Metrosiar – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ngada, Paskalis Wale Bai mengungkapkan dana Bimtek bagi Pengurus dan Pengawas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tingkat Kabupaten Ngada menunggu perubahan.
Otomatis pelaksanaan Bimtek bagi Pengurus dan Pengawas KDMP belum bisa dilaksanakan.
“Alasan mengapa KDMP di Ngada belum bisa beroperasi sepenuhnya karena Dinas tidak memiliki anggaran untuk bimtek pengurus dan pengawas,” ujar Paskalis kepada media ini ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (10/8/25).
Hal ini menjadi salah satu alasan belum beroperasinya sejumlah KDMP di Kabupaten Ngada, padahal ini merupakan Program Nasional.
Ia menilai, sebagian besar pengurus dan pengawas yang sudah terbentuk saat ini ibarat “terjun bebas” karena tak memiliki pengetahuan tentang koperasi.
Kendati demikian, Paskalis menyampaikan bahwa, pihaknya tetap memberi ruang kepada pengurus KDMP memproses sejumlah persyaratan administrasi untuk pembukaan rekening bank.
Persyaratan itu antara lain, sebut Paskalis, NIB (Nomor Ijin Berusaha), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), dan NIK (Nomor Induk Koperasi).
Untuk itu, Paskalis berharap usulan dalam perubahan nanti bisa diakomodir, sehingga bimtek ini dapat segera dilaksanakan.
Terpisah, Ketua DPRD Ngada, Romilis Juji ketika dikonfirmasi terkait adanya usulan perubahan anggaran tersebut menyatakan pihaknya selaku lembaga DPRD mendukung sepenuhnya.
Apalagi kata Romi Juji, KDMP merupakan salah satu program strategis Pemerintah Pusat, sembari berharap, program ini bisa segera dilaksanakan.
Senada dengan Romi Juji, Wakil Ketua DPRD Ngada, Jois Jawa mengatakan, kalau mendesak untuk dilaksanakan tentunya Lembaga DPRD mendukung sesuai dengan kewenangan yang ada.
Mesti demikian tutur Jois, Lembaga DPRD belum mendapatkan penjelasan secara Komperhenship dari Pemerintah soal Koperasi Merah Putih.
Berkaitan dengan Perencanaan Anggaran lanjut Jois sejatinya itu adalah domainnya pemerintah.
“Kalau perencanaan sudah oke sesuai tahapannya sampai di lembaga DPRD tentunya akan kami bahas dan dikaji seberapa urgen untuk kepentingan masyarakat,” ketus dia.*
Editor : Frans Dhena
Sumber Berita: Metrosiar









