Bupati Ngada Tembus Wilayah Terdampak Gempa, Tegaskan Warga Golewa Selatan Tidak Ditinggalkan

Avatar photo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ngada, Raymundus Bena, Tembus Wilayah Terdampak Gempa, Tegaskan Warga Golewa Selatan Tidak Ditinggalkan. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bupati Ngada, Raymundus Bena, Tembus Wilayah Terdampak Gempa, Tegaskan Warga Golewa Selatan Tidak Ditinggalkan. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa.Metrosiar- Tak berhenti di agenda kunjungan kerja bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Bupati Ngada langsung melanjutkan langkahnya ke wilayah-wilayah terdampak gempa di Kecamatan Golewa Selatan, Senin (24/8/2026).

Di tengah masyarakat yang masih bergulat dengan dampak bencana, Bupati menyambangi warga di Desa Radamasa, Desa Sadha, hingga Kampung Kuruladu, Desa Nirmala. Kehadirannya bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak gempa tidak merasa ditinggalkan dalam menghadapi masa sulit.

Satu per satu warga disapa. Aspirasi dan keluhan masyarakat didengar langsung. Bupati juga menyerahkan bantuan kepada warga sebagai bentuk kehadiran nyata Pemerintah Kabupaten Ngada di tengah situasi pascagempa.

Kunjungan tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah terus bergerak, mulai dari penanganan darurat, pendataan kerusakan hingga menyiapkan langkah-langkah pemulihan bagi ribuan warga yang terdampak di berbagai wilayah Kabupaten Ngada.

Data Kerusakan Terus Dikawal

Dalam dialog bersama masyarakat, Bupati menjelaskan bahwa laporan dan data kerusakan bangunan telah masuk ke Pemerintah Kabupaten Ngada dan saat ini terus diproses.

Untuk memastikan data benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan, pemerintah daerah telah menurunkan relawan dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan pendataan secara langsung.

Pendataan tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan setiap rumah dan bangunan terdampak dapat teridentifikasi dengan baik.

Setelah pendataan awal dilakukan, proses selanjutnya akan ditangani oleh tim teknis yang bertugas melakukan penilaian dan verifikasi tingkat kerusakan.

Bangunan yang terdampak nantinya akan diklasifikasikan ke dalam kategori rusak ringan, rusak sedang maupun rusak berat, berdasarkan hasil pemeriksaan teknis di lapangan.

Bupati menegaskan, seluruh tahapan harus dilakukan secara cermat agar kebijakan penanganan yang diambil benar-benar berdasarkan kondisi nyata dan tepat sasaran.

Baca juga:  Festival Komodo Riung 2026: Dari Watulajar, Komodo Djaga, Pariwisata Dikobarkan, Ekonomi Masyarakat Digerakkan

“Data kerusakan sudah masuk ke pemerintah daerah dan sedang diproses. Kita juga sudah menurunkan relawan ASN untuk melakukan pendataan langsung di lapangan. Selanjutnya akan dilakukan penilaian oleh tim teknis untuk menentukan kategori kerusakan bangunan,” jelas Bupati di hadapan masyarakat.

Menurutnya, hasil pendataan dan verifikasi tersebut akan menjadi dasar penting bagi Pemerintah Kabupaten Ngada untuk mengusulkan langkah-langkah penanganan kepada pemerintah pusat.

Pemerintah daerah, lanjut Bupati, akan terus mengawal seluruh proses agar masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa memperoleh penanganan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, bagi bangunan yang berdasarkan hasil penilaian teknis tidak masuk dalam kategori rusak ringan, sedang maupun berat, pemerintah daerah akan tetap memikirkan mekanisme penanganan sesuai kondisi dan kemampuan keuangan daerah.

Lebih dari 9.000 Rumah Terdampak

Bupati mengungkapkan, berdasarkan data sementara yang terus diperbarui, jumlah rumah yang mengalami dampak akibat gempa di Kabupaten Ngada telah mencapai lebih dari 9.000 rumah.

Angka tersebut masih bersifat dinamis karena proses pendataan dan verifikasi di lapangan masih terus berlangsung.

Besarnya jumlah rumah terdampak menunjukkan bahwa penanganan pascagempa membutuhkan kerja keras, waktu serta koordinasi seluruh pihak.

