Kementan Beberkan Kerugian Rp9 Triliun Akibat Wabah PMK 2022, Vaksinasi Jadi Solusi

Avatar photo

Rabu, 27 Agustus 2025 - 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI, Agung Suganda. (Dok. Kementan RI)

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI, Agung Suganda. (Dok. Kementan RI)

Metrosiar – Kementerian Pertanian (Kementan) membeberkan besarnya dampak ekonomi akibat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang melanda hewan ternak di Indonesia pada tahun 2022.

Adapun total kerugian diperkirakan mencapai Rp9 triliun.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, mengatakan angka tersebut berasal dari berbagai faktor, mulai dari penurunan produktivitas ternak hingga pemotongan paksa hewan yang terinfeksi.

“Perhitungan kami, kerugian akibat PMK pada 2022 hampir mencapai Rp9 triliun,” ujar Agung dalam konferensi pers di Hotel Gran Melia, Jakarta, Selasa (26/8/25).

Baca juga:  Istana Klarifikasi Isu Food Tray MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Kenapa Bisa Terjadi?

Menurutnya, kerugian besar itu menjadi pelajaran penting bagi pemerintah untuk memperkuat sistem pencegahan. Saat ini, langkah utama yang ditempuh adalah vaksinasi rutin hewan ternak.

Agung menjelaskan, program vaksinasi dilakukan dua kali setahun.

Kementan ungkap kerugian Rp9 triliun akibat wabah PMK 2022. Pemerintah gencarkan vaksinasi hewan ternak untuk cegah kasus baru dan jaga investasi.
Kementan ungkap kerugian Rp9 triliun akibat wabah PMK 2022. Pemerintah gencarkan vaksinasi hewan ternak untuk cegah kasus baru dan jaga investasi. (Foto: Freepik)

Periode pertama berlangsung Januari–Maret sebagai persiapan menjelang Idul Adha, ketika mobilisasi hewan kurban meningkat.

Sementara periode kedua digelar Juni–September untuk mengantisipasi risiko penularan pada akhir tahun.

“Target vaksinasi periode kedua adalah mencegah kasus baru menjelang November–Desember, saat peternak mulai menyiapkan hewan kurban untuk tahun berikutnya,” jelasnya.

Baca juga:  Dukung Indonesia Emas 2045, PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Resmikan Program TAMASYA di TPA Ummi & TPA Permata Kabupaten Tangerang

Lebih jauh, Agung menekankan pengendalian PMK sangat penting untuk menjaga kepercayaan investor di sektor peternakan.

Tanpa kepastian kesehatan hewan, peluang investasi berpotensi menurun drastis.

“Kalau PMK tidak terkendali, sulit rasanya mengundang investor. Mereka pasti akan ragu menanamkan modal di peternakan sapi Indonesia,” katanya.

Kementan optimis, upaya vaksinasi berkelanjutan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus melindungi peternak dari kerugian besar di masa mendatang.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Kementan

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DMNG Tembus Wilayah Terpencil, Bantuan Gempa Ngada Diantar Langsung ke Warga Terdampak
Karel Maku Turun Langsung Salurkan Bantuan Gempa, Warga Nirmala dan Takatunga Terima Kepedulian Gerindra
Ribuan Jamaah Padati Alun-Alun Besuki, Sholawat Akbar PW Fast Respon Bikin Suasana Khidmat
TASPEN Peduli Tembus Wilayah Terdampak, Bantuan Kemanusiaan Langsung Diserahkan kepada Korban Gempa Ngada
Ganjar dan Risma Turun ke Ngada, PDIP Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Gempa
Lurah Kutabumi Buka Pintu, Awak Media Diajak Ngopi Bareng
Gerak Cepat Taspen untuk Korban Gempa Ngada, 5 Genset dan 300 Paket Sembako Disalurkan
NasDem Ngada Tancap Gas! 2 Ton Beras dan Ratusan Paket Bantuan Diserbu ke 15 Titik Korban Gempa
Berita ini 21 kali dibaca
Kementan ungkap kerugian Rp9 triliun akibat wabah PMK 2022. Pemerintah gencarkan vaksinasi hewan ternak untuk cegah kasus baru dan jaga investasi.

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:08 WIB

DMNG Tembus Wilayah Terpencil, Bantuan Gempa Ngada Diantar Langsung ke Warga Terdampak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Karel Maku Turun Langsung Salurkan Bantuan Gempa, Warga Nirmala dan Takatunga Terima Kepedulian Gerindra

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Ribuan Jamaah Padati Alun-Alun Besuki, Sholawat Akbar PW Fast Respon Bikin Suasana Khidmat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Ganjar dan Risma Turun ke Ngada, PDIP Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Gempa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:39 WIB

Lurah Kutabumi Buka Pintu, Awak Media Diajak Ngopi Bareng

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kapal 2,6 Ton Narkoba Ternyata Bawa 1,57 Juta Rokok Ilegal

Rabu, 19 Agu 2026 - 19:37 WIB