Dampak Tarif Trump Bikin Cemas Konsumen AS, Harga Produk Impor Naik Gila-gilaan

Selasa, 15 April 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Donald Trump menyambut dengan bangga terpilihnya Kardinal Robert Francis Prevost sebagai Paus Leo XIV, Paus pertama dari Amerika Serikat. Dalam unggahannya di Truth Social, Trump menyebut momen ini sebagai kehormatan besar bagi negaranya.

Donald Trump menyambut dengan bangga terpilihnya Kardinal Robert Francis Prevost sebagai Paus Leo XIV, Paus pertama dari Amerika Serikat. Dalam unggahannya di Truth Social, Trump menyebut momen ini sebagai kehormatan besar bagi negaranya.

 

Metrosiar – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menerapkan kebijakan tarif impor yang bertujuan untuk menyeimbangkan neraca perdagangan AS dengan negara-negara mitra.

Tetapi, kebijakannya justru menciptakan gangguan di pasar global dan menimbulkan keresahan di dalam negeri sendiri. Banyak warga AS mulai menimbun produk impor, khawatir dengan potensi kenaikan harga yang signifikan.

Tabir Surya Korea Jadi Incaran Konsumen

Salah satu produk yang paling diburu adalah tabir surya asal Korea Selatan. Berdasarkan laporan The Washington Post, produk ini masuk dalam delapan besar barang impor yang mengalami lonjakan permintaan, menurut data dari media sosial dan komunitas online.

Dikutip dari Korea Times, Selasa, 15 April 2025, produk ini populer karena perlindungan UV-nya yang efektif, teksturnya yang ringan, dan kecocokannya dengan kosmetik lainnya.

Peraturan FDA di Amerika yang mengklasifikasikan tabir surya sebagai obat, berbeda dengan Asia dan Eropa yang menganggapnya sebagai kosmetik, menyebabkan pembatasan kandungan bahan aktif. Hal ini menjadikan produk Korea lebih unggul secara kosmetik dan dicari sebagai alternatif.

Seorang pengguna Reddit mengaku memborong stok untuk satu tahun karena tidak ingin kembali menggunakan tabir surya buatan lokal.

Baca juga:  Momen Lisa BLACKPINK Bertemu Aktor Indonesia di Busan International Film Festival 2025

Produk Impor Lain Juga Diserbu

Selain tabir surya Korea, tujuh produk lain yang ikut diburu adalah rumput laut kering, ikat rambut wig, makanan kucing, kopi instan, permainan papan, parfum, dan gaun pengantin.

Restoran Jepang di AS mulai menimbun rumput laut, sementara wig sintetis dari China diperkirakan mengalami kenaikan harga yang tajam.

Permintaan makanan kucing juga meningkat karena kenaikan harga bahan dan kemasan. Konsumen dengan kucing alergi yang bergantung pada merek impor mulai membeli dalam jumlah besar.

Supermarket Asia Mulai Tertekan

Supermarket khusus seperti H Mart dan 99 Ranch Market menjadi pusat perhatian.

Banyak pelanggan setia mengeluhkan kemungkinan harga yang makin tak terjangkau.

Seorang pengguna TikTok bahkan menyebut, “Kita semua akan menangis di H Mart,” mengutip memoar musisi Korea-Amerika Michelle Zauner.

Artis Chitchamnueng, pembeli tetap di 99 Ranch Market dekat kampus UCLA, mengatakan tak ada tempat lain yang bisa menggantikan toko ini jika harga makin naik. Ia menilai kebijakan Presiden Trump sebagai bagian dari strategi pasar yang menekan konsumen.

Harga Bahan Pangan dan Barang Impor Diprediksi Naik

Menurut laporan CNN, berbagai produk seperti makanan laut, kopi, buah, cokelat, kacang-kacangan, keju, dan makanan olahan akan terdampak tarif.

Baca juga:  Sebut Indonesia, Bill Gates Soroti Dampak Emisi Gas Rumah Kaca, Peran Lemak Hewani hingga Industri Minyak Sawit

Barang dengan kemasan berbahan plastik atau aluminium impor juga berpotensi naik harga. CEO IGA, John Ross, memperkirakan kenaikan akan terlihat secara nyata dalam 90 hari mendatang.

Laboratorium Anggaran Universitas Yale memperkirakan harga makanan akan naik 2,8 persen, termasuk kenaikan empat persen untuk produk segar. Beban ini paling berat dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan rendah.

Toko Kecil dan Distributor Kena Dampak Lebih Dulu

Skala bisnis memengaruhi seberapa cepat kenaikan harga terasa.

Toko kecil dengan inventaris terbatas akan menyesuaikan harga lebih cepat dibanding jaringan besar seperti Walmart.

Distributor kecil dengan stok minim lebih cepat menaikkan harga karena tak punya banyak cadangan.

Contohnya, importir asal Italia telah memberi tahu jaringan Morton Williams tentang rencana kenaikan harga minyak zaitun dan cuka sebesar 20 persen.

Di Texas, grosir Affiliated Foods menyebut beberapa pemasok sudah mengumumkan kenaikan harga untuk produk seperti pisang, tuna kalengan, dan peralatan makan plastik.(*)

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku
Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi
Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap
Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata
Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS
Awas! Share Video Serangan di Saudi Bisa Dipidana
Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi
Berita ini 9 kali dibaca
Kebijakan tarif Presiden Trump memicu lonjakan harga barang impor di Amerika Serikat. Konsumen memborong produk seperti tabir surya Korea, makanan kucing, dan rumput laut kering. Supermarket Asia kewalahan, sementara toko kecil dan distributor mulai menaikkan harga akibat kenaikan biaya impor.

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:44 WIB

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Rabu, 15 April 2026 - 06:50 WIB

Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi

Rabu, 15 April 2026 - 00:41 WIB

Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap

Selasa, 14 April 2026 - 21:14 WIB

Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata

Berita Terbaru

Kondisi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line mengalami kerusakan parah akibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan sejumlah korban.

Peristiwa & Bencana

Tragis! Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Bertambah

Selasa, 28 Apr 2026 - 07:39 WIB

Puluhan buah durian hasil panen tersusun rapi di teras rumah warga sebelum dipasarkan, menunjukkan melimpahnya hasil panen durian

Advertorial

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Senin, 27 Apr 2026 - 23:31 WIB

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB