Chairlift di Candi Borobudur: Sambut Prabowo-Macron, Pemerintah Pastikan Tak Merusak Struktur

Avatar photo

Selasa, 27 Mei 2025 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemasangan chairlift di Candi Borobudur sambut kunjungan Prabowo dan Macron, ditegaskan tidak merusak struktur oleh Menteri Fadli Zon. Potret Candi Borobudur. (Dok. Istimewa)

Pemasangan chairlift di Candi Borobudur sambut kunjungan Prabowo dan Macron, ditegaskan tidak merusak struktur oleh Menteri Fadli Zon. Potret Candi Borobudur. (Dok. Istimewa)

Metrosiar – Menjelang kunjungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Candi Borobudur menjalani serangkaian pembenahan ringan.

Salah satu pembaruan yang dilakukan adalah pemasangan chairlift (stairlift) guna mempermudah akses menuju lantai paling atas candi.

Kekhawatiran Warganet dan Klarifikasi Pemerintah

Pemasangan chairlift ini memicu kekhawatiran warganet di media sosial. Banyak pengguna internet mengungkapkan kekhawatiran terhadap kemungkinan dampak proyek ini terhadap struktur Candi Borobudur.

Sebelumnya, informasi yang ramai diperbincangkan di media sosial adalah tentang rencana pembangunan eskalator di kawasan candi tersebut.

Menanggapi kabar tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan klarifikasi kepada media di kompleks Parlemen, Senayan, pada Senin (26/5/25).

“Ini ada berita-berita yang simpang siur terkait dengan Candi Borobudur, jadi saya ingin menegaskan bahwa berita-berita tersebut itu berita-berita hoaks,” tegas Fadli Zon.

Baca juga:  Mengenal Cesium-137 Radioaktif Yang Ditemujan Di Serang Cikande Banten

Penjelasan Mengenai Chairlift dan Fungsinya

Candi Borobudur pasang chairlift jelang kunjungan Prabowo dan Macron. Pemerintah tegaskan tidak ada eskalator dan tak rusak struktur candi.
Potret Menteri Kebudayaan Fadli Zon. (Instagram/fadlizon)

Fadli Zon menegaskan tidak ada pembangunan lift maupun eskalator di Candi Borobudur.

Ia menjelaskan, “Pertama tidak ada yang namanya pembuatan lift di Candi Borobudur, kemudian ada video mengatakan pemasangan eskalator walaupun dikatakan eskavator, nggak bisa membedakan eskalator dan eskavator.”

Ia menambahkan pemasangan chairlift merupakan bentuk upaya untuk meningkatkan inklusivitas akses bagi pengunjung, termasuk kepala negara yang akan datang.

“Semua situs-situs dunia itu sudah memakai itu, kalau kita datang ke Akropolis, saya sudah datang tuh ke Pantheon Akropolis di Yunani, itu memakai itu,” ucapnya.

Contoh Situs Budaya Dunia yang Gunakan Chairlift

Baca juga:  Bison Gelar Santunan Anak Yatim dan Tebus Sembako Murah di Mauk, Tangerang

Fadli Zon juga menyebut beberapa situs warisan budaya dunia lainnya yang telah menggunakan teknologi serupa untuk memudahkan akses pengunjung.

“Saya lihat juga di Sistine Chapel, kalau kita lihat di Gereja St. Peter di Italia yang juga merupakan heritage itu juga memakai itu, banyak lagi contoh-contohnya termasuk di Angkor Wat di Phnom Penh bisa dilihat, di Forbidden City, di Tembok China,” terangnya.

Mengenai dampak pemasangan chairlift terhadap struktur Candi Borobudur, ia menegaskan bahwa proyek ini dilakukan dengan sangat hati-hati.

“Chairlift itu tidak masif dan tidak merusak, tidak ada penetrasi sama sekali,” tambahnya.

“Jadi saya tegaskan itu dilakukan hampir di semua situs-situs heritage dunia,” tandasnya.(*)

Editor : Konradus Fedhu

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Posyandu Pasar Kemis Dibidik Jadi yang Terbaik di Banten, Tim Kabupaten Turun Langsung!
Gelar Perkara Tuntas, Polda Banten Hentikan Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
Bulan Muharram Bulannya Allah Ini Amalan dan Keutamannya
SPENSA Bajawa Gelar Festival Talenta Terbesar, Akademik, Olahraga dan Seni Bersatu dalam Satu Panggung
Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026
Diduga Terlibat Korupsi MBG Beredar 20 Nama Petinggi
Tanda Tanda Keruntuhan Israel Ungkap Wamenlu RI
Berita ini 11 kali dibaca
Pemasangan chairlift di Candi Borobudur dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut kunjungan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Proyek ini menuai perhatian publik di media sosial, terutama terkait kekhawatiran akan dampaknya terhadap struktur candi. Menanggapi hal tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa informasi mengenai lift dan eskalator di Borobudur adalah hoaks. Ia memastikan bahwa chairlift yang dipasang bersifat tidak permanen, tidak merusak, dan telah diterapkan juga di berbagai situs warisan dunia lainnya untuk mendukung akses inklusif bagi semua pengunjung.

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:21 WIB

Posyandu Pasar Kemis Dibidik Jadi yang Terbaik di Banten, Tim Kabupaten Turun Langsung!

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:18 WIB

Gelar Perkara Tuntas, Polda Banten Hentikan Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:58 WIB

Bulan Muharram Bulannya Allah Ini Amalan dan Keutamannya

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30 WIB

Kutabumi Bikin Optimistis, Bidik Juara Lomba Kelurahan 2026

Berita Terbaru

Nusantara

Bulan Muharram Bulannya Allah Ini Amalan dan Keutamannya

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:58 WIB