Bajawa.Metrosiar- Dalam rangka merebut simpati dan menjaga soliditas partai, Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Ngada menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) dan Pendidikan Kader Loyalis Pertama.
Kegiatan yang berlangsung, Jumat (19/12/25) di aula MBC Bajawa dihadiri ratusan kader PKB yang tersebar di seluruh Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Ngada.
Hadir pula, Anggota DPR RI Fraksi PKB yang juga anggota Komisi XII, Dipo Nusantara Pua Upa, Anggota DPRD Provinsi NTT Fraksi PKB, Anggela Merici Piwung (Mersi Piwung), Ketua DPC PKB Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, Sekretaris PKB Ngada Yosef Filius David Jawa serta seluruh jajaran Pengurus DPC PKB Ngada.
Dalam keterangannya usai menutup kegiatan tersebut, Bernadinus Dhey Ngebu menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan kader PKB.


Menurut pria dengan sapaan akrab Berni Dhey yang juga Wakil Bupati Ngada saat ini mengatakan bahwa untuk menjadi kader PKB tidak serta merta. Semuanya harus melalui tahapan, yang salah satunya adalah lewat pendidikan kader pertama ini.
Dia menjelaskan, pendidikan kader pertama ini dilakukan sebagai tahap awal yang nantinya akan diikuti dengan tahap pendidikan kader tingkat lanjutan.
“Ada dua kegiatan yang kita rangkaikan yakni Musyawarah Cabang dan pendidikan kader loyalis yang pertama. Karena setiap kader yang mau masu PKB itu, tidak bisa serta merta, maka kita kategorikan ini pertama, sehingga nanti ada pendidikan kader selanjutnya. Ini semacam tingkat dasar, pengenalan,” tukasnya.
Materi-materi yang disajikan kepada para peserta pun sebut Berni merupakan materi tingkat dasar dalam berpolitik yakni; kenapa harus berpolitik, gaya berpolitik, teknik berpolitik, dan pola komunikasi dalam berpolitik.
Berni mengatakan, ciri khas berpolitik PKB sebagai politik riang gembira dengan latar belakang mengedepankan keberagaman dan tentunya selalu berada di kaum yang lemah atau kaum kecil mestinya harus masuk dalam pikiran para kader.
Sehingga lanjut dia, setelah dibekali dengan ilmu-ilmu dasar dalam pendidikan pertama, para kader loyalis baru PKB ini, pada saatnya akan berlanjut pada pendidikan politik yang lebih tinggi.
Berni berharap, setelah mengerti dasar-dasar berpolitik dalam bingkai Partai Kebangkitan Bangsa, para kader loyalis pertama ini ketika melakukan permenungan dan juga pertimbangan pada saatnya nanti menjadi kader.
Ketika menjadi kader, mereka inilah yang akan mencari kader-kader pertama lainnya untuk bergabung, sehingga pada saatnya nanti target-target politik yang ditetapkan oleh DPP, DPW maupun DPC bisa tercapai. “kita mau orang berpolitik mesti secara sadar,” ketus dia.
Pendidikan Kader Loyalis pertama ini tutur Berni diintegrasikan dengan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab).
Hal ini dilakukan karena dalam waktu dekat PKB akan segera menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Wilayah Provinsi NTT, sehingga perlu dilakukan Restrukturisasi Kepengurusan Tingkta Pimpinan Anak Cabang (TPAC).*
Editor : Frans Dhena
Sumber Berita: Metrosiar









