Ketua TP Posyandu Banten: Enam SPM Posyandu Butuh Sinergi Semua Pihak untuk Tingkatkan Layanan Dasar

Avatar photo

Rabu, 21 Mei 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni (tengah), berdialog dengan para kader Posyandu saat Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pandeglang. (Dok. Biro Adminprov Banten).

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni (tengah), berdialog dengan para kader Posyandu saat Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pandeglang. (Dok. Biro Adminprov Banten).

Metrosiar – Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menegaskan pentingnya dukungan menyeluruh dari berbagai pemangku kepentingan dalam pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu.

Menurutnya, sinergi dan kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan guna memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan dasar masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Tinawati dalam Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pandeglang yang diselenggarakan di Aula Kapulso Cafe, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (21/5/2025).

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni (tengah), memberikan keterangan pers kepada awak media usai menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pandeglang.
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni (tengah), memberikan keterangan pers kepada awak media usai menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pandeglang. (Dok. Biro Adminprov Banten)

“Seluruh stakeholder diharapkan memberikan dukungan mulai dari pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi kader Posyandu, memfasilitasi kebutuhan sarana dan prasarana Posyandu, menghubungkan Posyandu dengan fasilitas kesehatan serta mempromosikan pentingnya Posyandu kepada masyarakat,” ujar Tinawati.

Ia juga menekankan bahwa revitalisasi Posyandu perlu digerakkan oleh Tim Pembina untuk menjadikan lembaga ini sebagai pilar utama dalam menyukseskan berbagai program pemerintah di sektor kesehatan.

Baca juga:  Gubernur Banten Berkomitmen Menindaklanjuti Aspirasi Pengemudi Ojek Online Sesuai Kewenangannya

“Revitalisasi Posyandu diharapkan dapat mengatasi persoalan keterbatasan akses kesehatan primer di masyarakat,” tambahnya.

Tinawati turut menjelaskan bahwa enam SPM Posyandu mencakup pelayanan dasar di bidang kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas).

“Kami berharap dengan kegiatan ini dapat membangun upaya kita bersama dalam peningkatan pelayanan dasar melalui Posyandu yang berdaya guna dan berkelanjutan,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menyampaikan bahwa forum rapat koordinasi ini diharapkan mampu menjadi tonggak penguatan transformasi Posyandu.

Baca juga:  Wagub Banten A Dimyati Natakusumah Lepas Jemaah Haji Kloter 54 JKG Kota Cilegon
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni (tengah), berfoto bersama jajaran Dinas Kesehatan, Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pandeglang, serta para kader Posyandu usai pelaksanaan Rapat Koordinasi di Aula Kapulso Cafe.
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni (tengah), berfoto bersama jajaran Dinas Kesehatan, Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pandeglang, serta para kader Posyandu usai pelaksanaan Rapat Koordinasi di Aula Kapulso Cafe. (Dok. Biro Adminprov Banten)

“Partisipasi masyarakat ke Posyandu harus jadi perhatian bersama, bagaimana pembina Posyandu bahu-membahu agar Posyandu ini menarik dan juga diminati oleh masyarakat,” kata Dewi.

Ia juga mengingatkan bahwa penerapan enam SPM Posyandu harus disesuaikan dengan kebutuhan lokal masyarakat. Oleh karena itu, dukungan dari kepala desa hingga pengurus RT dan RW sangat diperlukan.

Dewi menambahkan bahwa saat ini terdapat 1.927 Posyandu di Kabupaten Pandeglang. Semua Posyandu tersebut diharapkan dapat menerapkan enam SPM secara optimal.

“Posyandu telah beralih menjadi media atau wadah untuk memberikan pelayanan kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya.

Ini kita harus punya komitmen bersama untuk mewujudkan enam SPM Posyandu di Kabupaten Pandeglang,” pungkasnya.(*)

Sumber Berita: Siaran Pers

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:07 WIB

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 September 2026 - 07:03 WIB

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas

Minggu, 13 September 2026 - 06:21 WIB

Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB