuk masalah yang berkaitan dengan perubahan iklim.

Dalam Rakor tersebut, beberapa Kepala Daerah menyampaikan aspirasi mengenai perbaikan jalan, peningkatan konektivitas antarwilayah, dan mobilitas masyarakat.

“Harapannya, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur semakin baik, didukung oleh infrastruktur dan konektivitas yang memperkuat ketahanan pangan. Pada akhirnya, hal ini akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutup AHY.

Rakor Dihadiri Oleh Tokoh-Tokoh Terkait

Rapat Koordinasi ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak; Sekretaris Daerah Jatim, Adhy Karyono; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, Iwan; Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jatim, Edy Tambeng Widjaja; Deputi Nazib Faizal; serta Staf Khusus Menko AHY, Agust Jovan Latuconsina.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli
Pasar Sentral Sudu: Ikon Masyarakat yang Kini Tampak Kumuh dan Semrawut
Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut
Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:37 WIB

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:03 WIB

KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:34 WIB

Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli

Berita Terbaru

Internasional

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:50 WIB