Pemda Ngada Dukung Penertiban Peredaran Miras Diperketat Polres

Avatar photo

Senin, 3 November 2025 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan dihadiri oleh KBO Sat Intelkam Polres Ngada, Ipda Thomas A. Mere, S.AP, Asisten I Setda Ngada, Bapak Alfian, S.Sos, serta Penjabat Kasat Pol.PP Kabupaten Ngada, Bapak Martinus Metodius Reo Maghi, S.S., M.Si. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Pertemuan dihadiri oleh KBO Sat Intelkam Polres Ngada, Ipda Thomas A. Mere, S.AP, Asisten I Setda Ngada, Bapak Alfian, S.Sos, serta Penjabat Kasat Pol.PP Kabupaten Ngada, Bapak Martinus Metodius Reo Maghi, S.S., M.Si. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Metrosiar.Ngada- Pemda Ngada mendukung penuh langkah Polres Ngada untuk memperketat penertiban terhadap peredaran minuman keras (Miras) di Kabupaten Ngada.

Untuk mendapatkan dukungan tersebut, maka Polres Ngada melalui Satuan Intelkam melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Ngada terkait penertiban peredaran minuman keras (miras) di wilayah hukum Kabupaten Ngada. Hal ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti Surat Telegram Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Nomor: ST/568/X/WQS.2./2025 tanggal 21 Oktober 2025.

Dilansir dari laman Subsi PidmHumas Polres Ngada, kegiatan koordinasi dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) tersebut berlangsung pada Senin (3/11/2025) pukul 10.50 WITA hingga 12.20 WITA, bertempat di ruang kerja Asisten I Setda Ngada. Pertemuan dihadiri oleh KBO Sat Intelkam Polres Ngada, Ipda Thomas A. Mere, S.AP, Asisten I Setda Ngada, Bapak Alfian, S.Sos, serta Penjabat Kasat Pol.PP Kabupaten Ngada, Bapak Martinus Metodius Reo Maghi, S.S., M.Si.

Kapolres Ngada AKBP Andrey Valentino, S.I.K. melalui KBO Sat Intelkam Polres Ngada, Ipda Thomas A. Mere, S.AP, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolda NTT untuk melaksanakan Operasi Penindakan Penyalahgunaan Minuman Keras secara profesional, prosedural, transparan, akuntabel, dan tidak tebang pilih.

Baca juga:  Jajaki Potensi Kerjasama di Bidang Olahan Kelapa, Wabup Ngada Berkunjung ke Sri Lanka

“Peredaran dan penyalahgunaan minuman keras di wilayah Kabupaten Ngada telah menimbulkan banyak dampak negatif, seperti meningkatnya kasus penganiayaan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perkelahian, hingga gangguan ketertiban umum. Oleh karena itu, Polres Ngada akan bertindak tegas dan melakukan operasi terpadu bersama pemerintah daerah untuk menekan peredaran miras ilegal,” ujar IPDA Thomas A. Mere.

Dalam kesempatan tersebut, KBO Sat Intelkam Polres Ngada juga memaparkan data dan fakta lapangan terkait maraknya peredaran miras di sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Manulaza, Pasar Mataloko, Pasar Aimere, Pasar Jerebuu, dan Pasar Bobou Bajawa, di mana sering ditemukan minuman keras lokal jenis arak dan moke dalam jumlah besar.

Selain penindakan, pihak kepolisian juga menekankan pentingnya langkah preventif berupa edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya konsumsi miras berlebihan. Edukasi ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat serta menurunkan tingkat permintaan terhadap minuman keras ilegal.

Sementara itu, Asisten I Setda Ngada, Alfian, S.Sos, menyambut baik langkah Polres Ngada dan menyatakan dukungan penuh terhadap operasi penertiban tersebut. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menangani permasalahan sosial akibat peredaran miras.

Baca juga:  Pemerintah Desa Kemiri Kecamatan Kemiri Klarifikasi Pemberitaan Penanganan Pasien Hidrosefalus di Desa Kemiri

“Kami akan segera melaporkan hasil koordinasi ini kepada Bupati Ngada, Bapak Raymundus Bena, S.S., M.Hum, untuk mendapatkan arahan dan kebijakan lebih lanjut. Penertiban miras harus dilakukan secara menyeluruh karena sudah menjadi persoalan sosial yang meresahkan,” jelas Alfian.

Hal senada juga disampaikan oleh Penjabat Kasat Pol.PP Kabupaten Ngada, Martinus Metodius Reo Maghi, S.S., M.Si, yang menegaskan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dengan Polres Ngada dalam pelaksanaan operasi di lapangan.

Ke depan, Polres Ngada akan mengintensifkan operasi rutin dan patroli terpadu di titik-titik rawan peredaran miras, serta memperketat pengawasan terhadap warung, toko, dan tempat usaha yang berpotensi menjual miras ilegal.

Selain itu, Sat Binmas Polres Ngada juga akan terus menggencarkan sosialisasi bahaya miras bersama dinas-dinas terkait, tokoh masyarakat, dan perangkat desa di seluruh wilayah Kabupaten Ngada.

“Kami tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada pembinaan masyarakat. Miras bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga masalah sosial dan kesehatan yang harus ditangani secara bersama-sama,” tutup Ipda Thomas A. Mere.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!
3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif
147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat
Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”
Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria
15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Berita ini 89 kali dibaca
Dilansir dari laman Subsi PidmHumas Polres Ngada, kegiatan koordinasi dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) tersebut berlangsung pada Senin (3/11/2025) pukul 10.50 WITA hingga 12.20 WITA, bertempat di ruang kerja Asisten I Setda Ngada. Pertemuan dihadiri oleh KBO Sat Intelkam Polres Ngada, Ipda Thomas A. Mere, S.AP, Asisten I Setda Ngada, Bapak Alfian, S.Sos, serta Penjabat Kasat Pol.PP Kabupaten Ngada, Bapak Martinus Metodius Reo Maghi, S.S., M.Si. Kapolres Ngada AKBP Andrey Valentino, S.I.K. melalui KBO Sat Intelkam Polres Ngada, Ipda Thomas A. Mere, S.AP, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolda NTT untuk melaksanakan Operasi Penindakan Penyalahgunaan Minuman Keras secara profesional, prosedural, transparan, akuntabel, dan tidak tebang pilih.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:15 WIB

Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!

Selasa, 22 September 2026 - 17:49 WIB

3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif

Selasa, 22 September 2026 - 17:26 WIB

147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 16:42 WIB

Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”

Minggu, 20 September 2026 - 00:36 WIB

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Fotografer Dijebak Lewat Job Pemotretan, Motor dan Kamera Dirampas

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:51 WIB

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. (kanan) berdiskusi bersama Prof. Dr. H. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H. (kiri) dalam pembahasan Police Governance.

TNI POLRI

Wakapolri Bicara Transformasi Polri di Hadapan Jimly

Rabu, 23 Sep 2026 - 09:15 WIB