Sekda Banten Deden Apriandhi Dorong Sinergi Lintas Sektor Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil dan Balita

Avatar photo

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Banten Deden Apriandhi membuka konsolidasi mitra kerja

Sekda Banten Deden Apriandhi membuka konsolidasi mitra kerja

Tangerang, Metrosiar – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (3B) di wilayah Provinsi Banten.

Hal tersebut disampaikan Deden saat membuka kegiatan Konsolidasi Mitra Kerja Penguatan Program Prioritas MBG 3B Provinsi Banten Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, Serang, Rabu (04/03/2026).

Dalam sambutannya, Deden yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG Provinsi Banten menjelaskan bahwa program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

“Melalui konsolidasi yang solid dan kolaboratif, program MBG 3B diharapkan dapat lebih cepat diterima masyarakat dan diimplementasikan secara optimal. Program ini tidak bersifat jangka pendek, melainkan investasi jangka panjang dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Deden.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN Wahyuniati, Plt Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten Yuda Ganda Putra, serta berbagai unsur mitra kerja seperti perangkat daerah kabupaten/kota, TNI, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), dan Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Baca juga:  Sekda Bersama Bapanas Monitoring Stok dan Harga Komoditi Pokok di Pasar Kronjo

Deden memaparkan bahwa berdasarkan data tahun 2025, jumlah ibu hamil di Provinsi Banten mencapai 38.534 orang, ibu pascasalin sebanyak 14.114 orang, dan baduta atau bayi di bawah dua tahun sebanyak 60.768 anak.

Di sisi lain, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah terbentuk mencapai 1.081 unit. Namun dari jumlah tersebut, baru 258 unit yang telah melayani program MBG 3B.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong penambahan jumlah SPPG serta optimalisasi perannya agar cakupan layanan MBG 3B dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

“Pemprov Banten bersama Kemendukbangga/BKKBN dan seluruh mitra akan melakukan akselerasi melalui penguatan konsolidasi dan kolaborasi lintas sektor,” jelasnya.

Baca juga:  Ribuan Botol Miras Dimusnahkan di Polda Banten, Hasil Operasi Pekat Maung 2026 Mengejutkan

Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya pendataan yang akurat dan mekanisme pelaksanaan yang jelas agar program MBG dapat berjalan efektif serta tepat sasaran bagi masyarakat.

Sementara itu, Wahyuniati menyampaikan bahwa kegiatan konsolidasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pendamping keluarga dalam mendukung implementasi program MBG di lapangan.

Program MBG 3B sendiri akan disalurkan langsung kepada keluarga sasaran dengan mekanisme distribusi harian. Selain pemberian makanan bergizi, program ini juga disertai edukasi rutin kepada keluarga penerima manfaat terkait pola hidup sehat serta pola asuh anak.

“Ibu hamil didorong untuk rutin memeriksakan kesehatan untuk memastikan pertumbuhan kehamilan yang optimal. Bagi ibu menyusui, edukasi mengenai pentingnya pemberian asii eksklusif dan makanan pendamping asi,” ujarnya.

Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan berbagai mitra kerja, program MBG diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Provinsi Banten.***

Sumber Berita: Pemprov Banten

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik
Pemerataan Pendidikan Bergerak Cepat! Wabup Berni Dhey Letakkan Batu Pertama TK Sta. Veronika Wolowio
Raymundus Bena Tuntaskan Penantian Puluhan Tahun! SMP Negeri Rawangkalo Resmi Berdiri, Pendidikan Kini Makin Dekat dengan Rakyat
Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah
Longsor Sejak April, Jalan Were–Mataloko Kian Kritis: Proposal Sudah Masuk, Penanganan Belum Terlihat
Disambut Bak Pahlawan! Diaspora Ngada Maumere Kobarkan Spirit PSN Ngada U-17, Manajer: “Serang Duluan, Jangan Tunggu Lawan!”
Sikap Gibran Kemungkinan Disebut Perintah Jokowi Bukan Diatur Prabowo
Cara Cek Kena Tilang ETLE atau Tidak Tanpa ke Kantor Polisi, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Menit
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:47 WIB

LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:30 WIB

Pemerataan Pendidikan Bergerak Cepat! Wabup Berni Dhey Letakkan Batu Pertama TK Sta. Veronika Wolowio

Senin, 27 Juli 2026 - 20:10 WIB

Raymundus Bena Tuntaskan Penantian Puluhan Tahun! SMP Negeri Rawangkalo Resmi Berdiri, Pendidikan Kini Makin Dekat dengan Rakyat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:38 WIB

Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:18 WIB

Longsor Sejak April, Jalan Were–Mataloko Kian Kritis: Proposal Sudah Masuk, Penanganan Belum Terlihat

Berita Terbaru

Penyerahan SK oleh Rudi Ongky G selaku Ketua Markas Daerah Provinsi Banten kepada Panji Kuswanto selaku Ketua Markas Cabang Kabupaten Lebak yang baru

Sosial Kemasyarakatan

LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:47 WIB