Pemerintah Kabupaten Ngada pun terus melakukan konsolidasi agar proses pendataan tidak menimbulkan kekeliruan dan setiap warga yang terdampak dapat terakomodasi sesuai kondisi kerusakan yang dialami.

Bupati meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan tidak mudah terpancing oleh berbagai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

Menurutnya, masyarakat harus tetap mengacu pada informasi resmi dari pemerintah dan pihak berwenang, terutama menyangkut pendataan kerusakan, penyaluran bantuan serta mekanisme penanganan pascagempa.

Baca juga:  Bupati Ngada Hadiri Konser Justy Aldrin, Ajak Generasi Muda Terus Berkarya

 

Jangan Larut dalam Kesedihan

Di hadapan warga, Bupati juga menyampaikan pesan penguatan agar masyarakat tidak kehilangan semangat akibat musibah yang terjadi.

Ia mengajak masyarakat untuk tetap melihat keselamatan sebagai anugerah yang patut disyukuri dan menjadikan musibah sebagai kekuatan untuk bangkit bersama.

“Yang pertama harus kita syukuri adalah kita semua masih diberikan keselamatan. Jangan terlalu larut dalam kesedihan. Kita harus tetap kuat dan bersama-sama bangkit,” pesannya.

Pesan tersebut disampaikan di tengah kondisi sebagian warga yang masih harus menghadapi kerusakan rumah dan ketidakpastian proses pemulihan.

Bupati menegaskan, masyarakat tidak sedang menghadapi bencana ini sendirian.

Pemerintah Kabupaten Ngada, kata dia, akan terus hadir dan bekerja bersama masyarakat, mulai dari masa tanggap darurat hingga tahapan pemulihan.

“Masyarakat tidak sendiri. Pemerintah akan terus hadir, bekerja dan bersama-sama dengan masyarakat melewati masa sulit ini sampai proses pemulihan berjalan dengan baik,” tegasnya.

Kunjungan Bupati ke Golewa Selatan sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Ngada untuk tidak hanya bekerja dari balik meja.

Pemerintah terus turun langsung ke desa-desa dan kampung-kampung terdampak untuk memastikan kondisi warga, mendengar langsung persoalan di lapangan, menyalurkan bantuan serta mengawal proses penanganan.

Di tengah duka dan kerusakan yang ditinggalkan gempa, semangat kebersamaan menjadi kekuatan utama untuk bangkit.

Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, relawan dan seluruh pihak terkait, proses penanganan dan pemulihan dampak gempa di Kabupaten Ngada diharapkan dapat berjalan bertahap, terukur dan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.

Pesan dari Golewa Selatan pun ditegaskan: di tengah puing-puing dan masa sulit pascagempa, warga Ngada tidak dibiarkan berjuang sendirian. Pemerintah menyatakan akan terus hadir hingga proses pemulihan berjalan.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Susulan Luluhlantakkan Rumah Janda 64 Tahun di Ngada, Balita Kini Kehilangan Tempat Berteduh
Как вывести деньги с Mostbet: Рекомендации для быстрой транзакции
The Design and Aesthetics of 7Melons Casino Schweiz
The Design and Aesthetics of 7Melons Casino Schweiz
The Design and Aesthetics of 7Melons Casino Schweiz
DPC Squad Nusantara Kabupaten Tangerang Resmi Bubar, Ada Apa?
BNPB Turun ke Jantung Bencana Ngada, Isroil Samihardjo Bawa Bantuan dan Kobarkan Semangat Warga
Wat is het nieuwste online casino in Nederland? Partnering met influencers
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Gempa Susulan Luluhlantakkan Rumah Janda 64 Tahun di Ngada, Balita Kini Kehilangan Tempat Berteduh

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bupati Ngada Tembus Wilayah Terdampak Gempa, Tegaskan Warga Golewa Selatan Tidak Ditinggalkan

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Как вывести деньги с Mostbet: Рекомендации для быстрой транзакции

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:50 WIB

The Design and Aesthetics of 7Melons Casino Schweiz

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:50 WIB

The Design and Aesthetics of 7Melons Casino Schweiz

Berita Terbaru

Nusantara

The Design and Aesthetics of 7Melons Casino Schweiz

Senin, 24 Agu 2026 - 23:50 WIB

Nusantara

The Design and Aesthetics of 7Melons Casino Schweiz

Senin, 24 Agu 2026 - 23:50 WIB