Jelang Operasi Ketupat 2026, Korlantas Kerahkan ETLE Drone di Tol Bocimi, Ada Apa?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri bersama jajaran meninjau langsung kesiapan ruas Tol Bocimi jelang Operasi Ketupat 2026.

Kakorlantas Polri bersama jajaran meninjau langsung kesiapan ruas Tol Bocimi jelang Operasi Ketupat 2026.

Jakarta, Metrosiar – Menjelang Operasi Ketupat 2026, Korlantas Polri mengintensifkan pemantauan arus kendaraan di ruas tol fungsional Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi). Langkah ini dilakukan dengan mengoptimalkan teknologi ETLE Drone Patrol Presisi guna memastikan kelancaran distribusi kendaraan di jalur strategis tersebut.

Penguatan manajemen lalu lintas berbasis teknologi modern ini bertujuan menjaga pergerakan kendaraan dari kawasan Bogor menuju Sukabumi tetap aman dan terkendali. Dengan posisinya yang vital, Tol Bocimi menjadi koridor alternatif utama selain jalur arteri nasional dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di wilayah Jawa Barat bagian selatan.

Pantauan udara memperlihatkan aktivitas pengawasan di jalur fungsional Tol Bocimi guna memastikan kelancaran arus kendaraan.

Keberadaan ruas tol ini tidak hanya mempercepat konektivitas antarwilayah, tetapi juga berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi yang terus berkembang di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Telisik Klarifikasi dan Permohonan Maaf dari Personel Band Sukatani ke Polri Terkait Lagu Kontroversial "Bayar Bayar Bayar" 

Kegiatan pemantauan dilaksanakan atas arahan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., dengan koordinasi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal serta dukungan teknis Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol. Dwi Sumrahadi Rakhmanto, Kamis (19/2/2026).

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho memberikan arahan saat pengecekan sistem monitoring di Pos PJR Bocimi.

Melalui pantauan udara, petugas memperoleh gambaran visual menyeluruh kondisi arus kendaraan secara real-time. ETLE Drone digunakan untuk mengidentifikasi volume lalu lintas, kecepatan rata-rata kendaraan, hingga titik-titik krusial seperti simpang susun (interchange), pertemuan jalur (merging), serta akses keluar-masuk tol yang sulit dipantau optimal dari darat.

Tak hanya itu, kesiapan infrastruktur pendukung di jalur fungsional juga turut dievaluasi. Pemeriksaan mencakup penempatan rambu sementara, pengamanan pembatas jalan (barrier), kondisi marka, pencahayaan, hingga kesiapan titik pemberhentian darurat.

Baca Juga :  Pendanaan Retret Kepala Daerah Berubah, Intip Skema Barunya
Kakorlantas Polri menegaskan komitmen penguatan manajemen lalu lintas berbasis teknologi demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Data visual yang dihimpun kemudian dianalisis sebagai dasar perencanaan manajemen arus. Dengan dukungan teknologi ini, potensi perlambatan maupun penumpukan kendaraan dapat terdeteksi lebih dini, sehingga langkah antisipatif bisa diambil secara cepat dan tepat.

Pejabat Korlantas memaparkan kondisi teknis dan kesiapan infrastruktur penunjang di lokasi peninjauan.

Optimalisasi di ruas Tol Bocimi ini menegaskan komitmen Korlantas Polri dalam mendorong transformasi digital di bidang lalu lintas. ETLE Drone Patrol Presisi kini bukan sekadar perangkat teknologi, melainkan instrumen strategis untuk menghadirkan sistem monitoring modern, profesional, dan berbasis data demi kenyamanan pengguna jalan.

Berita Terkait

Vape Dianggap Aman? Ini Fakta Mengejutkan dari Seminar Anti-Vape di Pesantren
Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama
Gelora Panaskan Mesin 2029, Program Rahasia DPD Mulai Digeber!
Alarm Bahaya! Harga Minyak Bisa Guncang Ekonomi Indonesia
Lurah Kutabaru Monitoring Langsung Kegiatan Imunisasi Campak di Posyandu
Lebaran Betawi 2026 lebih beda, Semua Orang Bakal Berkumpul di Lapangan Banteng.
Awas! Share Video Serangan di Saudi Bisa Dipidana
Haji 2026 Tetap Jalan di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Jaminan Saudi
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:25 WIB

Vape Dianggap Aman? Ini Fakta Mengejutkan dari Seminar Anti-Vape di Pesantren

Rabu, 15 April 2026 - 10:40 WIB

Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama

Senin, 6 April 2026 - 09:02 WIB

Gelora Panaskan Mesin 2029, Program Rahasia DPD Mulai Digeber!

Sabtu, 4 April 2026 - 22:17 WIB

Alarm Bahaya! Harga Minyak Bisa Guncang Ekonomi Indonesia

Rabu, 1 April 2026 - 17:46 WIB

Lurah Kutabaru Monitoring Langsung Kegiatan Imunisasi Campak di Posyandu

Berita Terbaru