Terdapat Perbedaan Penentuan Awal Puasa Ramadhan 2026 Antara Muhammadiyah Dan NU

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Metrosiar – Dalam waktu kurang dari satu bulan lagi, umat Islam di seluruh dunia akan menyambut bulan suci Ramadan. Kapan tepatnya awal puasa Ramadan tahun ini?
Berikut adalah penjelasannya versi Muhammadiyah dan Kementerian Agama.

Awal Puasa Ramadan Versi Muhammadiyah

Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, telah mengumumkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Jadwal lengkap pun telah dirilis dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) baru.

Muhammadiyah menentukan awal Ramadhan dan Idul Fitri dengan metode hisab hakiki wujudul hilal. Metode tersebut memungkinkan pihaknya menentukan awal Ramadhan dan Idul Fitri dari jauh-jauh hari.

Keputusan soal awal Ramadan 2026 ditetapkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpian Pusat (PP) Muhammadiyah berdasarkan peninjauan dari data astronomis global dan validasi parameter KHGT.

Adapun Hari Raya Idul Fitri 2026 atau 1 Syawal 1447 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.


Ada potensi perbedaan awal puasa Ramadhan antara pemerintah (Kementerian Agama) dan Nahdlatul Ulama (NU) dengan Muhammadiyah. Ini karena penggunaan metode perhitungan yang berbeda.

Kendati sama-sama menggunakan kalender Qomariyah, terdapat perbedaan metode hitung untuk beberapa kelompok, terutama organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar di Indonesia yakni NU dan Muhammadiyah. Muhammadiyah menggunakan metode hisab, sementara Kementerian Agama dan NU menggunakan metode rukyatul hilal atau pengamatan hilal dan hisab dengan perhitungan astronomis.

Hasil dari pengamatan hilal di berbagai daerah di Indonesia ini akan dibahas dalam sidang isbat untuk menentukan apakah sudah masuk bulan baru atau belum. Kemudian, hasil sidang isbat akan menjadi acuan bagi masyarakat untuk memulai ibadah puasa.

Baca juga:  Ketetapan Gubernur Andra Soni: Penghapusan Tunggakan dan Denda PKB di Banten Mulai April 2025
Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB