Bupati Ngada Luncurkan Galeri Investasi Digital BEI STIPER FB

Avatar photo

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Ngada, Raymundus Bena (berdiri) saat memberikan sambutan ketika meluncurkan Galeri Investasi Digital BEI STIPER FB (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bupati Ngada, Raymundus Bena (berdiri) saat memberikan sambutan ketika meluncurkan Galeri Investasi Digital BEI STIPER FB (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa-Metrosiar- Bupati Ngada, Raymundus Bena secara resmi meluncurkan Galeri Investasi Digital Bursa Efek Indonesia (BEI) Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER FB), bertempat di Kampus C Turekisa, Kamis (05/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Ray Bena menekankan pentingnya pembangunan manusia dan penguatan kapasitas ekonomi masyarakat melalui akses keuangan.

“Saya memandang perlu bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi harus disertai dengan pembangunan manusia dan penguatan kapasitas ekonomi masyarakat. Dalam konteks inilah, akses keuangan menjadi elemen yang sangat strategis,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pemerintah secara nasional telah menempatkan akses keuangan sebagai bagian penting dalam kerangka pembangunan, sebagaimana tertuang dalam RPJMN dan diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 20216 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusi.

Untuk Kabupaten Ngada lanjut Ray Bena, komitmen tersebut diwujudkan dalam bingkai Panca Cita Kabupaten Ngada, khususnya pada misi kelima yakni, Mempercepat Kemandirian Kelembagaan Sosial, Ekonomi, Politik, Budaya, Keagamaan, dan Olahraga untuk berpartisipasi dalam pemenuhan hak-hak Masyarakat, termasuk hak Perempuan dan Anak.

Kebijakan-kebijakan ini memberikan pesan yang sangat jelas, bahwa masyarakat harus diberi akses, pengetahuan, dan kesempatan yang sama dalam memanfaatkan layanan keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan, tukasnya.

Dalam kaitannya dengan kemandirian ekonomi, usaha dan investasi kata dia, Pemda Ngada membuat program yang memberikan fasilitas fiskal dengan menciptakan iklim kolaborasi dengan berbagai lembaga keuangan.

TPKAD Jadi Forum Strategis

Sehubungan dengan ini maka tambah Bupati Ngada, pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah untuk mensinergikan kebijakan dan program dengan OJK serta industri jasa keuangan, agar manfaat layanan keuangan benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke pelosok desa.

Baca juga:  Kepala Pusat Penerangan TNI Jelaskan Keterlibatan Sipil dalam Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut

“Melalui TPKAD, berbagai program telah dan terus kami dorong mulai dari fasilitas pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah melalui KUR dan Kredit Ultra Mikro, penguatan budaya menabung melalui Program Simpanan Pelajar dan Satu pelajar Satu Rekening, hingga kegiatan Bussines Matching yang mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan produk keuangan yang sesuai,” terang Ketua DPC Gerindra Ngada ini.

Meski demikian, selaku Bupati, Ray Bena mengaku bahwa tantangan ke depan tidak hanya soal akses, tetapi juga pemahaman dan literasi.

Tanpa literasi yang memadai lanjut dia, masyarakat berisiko salah memilih produk keuangan dan terjebak pada praktik investasi ilegal.

Oleh karena itu sebut Bupati, edukasi dan pendampingan menjadi kunci utama.

“Atas dasar pemikiran tersebut, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Galeri Investasi Digital Bursa Efek Indonesia di Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa,” ucap Ray Bena.

Menurut orang nomor satu di Ngada ini, Galeri Investasi Digital ini, bukan sekadar ruang fisik atau fasilitas teknologi, melainkan ruang pembelajaran, ruang transformasi, dan ruang masa depan bagi generasi muda Ngada.

Kesempatan untuk Memahami Pasar Modal Secara Utuh

Lebih lanjut kata Bupati Ray Bena, melalui konsep kerja sama 3 in 1 (Three in One) antara Bursa Efek Indonesia, Perguruan Tinggi, dan Perusahaan Sekuritas, Galeri Investasi Digital memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan masyarakat untuk memahami pasar modal secara utuh, tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga praktik yang berbasis data dan informasi real time.

