Rakyat Harus Tahu, Begini Arahan Presiden Prabowo dalam Pertemuan Tertutup Bersama Para Pejabat di Istana Negara

Rabu, 5 Maret 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyampaikan arahan Presiden Prabowo tentang pendidikan, ekonomi desa, dan pemberantasan korupsi usai pertemuan di Istana Negara. (Tangkapan Layar YouTube)

Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyampaikan arahan Presiden Prabowo tentang pendidikan, ekonomi desa, dan pemberantasan korupsi usai pertemuan di Istana Negara. (Tangkapan Layar YouTube)

Metrosiar – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada para menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga dalam pertemuan tertutup yang berlangsung lebih dari satu jam di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (4/3) sore.

Salah satu fokus utama dalam pengarahan tersebut adalah bidang pendidikan.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan dengan membangun sekolah rakyat dan sekolah unggulan.

Ia juga menegaskan rencana untuk meningkatkan sarana serta prasarana pendidikan hingga ke pelosok negeri agar kualitas pembelajaran semakin baik.

“Beliau menegaskan pentingnya pembangunan sekolah unggulan dan sekolah rakyat, serta perbaikan infrastruktur pendidikan hingga ke daerah terpencil guna mendukung proses belajar yang lebih optimal,” ungkap Bima.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menguraikan rencana untuk membangun 70 ribu koperasi desa yang akan berfungsi sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, seperti sembako dan obat-obatan.

Baca juga:  Pemdes Karang Anyar Gelar Musrenbangdes 2025, Bahas RKP Desa 2026 dan DU-RKP 2027

Ia juga menyoroti besarnya dana desa yang kini mencapai tujuh miliar rupiah per desa setelah peluncuran program Makan Bergizi Gratis.

“Presiden menyampaikan bahwa setiap desa kini memiliki perputaran dana yang signifikan, yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi dengan menekankan pentingnya penegakan hukum yang lebih tegas terhadap para pelaku.

Ia menyampaikan rasa geramnya terhadap pihak-pihak yang masih melakukan tindak korupsi meskipun telah mendapat peringatan.

“Beliau menegaskan bahwa hukuman bagi pelaku korupsi harus diperberat karena dana yang ada lebih baik digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan gizi,” kata Bima.

Baca juga:  Merah Putih Membungkus Tebing Gunung Masigit, Bandung Barat, Laskar Merah Putih Hadirkan nyala api Nasionalisme di HUT ke-80 RI

Selain membahas berbagai kebijakan strategis, Presiden Prabowo juga mengapresiasi kinerja Kabinet Merah Putih dalam 130 hari pertama masa pemerintahan.

Ia menekankan pentingnya evaluasi berkala guna memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana.

“Kami mendapat kesan bahwa Presiden selalu ingin mengukur capaian yang telah diraih, dengan menyampaikan berbagai data konkret mengenai perkembangan selama 130 hari terakhir,” jelasnya.

Setelah pertemuan selesai, acara diakhiri dengan buka puasa bersama yang menyajikan beragam hidangan khas Nusantara.

“Menu yang disajikan cukup beragam, termasuk nasi kebuli dengan daging kambing, bakwan Malang, serta sate ayam, yang mencerminkan kekayaan kuliner Indonesia,” tutup Bima.(*)

Editor : Konrad Wodo

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Rabu, 22 April 2026 - 13:31 WIB

Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB