Potensi Ngada Siap Mendunia, Kemenkum NTT Genjot Legalitas Usaha demi Dongkrak Investasi dan Ekonomi Daerah

Avatar photo

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potensi Ngada Siap Mendunia, Kemenkum NTT Genjot Legalitas Usaha demi Dongkrak Investasi dan Ekonomi Daerah. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Potensi Ngada Siap Mendunia, Kemenkum NTT Genjot Legalitas Usaha demi Dongkrak Investasi dan Ekonomi Daerah. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa.Metrosiar- Kabupaten Ngada dinilai memiliki modal besar untuk tampil sebagai salah satu daerah unggulan di Indonesia. Keberhasilan Kopi Bajawa menembus pasar nasional, ditambah pesona alam yang kaya akan potensi ekowisata, menjadi kekuatan strategis yang diyakini mampu menggerakkan perekonomian daerah hingga ke level internasional.

Namun, di balik potensi tersebut, masih banyak pelaku usaha yang belum memiliki legalitas usaha. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu kendala dalam meningkatkan daya saing, menarik investasi, serta memperluas akses pembiayaan dan kemitraan bisnis.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Nusa Tenggara Timur, Silvester Sili Laba, saat mendampingi Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dr. Andreas Hugo Parera, dalam Forum Komunikasi Layanan Masyarakat tentang Badan Hukum Usaha yang digelar di Kampus STIPER Flores Bajawa, Senin (29/6/2026).

Silvester menegaskan, Kabupaten Ngada memiliki kekayaan sumber daya yang layak menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, Kopi Bajawa telah membuktikan kualitasnya sebagai produk unggulan yang dikenal luas, sementara panorama alam Ngada menyimpan peluang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata berkelas.

Baca juga:  Kemenag akan Gelar Sidang Isbat untuk Menetapkan Ramadan 1446 Hijriah, Berikut Link, Tahapan dan Lokasi Pemantauan Hilal

“Kopi Bajawa sudah memiliki nama besar. Begitu juga potensi wisata alam Ngada yang sangat luar biasa. Tinggal bagaimana seluruh potensi ini didukung dengan kepastian hukum sehingga mampu berkembang lebih cepat dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, legalitas usaha bukan sekadar memenuhi ketentuan administratif, melainkan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan usaha.

Dengan memiliki badan hukum yang resmi, pelaku usaha memperoleh perlindungan hukum, lebih mudah mengakses permodalan dari lembaga keuangan, membangun kerja sama bisnis, hingga meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk yang dihasilkan.

“Legalitas akan membuka banyak peluang. Pelaku usaha akan lebih mudah memperoleh akses pembiayaan, menjalin kemitraan, dan memperluas pasar sehingga mampu meningkatkan daya saing usahanya,” tegasnya.

Baca juga:  Kontroversi Kritikan Lambe Turah dari Anggota DPR PKB ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Karena itu, Kementerian Hukum terus mendorong peningkatan literasi dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya legalitas usaha. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya pelaku usaha yang profesional, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif.

Silvester juga menekankan bahwa keberhasilan mengoptimalkan potensi Ngada tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Sinergi antara pemerintah pusat melalui Komisi XIII DPR RI, pemerintah daerah, Kementerian Hukum, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam membangun ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

Dengan kolaborasi tersebut, ia optimistis Kopi Bajawa dan sektor ekowisata tidak hanya menjadi identitas kebanggaan Kabupaten Ngada, tetapi juga mampu menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, serta membawa nama Ngada semakin dikenal di tingkat nasional maupun dunia.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus PW FRN Banten Silaturahmi ke Polres Cilegon, Jalin Sinergi Kemitraan Media
100 Bendera Merah Putih Dibagikan, Aksi Polsek Pasar Kemis Tuai Apresiasi
Ajak UNDHI Kolaborasi Bupati Tangerang Perluas Jangkauan Beasiswa Tangerang Gemilang
Dari Dapur SPPG, Bantuan Bergerak: Relawan Trikora-Ngedukelu Turun Langsung Bantu Warga Korban Gempa
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke 67 Gelar Studi Audit Organisasi di Polresta Tangerang
Sambut HUT RI ke 81 Polresta Tangerang Bagikan Bendera Merah Putih ke Pengendara di Cikupa
Karel Maku Bawa Bantuan Darurat ke Tiwotoda-Hobo: Saat Warga Diguncang Gempa, Wakil Rakyat Turun Tangan
Peringati Hari Pramuka, Kapolresta Tangerang Sebut Pramuka Kawah Candradimuka Karakter Gen-Z
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Pengurus PW FRN Banten Silaturahmi ke Polres Cilegon, Jalin Sinergi Kemitraan Media

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:54 WIB

100 Bendera Merah Putih Dibagikan, Aksi Polsek Pasar Kemis Tuai Apresiasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Ajak UNDHI Kolaborasi Bupati Tangerang Perluas Jangkauan Beasiswa Tangerang Gemilang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Dari Dapur SPPG, Bantuan Bergerak: Relawan Trikora-Ngedukelu Turun Langsung Bantu Warga Korban Gempa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Sambut HUT RI ke 81 Polresta Tangerang Bagikan Bendera Merah Putih ke Pengendara di Cikupa

Berita Terbaru

Sejarah & Budaya

Bukan Sekadar Lomba, Warga Grand Sutera Bikin Lingkungan Makin Asri

Sabtu, 15 Agu 2026 - 18:45 WIB