Pastikan Data KESOS Akurat dan Tepat Sasar, Dinsos Ngada Gelar Rakor Operator SIKS-NG

Avatar photo

Senin, 24 November 2025 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Sekda Ngada, Yohanes C. Watu Ngebu (kiri) didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngada, Wilbrordus Kaju (kanan). (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Penjabat Sekda Ngada, Yohanes C. Watu Ngebu (kiri) didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngada, Wilbrordus Kaju (kanan). (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Kabupaten Ngada, Metrosiar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngada melalui Dinas Sosial menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bagi seluruh Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG). Rakor ini digelar dalam rangka untuk memastikan agar data Kesejahteraan Sosial (KESOS) akurat dan tepat sasar.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, sejak 20 hingga 21 November 2025 di aula Susteran Sang Timur Bejo.

Penjabat Sekda Ngada, Yohanes C. Watu Ngebu dalam sambutannya mewakili Bupati Ngada menekankan pentingnya rakor operator sistem informasi kesejahteraan sosial tersebut.

“Rakor ini menjadi ruang penting bagi kita semua untuk memastikan bahwa setipa proses pendataan, penyaluran, dan pemutakhiran infromasi kesejahteraan sosial di Kabupaten Ngada dapat berjalan lebih tertib, akurat dan terpadu, sehingga pelayanan kepada masyarakat khususnya kelompok rentan, semakin tepat sasaran dan berkelanjutan,” jelas pria yang akrab disapa Joni Watu ini.

Rakor operator sistem informasi kesejahteraan sosial SIKS-NG Desa/Kelurahan juga bertujuan lanjut dia, untuk meningkatkan kapasitas para operator agar mampu menjalankan tugas pengelolaan data kesejahteraan sosial secara optimal. Melalui sistem ini, akurasi dan validitas data harus menjadi prioritas utama, tegasnya.

Baca juga:  Karel Maku Bawa Bantuan Darurat ke Tiwotoda-Hobo: Saat Warga Diguncang Gempa, Wakil Rakyat Turun Tangan

Joni Watu menjelaskan, SIKS-NG adalah aplikasi resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk mengelola, memperbarui, dan memverifikasi data penerima bantuan sosial di seluruh Indonesia.

Sistem ini kata dia, berfungsi sebagai alat utama pemerintah untuk memastikan bansos tepat sasaran dengan mengintegrasikan data dengan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

 

Melalui rapat koordinasi ini, Joni Watu berharap:

  1. Terpenuhinya kebutuhan hidup layak bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS);
  2. Tingkat kesiapan SDM meningkat, terutama para petugas pengelola data SIKS-NG Desa/Kelurahan dalam mendukung integrasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
  3. Akurasi data DTSEN semakin baik, karena operator yang terlatih mampu meminimalkan kesalahan input maupun validasi data lapangan;
  4. Fungsi SIKS-NG dapat dimaksimalkan, melalui pemanfaatan seluruh fitur sistem secara menyeluruh;
  5. Tata kelola data semakin kuat, dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi;
  6. Operator mendapatkan pemahaman dan solusi dalam menangani berbagai permasalahan sosial terkait DTSEN di wilayah kerja masing-masing;
Baca juga:  ITB Dorong Alih Teknologi Pengembangan Pengolahan Bambu di Kabupaten Ngada

Selain itu tutur Joni Watu, manfaat yang ingin diwujudkan melalui kegiatan ini antara lain; mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat; mengurangi beban ekonomi dan membantu pemenuhan hidup masyarakat rentan; mengarahkan kebijakan pemerintah agar lebih konvergen dan mengurangi bias akibat tumpah tindih data;

Selanjutnya, mempermudah pensasaran program pembangunan agar lebih tepat sasaran; dan memudahkan pemerintah dalam menetapkan strategi pengentasan kemiskinan yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan, tandasnya.

Diakhir sambutannya, Joni Watu mengajak seluruh operator SIKS-NG, pendamping sosial, serta pemerintah desa dan kelurahan untuk bekerja dengan lebih cermat, jujur, dan bertanggung jawab.

“Kita harus memastikan bahwa setiap warga Negara khususnya yang tergolong rentan mendapat pelayanan dan bantuan yang tepat, sesuai data riil di lapangan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi peningkatan kualitas data kesejahteraan sosial serta masyarakat Kabupaten Ngada,” tutup dia.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis
Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik
Naas! Minibus EB 1539 DI Terjun ke Jurang 50 Meter di Golewa Selatan, 2 Tewas
Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!
3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif
147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat
Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”
Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Berita ini 56 kali dibaca
“Rakor ini menjadi ruang penting bagi kita semua untuk memastikan bahwa setipa proses pendataan, penyaluran, dan pemutakhiran infromasi kesejahteraan sosial di Kabupaten Ngada dapat berjalan lebih tertib, akurat dan terpadu, sehingga pelayanan kepada masyarakat khususnya kelompok rentan, semakin tepat sasaran dan berkelanjutan,” jelas pria yang akrab disapa Joni Watu ini. Rakor operator sistem informasi kesejahteraan sosial SIKS-NG Desa/Kelurahan juga bertujuan lanjut dia, untuk meningkatkan kapasitas para operator agar mampu menjalankan tugas pengelolaan data kesejahteraan sosial secara optimal. Melalui sistem ini, akurasi dan validitas data harus menjadi prioritas utama, tegasnya.

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:07 WIB

545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis

Kamis, 24 September 2026 - 20:45 WIB

Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik

Kamis, 24 September 2026 - 13:45 WIB

Naas! Minibus EB 1539 DI Terjun ke Jurang 50 Meter di Golewa Selatan, 2 Tewas

Rabu, 23 September 2026 - 14:15 WIB

Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!

Selasa, 22 September 2026 - 17:49 WIB

3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif

Berita Terbaru

Bisnis & Investasi

Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!

Jumat, 25 Sep 2026 - 14:05 WIB