Baca juga:  238 Mahasiswa STKIP Citra Bakti ikut KKN, Bupati Ngada Tekankan Pentingnya Teori dan Kenyataan di Masyarakat

“Saya melihat Galeri Investasi Digital ini sebagai jembatan penting yang menghubungkan dunia akademik dengan dunia industri keuangan, serta membuka cakrawala baru bahwa investasi bukanlah sesuatu yang ekslusif, melainkan dapat diakses oleh siapa saja secara legal, aman, dan terjangkau,” tandasnya.

Harapan Besar Pemda Ngada

Ray Bena mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Ngada menaruh harapan besar agar Galeri Investasi Digital BEI ini dapat menjadi pusat literasi dan inkubasi investor baru, khususnya dari kalangan mahasiswa, pelajar, dan generasi muda.

“Ke depan kami ingin melihat anak-anak muda Ngada tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi pelaku ekonomi yang cerdas, mandiri, dan visioner. Kami juga berharap Galeri Investasi Digital ini dapat mendukung pengembangan potensi ekonomi daerah, termasuk sektor pertanian, UMKM, dan Ekonomi Kreatif melalui pemahaman yang lebih luas tentang pembiayaan dan investasi jangka panjang,” ketus Bupati Ngada.

Semua ini sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Ngada yang dirumuskan dalam semangat “Membangun Desa, Menata Kota” dimana lajut dia, pembangunan ekonomi masyarakat desa dan penguatan pusat-pusat pertumbuhan kota berjalan beriringan dan saling menguatkan.

“Saya mengajak seluruh pihak, akademisi, industri jasa keuangan, pemerintah, dan masyarakat untuk memanfaatkan dan menjaga keberlanjutan Galeri Investasi Digital ini, agar benar-benar memberi manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ngada,” tutup Bupati Ngada, Raymundus Bena.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Omoda & Jaecoo Optimis raih target 4000 SPK di GIIAS 2026, antusiasme konsumen terus meningkat
BAZNAS Kabupaten Tangerang Dukung Khitanan Massal dan Gebyar Bakti Sosial RW 05 Kutabaru
Viral! Kereta Nusantara Explorer Hadir dengan Kabin Hotel, Lounge Piano, dan Balkon VIP
JAECOO OMODA Tampil percaya diri di GIIAS 2026, minat Konsumen terus meningkat.
DP3AKKB Provinsi Banten: Gebyar Bakti Sosial RW 05 Kutabaru, Wujud Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat
Lurah Kutabaru Ai Nurmayati: Gebyar Bakti Sosial RW 05 Jadi Inspirasi Menyambut HUT RI ke-81
Rumah Zakat Tangerang Salurkan 100 Paket Makan Fidyah dan Buka Layanan Kesehatan di Khitanan Massal PKK RW 05 Kutabaru
85 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis di Kutabaru Pasarkemis, Bupati Tangerang Beri Apresiasi
Berita ini 45 kali dibaca
Ia menjelaskan, pemerintah secara nasional telah menempatkan akses keuangan sebagai bagian penting dalam kerangka pembangunan, sebagaimana tertuang dalam RPJMN dan diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 20216 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusi.

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Omoda & Jaecoo Optimis raih target 4000 SPK di GIIAS 2026, antusiasme konsumen terus meningkat

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:37 WIB

BAZNAS Kabupaten Tangerang Dukung Khitanan Massal dan Gebyar Bakti Sosial RW 05 Kutabaru

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Viral! Kereta Nusantara Explorer Hadir dengan Kabin Hotel, Lounge Piano, dan Balkon VIP

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:38 WIB

JAECOO OMODA Tampil percaya diri di GIIAS 2026, minat Konsumen terus meningkat.

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:33 WIB

DP3AKKB Provinsi Banten: Gebyar Bakti Sosial RW 05 Kutabaru, Wujud Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat

Berita Terbaru