Metrosiar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi mengumumkan Festival Wolobobo 2025 akan kembali digelar pada 7 hingga 9 Agustus mendatang.
Festival budaya tahunan ini mengusung tema “Rayakan Puspa Ragam Tanah Ngada”, dengan menyoroti potensi lokal seperti kopi, tenun, dan bambu sebagai kekuatan ekonomi sekaligus identitas budaya daerah.
Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu atau akrab disapa Berni Dhey, dalam konferensi pers yang digelar Selasa (5/8/25), menegaskan Festival Wolobobo menjadi momentum penting untuk mendorong pembangunan pariwisata berbasis budaya yang inklusif dan berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar ajang hiburan, tapi sebuah gerakan membangun pariwisata yang berakar kuat pada nilai-nilai lokal,” ujar Berni di ruang rapat Wakil Bupati Ngada, sebagaimana dikutip dari portal resmi Pemkab Ngada, portal.ngadakab.go.id.

Festival tahun ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari UMKM, pelajar, seniman, hingga komunitas budaya lokal, yang akan menyemarakkan kegiatan dengan pertunjukan seni, pameran kerajinan, serta bazar kuliner berbasis produk lokal.
Sementara itu, Penjabat Sekda Ngada, Yohanes C. Watu Ngebu, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Festival, menyebut penyelenggaraan Wolobobo sudah memasuki tahun keenam dan diharapkan semakin memperluas gaungnya hingga tingkat nasional dan internasional.
Yohanes, yang akrab disapa Jony Watu, juga mengapresiasi kehadiran media dalam konferensi pers tersebut.
“Konferensi pers seperti ini sangat strategis dalam menyampaikan informasi publik atas kerja-kerja pemerintah daerah,” ungkapnya.

Terkait anggaran, Jony menjelaskan bahwa dukungan utama berasal dari Kementerian Pariwisata, sedangkan Pemda Ngada turut mengalokasikan dana pendamping sebesar Rp20 juta guna memastikan kelancaran festival.
Pemerintah Kabupaten Ngada berharap, dengan semangat kolaboratif, Festival Wolobobo 2025 dapat menjadi etalase kearifan lokal, memperkuat identitas budaya, serta mendongkrak pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat setempat.* (Frans Dhena)
Editor : Lisan Al-Ghaib
Sumber Berita: portal.ngadakab.go.id









