Gubernur Banten Terima Kunjungan FSPP, Bahas Program Sekolah Gratis dan Pendataan Pesantren

Avatar photo

Kamis, 17 April 2025 - 00:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten, Andra Soni, menerima kunjungan FSPP untuk membahas program sekolah gratis dan pendataan pesantren. (Kredit Foto Via Biro Adpimpro Banten)

Gubernur Banten, Andra Soni, menerima kunjungan FSPP untuk membahas program sekolah gratis dan pendataan pesantren. (Kredit Foto Via Biro Adpimpro Banten)

Metrosiar – Gubernur Banten, Andra Soni, menerima kunjungan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten di ruang kerjanya, KP3B Curug, Kota Serang, pada Rabu (16/4/2025).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah hal penting, salah satunya mengenai program unggulan sekolah gratis.

“Alhamdulillah hari ini saya dikunjungi oleh para Kiai yang ada dalam FSPP Provinsi Banten, kami tadi berdiskusi dan tentu kami membutuhkan banyak saran dan masukannya,” ujar Andra Soni.

Ia menegaskan berbagai masukan dari para tokoh FSPP akan dijadikan acuan dalam menyusun kebijakan Pemerintah Provinsi Banten ke depan.

Menurutnya, program pendidikan gratis diarahkan agar santri turut menjadi agen pembangunan melalui pendidikan berkualitas yang juga difasilitasi oleh pondok pesantren.

Baca juga:  Gubernur Banten Andra Soni Resmikan RSUD Uwes Qorny Cilograng Kabupaten Lebak

“Sehingga saya butuh masukan dan saran, banyak hal yang dibicarakan. Tapi semua semangatnya bagaimana Banten bisa maju, adil merata dan tidak korupsi,” lanjutnya.

Andra Soni juga menjelaskan target program sekolah gratis adalah memberikan akses pendidikan seluas-luasnya kepada anak-anak di Banten demi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kita juga berharap program ini dapat menyasar pondok pesantren, dan alhamdulillah tadi sepakat bahwa ini harus kita rancang sebaik-baiknya dan ini bermanfaat sampai kapan pun,” jelasnya.

Selain itu, Gubernur Andra juga menyinggung pentingnya pendataan pondok pesantren sebagai dasar perumusan program-program yang tepat sasaran.

“Terkait pendataan pesantren ini penting, agar nanti Pemprov Banten dan pemerintah kabupaten/kota serta pemerintah pusat membuat program itu bisa digunakan,” tambahnya.

Baca juga:  Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke 67 Gelar Studi Audit Organisasi di Polresta Tangerang

Sementara itu, Presidium FSPP, KH Soleh Rosyad, dalam pertemuan tersebut pihaknya menyampaikan sejumlah program FSPP, termasuk rencana pembangunan pusat informasi pesantren dan dakwah.

“Kami menyampaikan program-program pesantren dan alhamdulillah beliau merespon, serta tadi paling pokok membahas terkait sekolah gratis, bagaimana menerjemahkan itu di pesantren,” ucap KH Soleh.

Ia berharap program pendidikan gratis juga dapat mencakup pondok pesantren melalui beberapa penyesuaian kebijakan.

“Beliau mengatakan tahun ini berjalan dulu sekolah gratis, dan tahun berikutnya akan diubah bagaimana pola sekolah gratis di pondok pesantren. Walaupun tahun ini belum, mudah-mudahan tahun kedua bisa,” pungkasnya.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: bantenprov.go.id

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi
Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028
Tinggal di Pinggir Cisadane, Anak-anak Kampung Cacing Disorot! Ada Apa?
PSMTI Banten Bidik Kerja Sama Pendidikan hingga Pertukaran Mahasiswa dengan UT
10 Sesat Pikir yang Diam-Diam Bisa Menjebak Cara Berpikir
Berita ini 22 kali dibaca
Gubernur Banten, Andra Soni, menerima kunjungan FSPP untuk membahas program sekolah gratis dan pendataan pesantren. Diskusi bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memberikan akses kepada anak-anak, dan menjadikan santri agen pembangunan. Program ini diharapkan dapat merata di seluruh Banten, termasuk pondok pesantren.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 30 September 2026 - 10:50 WIB

Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Senin, 28 September 2026 - 09:59 WIB

Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi

Minggu, 27 September 2026 - 23:37 WIB

Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kiri), bersama Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, S.IP., M.Si. (kanan), meninjau kesiapan alat berat untuk pembangunan tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tata Kelola & Konservasi

Jelang Pembangunan Tanggul Cipangodokan, Lurah Kutabumi Tekankan Hal Ini!

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:40 WIB